Di Pagi hari dengan suasana yang hangat juga ditemani suara suara burung yang berkicau. Seorang gadis memulai paginya disebuah kamar yang rapi dengan dinding berwarna putih bersih, buku buku beraturan, "tit..tritt..KRINGGG...KRINGGG..."
Tangannya mencoba meraih jam yang ada disampingnya. "hoahmm..." sambil perlahan membuka matanya ia berjalan untuk membuka jendela kamarnya. "selamat pagi" sapanya. "ahh..seger banget..akhirnya hari yang gue tunggu tunggu dateng juga!" ucap gue dengan penuh semangat dan senyum cerah
Oiya kenalin, gue Seila Kenanga Putri kalian bisa panggil gue Seila. Gue cewek yang bersemangat juga mandiri. Hmm kata orang orang gue itu cantik, tinggi, ramah dan tomboy. Haha...yah begitulah gue bukanlah gadis biasa tapi..gue gadis yang luarrr biasaaa! bener kan?
"wahh jadi ini kampus gue?"kata gue sambil melihat sekeliling kampus baru gue "gilaaa..dewi fortune bener bener lagi berpihak sama gue!" kata gue lagi sambil berjalan. "wahh ini sekolah atau hotel sih? fasilitasnya lengkap banget! Beruntung banget gue bisa masuk kesini" ucap gue dengan bersemangat.
Setelah mengagumi Kampus baru gue, gue kebingungan untuk mencari Fakultas. "Fakultas gue dimana..." sambil melihat papan pengumuman "ahhh ini dia...Fakultas bisnis di lantai 3 lorong 2? Dimana tuh, astagaa" pikir gue
Setelah menelusuri seluruh tempat... "huftt..capek banget gue! ini kampus gak ada petunjuk arah apa?" saat gue mengatakan itu gue melihat seorang mahasiswi dengan pakaian yang sedikit mencolok. Yah..walaupun memang semua orang disini pake baju yang mencolok banget sih.
Gadis itu memakai dress berwarna soft pink, sepatu boots hitam, rambut yang digerai, tas selempang berwarna soft pink dan membawa banyak buku. "permisi, hmm itu gue mau tanya Fakultas bisnis ada dimana ya?" sapa gue sambil tersenyum
Gadis itu melihat gue dari atas sampai bawah lalu mengatakan "anak bisnis? Kok baju lo kaya anak seni sih?" ucapnya sambil tersenyum heran "ya tapi whatever lah...nih lo dari sini lurus terus nanti disebelah kiri ada lift lo pencet aja angka 3. Terus lo jalan ke sebelah kanan itu fakultasnya disana"
"owhh gitu, okay makasi ya...bye" jawab gue sambil berlari dan melambaikan tangan dengan gembira. Yang membuat gadis itu melambaikan tangan dan melihat gue dengan heran. "dia beneran anak bisnis? Tapi..kok kaya anak seni sih?" " ahh..tau dehh bukan urusan gue" sambungnya sambil berjalan pergi.
Setelah mengikuti petunjuk dari gadis itu gue berhasil menemukan fakultas gue dan gue langsung masuk ke kelas dan memakai earphone lalu membuka buku yang gue bawa.
Tak sama setelah itu banyak mahasiswi dan mahasiswa lain yang datang, lalu tiba tiba saja dikoridor terjadi keributan. "waa..liat deh...gak sia sia gue dateng pagi pagi". "wahh itu beneran mereka? Emang ya mereka itu kaya pangeran banget!!"
"aa..pangeran gue...gue rela deh jadi selingkuhan mereka" teriak wanita lainnya
"apaan sih mereka! Ribut banget pagi pagi, emang siapa coba yang dateng!! Nyebelin!!! Ganggu bangetttt!!!" ucap gue kesal tak lama ada seorang gadis menghampiri gue "lo seriusan gak suka sama mereka? Merekaa?" katanya sambil menampilkan ekspresi terkejut
Dia menarik kursi disamping gue dan menatap gue "seriusan? Lo ngerasa mereka ngeganggu?" tanyanya lagi. "iya iya iya...gue gak suka mereka dan ngerasa keganggguuuu banggeeetttt!! Puas?" tanya gue. Dia menatap gue lalu menggenggam tangan gue "akhirnyaaa ada juga orang yang sepemikiran sama gue. OMG!" sahutnya sambil memperlihatkan senyumannya
"HAH?" ucap gue heran "bukan..bukannya lo itu...suka sama mereka juga ya?" tanya gue penasaran. "gue suka sama mereka? BIG NO! dari pertama gue dateng kesini gue udah gak suka sama kelakuan mereka yang aneh itu!"
"oiya..kita udah ngobrol tapi belum kenalan. Nama gue Aille dari jurusan Musik" sambil menjulurkan tangannya. "hay..nama gue Seila dari jurusan bisnis. Lo jurusan musik kan terus kenapa bisa kesini?" tanya gue. "ya gue cuma nganterin temen buat liat para pangeran anehnya itu, terus gue kabur deh pas dia gak sadar" jawab Aille
"btw lo murid baru? Kalo lo masuk kelas ini berarti lo itu sekelas sama satu diantara mereka donk...sabar ya" katanya. Karna penasaran gue mencoba bertanya "hmm gue kan anak baru nih dan gue gak tau mereka, lo bisa kasi tau gue tentang mereka gak? Kenapa sih mereka sampe sepopuler itu?"
"okay gue bakal jelasin sesingkat singkatnya tentang mereka. Yang pertama tuh lo liat mereka kan, yang jalan ditengah itu Marcel Alderio" sambil menarik gue ke arah jendela
"hah? Yang mana? Lebih spesifk donk" kata gue sambil mengintip lewat jendela. "astagaa lo...itu tuh yang pake jaket kulit terus baju kaos warna item, terus tasnya diselempang pake sepatu warna coklat tua itu. Dia Marcel Alderio bisa dibilang dia itu yang paling terkenal dikampus, lo jangan pernah buat dia tersinggung!" tegasnya
"emang kenapa?" tanya gue penasaran. "dia itu anaknya pemarah, tapi cool dan banyak yang bilang dia itu cerdik oiya dan tentunya mereka semua itu kaya pake banget malah". "terus terus"
"nah yang disamping kirinya itu Zico. Ciri cirinya yang lebih rinci lagi nih ya, tuh cowok yang pake sweeter plus kemeja, bawa buku. Dia itu paling pendiem, perhatian, mandiri dan pinter banget!"
"jangan bilang dia yang sekelas sama gue?". "hmm..lo salah banget! Yang sekelas sama lo itu si Marcel. Terus nih gue kasi tau Dion itu yang pake baju kemeja, celana jeans, pake jam tangan, terus sepatu casual itu. Dia anaknya playboy! Perhatian, dan anak basket dia dari jurusan Ilmu Komputer"
"hah? Sepatu casual?". "udah deh jangan banyak tanya, gue bukan anak fashion gue gak tau!" jawabnya sambil membuat gue memperhatikan mereka kembali. "lanjut, itu yang pake baju kaos item terus jaket jeans, celana jeans dan topi itu Darren. Dia biasanya sering bareng Dion, yah mirip mirip lah sama Dion. Playboy, perhatian tapi kepo plus pecicilan"
"nah yang terakhir itu Kenzo, dia yang pake baju paling santai itu untungnya aja gak pake sandal ke kampus!" goda Aille yang membuat gue tertawa. "dia itu perhatian, kepo, peka, terus suka main alat musik gitu. dia satu fakultas sama gue" lanjutnya
"hmm..gue kira kenapa ternyata cuma karna mereka ganteng plus kaya doank? Ckckck" kata gue sambil menyandar ke dinding. "yah gitu deh, tapi ya baru kali ini gue ketemu orang kaya lo! Ngejelek jelekinnya pas ada orangnya lagi! Kalo sampe ketauan kan gawat, terus bisa aja lo kena bully sama fansnya"
"bodo amat deh, gak penting juga mending gue baca buku. Lebih bermanfaat!" tegas gue yang membuat Aille tertawa. "oiya lo anak musik kan? bisa main alat musik? Bisa nyanyi? Nyayi donk gue mau denger" kata gue sambil menatapnya dengan penuh harap
Aille hanya tertawa dan membalikan badannya "hmm gimana ya?" katanya sambil tertawa. Kami berbincang bincang dan tertawa sampai Aille harus kembali ke kelasnya.
YOU ARE READING
Rainbow Hope
RomanceCerita ini mengandung tema Persahabatan, Cinta, Fantasi. Pemeran utama dari cerita ini adalah Sekelompok gadis yang memiliki banyak rahasia yang mereka akan ungkapkan. Seila, Laila, Aille, Carren dan Olivia mereka adalah gadis berumur 23 tahun yang...
