01

3 2 0
                                        

Happy reading ✨
.
.
.
.
.
.
.

Seorang gadis berjalan dengan tergesa gesanya memasuki gerbang sekolah SMA Nusa bangsa dan berjalan menuju tempat dimana temannya sedang menunggunya.

"Ishh salsa sama Vania dimana sih"gerutu gadis  tersebut pasalnya dia sudah mengelilingi lapangan tersebut dan ia belum menemukan sahabatnya tersebut.

Vania yang melihat sahabatnya sedang celingak celinguk pun segera melambaikan tangannya.

"RARA GUE DISINI" teriak Vania.

Rara yang mendengar suara yang tidak begitu asing pun segera menengokkan kepalanya dan dia bisa melihat sahabatnya, segera Rara menghampiri sahabatnya tersebut.

Akibat berjalan dengan tergesa gesanya tanpa disengaja Rara menabrak punggung seseorang yang sedang berdiri membelakangi Rara.

"Lo kalau jalan liat liat dong"omel orang tersebut.

"Maaf kakk aku nggak sengaja tadi soalnya buru buru" jawab Rara sambil menundukkan kepalanya.

"Kalau ngomong tuh tatap orangnya bukan malah nunduk" ucap laki laki tersebut sambil mengangkat dagu Rara dengan jari telunjuknya.

Dan saat itu juga laki laki tersebut terdiam menatap wajah gadis yang berada didepannya tanpa berkedip sekalipun.

"Emm sekali lagi aku minta maaf kak" ucap Rara yang saat itu juga membuat lamunan laki laki tersebut terbuyar seketika dan Rara segera berjalan untuk menghampiri kedua sahabatnya.

"Cantik" gumam laki laki tersebut.

                                 <<<<<<<

"Ra lama banget sihh lo" omel salsa sahabat Rara.

"Ckk ya maaf sa tadi gua abis nabrak orang makanya gua lama" jelas Rara .

"Emang siapa?" Tanya Vania

"Nggak tau gua orangnya cowok ganteng nggak tau lah namanya siapa"jawab Rara sambil mendudukkan tubuhnya ke kursi.

"Nggak nyesel gua sekolah disini cogannya banyak banget" girang salsa membuat kedua sahabatnya memutar kedua matanya malas kebiasaan memang!!

"Ra" panggil Vania.

"Hmmm" dan dijawab dengan deheman oleh empunya.

"Kalau misalnya kita keterima disini Lo mau jadi pengurus apa misalnya kayak OSIS ,PMR, atau apa lah" jelas Vania.

"Emm gua pinginnya sih jadi OSIS Van tapi gua kok kayak takut takut gimana gitu yaa"jawab Rara dengan nada tidak yakinnya.

"Emang yang Lo takutin apaan Ra" sahut salsa

"Gua takut kalau yang bimbing galak galak nggak kayak waktu di SMP pengurusnya kalem kalem" jawab Rara.

"Iya juga yaa...tapi itu juga buat ngelatih mental Lo Ra" ucap Vania

"Iya van gua juga tau" ucap Rara sambil menatap kearah Vania " gua mau deh jadi OSIS " putus Rara yang dibalas dengan senyuman manis dari kedua sahabatnya.

"Nahh gitu baru sahabat gua" ucap salsa sambil merangkul kedua sahabatnya.

"Tapi saya nggak pernah punya sahabat kayak situ" canda Rara yang membuat Vania ketawa dan ya membuat salsa melepaskan rangkulannya dan memajukan bibirnya.

"Kalian mahh suka dehh buat salsa sakit hati" ucap salsa sambil memalingkan wajahnya.

"Ututu nggak kok Rara cuma bercanda sini sini " dan terjadilah peluk peluk kan antara ketiga sahabat tersebut.

                               <<<<<<<

Dilain tempat kini terdapat tiga laki laki tampan yang sedang santainya menikmati semilir angin di rooftop sekolah.

Reyhan tak henti hentinya menyunggingkan senyumnya membuat kedua sahabatnya menatap ngeri takut takut Rayhan kerasukkan setan di rooftop ini.

"Woyy Han Lo dari tadi senyam senyum kek orang gila mikirin apaan sih hahh" buyarlah lamunan Rayhan akibat ulah sahabatnya siapa lagi kalau bukan gavin.

"Ck ganggu aja" omel Rayhan dengan mengacak rambutnya frustasi, bagaimana tidak? Sedang enak enaknya memikirkan wajah cantik seorang gadis yang ditemuinya tadi pagi dilapangan dan lamunannya malah di bubarkan sahabatnya itu.

"Yee sukur sukur Lo tadi gua sadarin dari lamunan Lo kalau nggak udah dimasukin setan kali  Lo" ucap Gavin

"Yaa setannya Lo" ucap Rayhan dan berdiri dari duduknya dan berjalan meninggalkan kedua sahabatnya.

Sedangkan Gavin hanya mendengus mendengar ucapan dari sahabatnya tersebut.

"dasar Rayhan henteu terang, hatur nuhun" gerutu Gavin.

"Kenapa sih lo" tanya Alvin yang kini mengalihkan pandangannya kearah Gavin yang sedari tadi ngomel ngomel nggak jelas membuat kupingnya sakit saja!!

"Eta Rayhan, kuring henteu terang, hatur nuhun, eta sae, kuring sadar anjeunna tina lamunanana, upami henteu anjeunna tiasa kasurupan setan" adu gavin kepada Alvin.

Sedangkan Alvin hanya menggeleng gelengkan kepalanya sudah biasa dia menjadi tempat pengaduan Gavin!!

"Ya Lo sihh orang lagi nglamun juga malah Lo gangguin kan Rayhan marah jadinya"

"Huhh kira kira Rayhan nglamunin apa yaa Vin abisnya tadi dia tuh senyum senyum nggak jelas gitu" tanya Gavin

"Tauu" jawab Alvin dengan nada acuhnya.

"Ishh gua kan kepo Vin" ucap Gavin dengan mencebikkan bibirnya.

"Lo kalau kepo tanya sana sama orangnya malah nanya gua" dan setelah mengatakan hal tersebut Alvin segera berjalan kearah pintu rooftop meninggalkan Gavin sendiri.

"Kuring sok salah" ucap Gavin sambil berjalan menyusul kedua sahabatnya.

.
.
.
.

Jangan lupa votenya gaess dan jangan lupa kasih sarannya ✌

                

RARAStories to obsess over. Discover now