Hari ini adalah hari kepindahan ara di SMA PHILE INT. Tiara adiani atau biasa yang kerap dipanggil ara, ia pindah sekolah atas dasar keinginannya sendiri, untung saja ara terlahir dari keluarga kaya raya. So apapun bisa dilakukan dengan sangat mudah bagi ara. Ara adalah anak dari keluarga besar Flyone, papahnya Adi Flyone adalah pemilik hotel ternama di indonesia dan beberapa negara tetangga, tidak hanya itu papahnya juga pemegang saham terbesar di beberapa perusahaan dalam maupun luar negri. Keluarga Flyone masuk kedalam daftar orang terkaya nomer 2 di indonesia, yahh karna peringkat nomer 1 diduduki oleh keluarga Yeireo.
Ara merupakan wanita yang sangat cantik, banyak lelaki yang mengejar-ngejar ara, gimana tidak ara memiliki aura yang mampu mengalahkan pancaran sinar ultraviolet, senyumannya manis bak lolipop berwarna:v, hidung mancung, kulit mulus, putih, bersih, utssss udah udah ga sanggup deh kalo harus dijabarkan lagi. Tapi disamping itu, ara orang nya baik hati dan tidak sombong kok ia tidak segan bergaul dengan siapapun dan ara juga orang yg sangat cerewet, bawel dan klo udah nyerocos tuh kek gak sempet nafas dulu gitu. Ara juga memiliki sifat yang agresif dan sangat ambisius terhadap apa yang ia suka, sekali ara lihat terus ara suka yah ara harus dapetin itu.
***
Mobil sport berwarna merah mencolok berhenti tepat di depan gerbang SMA PHILE INT, mobil itu mengklakson sampai gerbang SMA itu dibukakan oleh satpam sekolah, lalu mobil itu melaju memasuki halaman parkir SMA PHILE INT. Setelah memarkirkan mobil, ara yahh ara lah yg berada dalam mobil itu. Ia pun segera turun dari mobil dan tak lupa mengambil paperbag berisi kotak bekal yg sudah ia siapkan dari rumah untuk penjaga sekolah. Biasanya setiap pagi ara memberikan sarapan itu kepenjaga sekolah lamanya, tapi karna ara sudah pindah ara tetap akan melakukan ritual paginya itu kepenjaga sekolah di SMA PHILE INT, sekolah barunya.
Ara langsung menghampiri pos penjaga satpam, lalu menyapa dengan senyum terbaiknya.
"selamat pagi bapak penjaga satpam". Sapa ara kpd satpam yg belum ia ketahui namanya itu.
"iya neng, ada yg bisa bapak bantu neng?". Tanya pak jono dengan senyum merekah yang tak henti memperhatikan wajah ara yang nampak asing, pasalnya pak jono tak pernah melihat ara sebelumnya di sekolah ini.
"sebelumnya kenalin dulu pak nama saya tiara adiani biasa di panggil ara umur ara baru 16 tahun pak ara murid baru disini ara pindahan dari SMA BINA EKST". Jelas ara dengan bicara tanpa hembusan napas. Yahh begitulah ara yang kalo ngomong kek gak ada titik, koma, spasi.
Pak jono sedari tadi hanya memerhatikan ara bicara yang membuat pak jono ngos ngosan sendiri.
"pak halloo, bapakk.... ". Sambil melambai lambaikan tangannya di depan muka pak jono yang sedari tadi hanya diam melihat ara.
"ehh... Ehh.. Iya neng" jawab pak jono seakan baru sadar dari lamunan.
"ih gimana sih bapak ara ajak kenalan malah diem aja. Ohiya, ini sarapan buat bapak biasanya ara kasih ini ke penjaga sekolah ara yang dulu tapi karna ara sekarang sekolah disini jadi ara kasih sarapannya buat bapak". Sembari ara menyodorkan paperbag berwarna coksu ditangannya.
"oh iya neng ara terimakasih"
"baru kali ini ada anak murid ngasih sarapan buat pak jono, biasanya gak ada neng"...
"iya pak sama², kalo gitu ara masuk dulu ya ara mau ke ruang kepsek dulu soalnya ara belum tau kelas ara dimana, dadah pak jono yaa hehe". Pamit ara dengan melambai lambaikan tangannya, sedangkan pak jono hanya senyum menggeleng melihat tingkah ara.
***
Lorong koridor, yah ara berjalan di sepanjang lorong koridor SMA PHILE INT , banyak sekali siswa/i yang berkeliaran karna memang belum waktunya bel masuk. Banyak pasang mata yang melihat ara tak henti henti, seolah bertanya tanya siapa dia?, tak banyak pula dari mereka yang sudah mengetahui siapa ara. Merekapun saling berbisik tentang ara. Arapun yang merasa dirinya di bicarakan bersikap biasa biasa saja, malah ara tak henti memejengkan senyum manisnya sepanjang koridor seraya tebar tebar pesona.
Siswa lelaki melihat ara dengan mata melotot dan mulut menganga bagaimana tidak, wajah ara yang begitu nyaris sempurna membuat kaum adam terpesona dan tergoda.
Seorang pria dan wanita melihat ara dari kejauhan sambil berlari menghampiri ara.
"Araaaaaaaa......... " teriak seorang gadis sambil berlari menghampiri ara.
Mendengar namanya dipanggil arapun menoleh kearah sumber suara tersebut, lalu menghentikan langkahnya.
"ara ya ampun...husshhh hhhh uhhshh" keluh seorang gadis itu dengan napas ngos ngosan, sambil mengatur napas dengan menunduk memegangi kedua lututnya. Sebelum tak lama kemudian ia berdiri kembali dengan sempurna.
"ara lu jadi pindah kesini?"
"gue kira lo hoax doang raa"
Celoteh gadis itu, belum sempat ara merespon, datang seorang lelaki yang ditinggal lari oleh gadis itu.
"ahh lo mah bell, gue ditinggal lo maen lari lari aja, gaa aba abain gue dulu". Kesal david kepada bella, yahh gadis yang tadi berceloteh itu bernama bella.
Bella dan david adalah sahabat sedari SD dan mereka selalu satu sekolah.
Dan mereka adalah teman sekaligus sabahat araa yang sekomplek dengan rumahnya.
"eh ara gue seneng bangett bisa satu sekolah sama lu" tegur david.
"ihh kalian tuh ya, ara tuh mau ke ruang kepsek dulu ara belum tau kelas baru ara dimana" ujar ara kepada dua sahabatnya itu.
"semoga lu sekelas ama kita". Wish bella yang kemudian di aminkan oleh david sambil menadahkan kedua tangannya yang kemudian tak lupa pula diusapkan ke wajahnya.
"yaudah yukk ant.... ". Belum selesai ara bicara. Bel masuk terdengar begitu nyaring, mendengar ucapan ara yg terpotongpun bella tau maksudnya apa.
"yaudah lu sendiri aja, okeee. Guejuga yakin lo bakal sekelas ama gue sama david". Tutur bela yg begitu yakin.
"iyaa, yaudah yuk bell kita masuk kelas duluan". Ajak david kpd bella untuk segera masuk kelas.
Dan tanpa aba aba david menarik lengan bella.
"dahhh raaa.. Sampai ketemu dikelasss raaaa". Teriak david sambil berjalan menarik tangan bella.
Dan dengan sekejap mereka hilang dari pandangan ara.
Melihat itu, ara melanjutkan jalannya menuju ruang kepsek. Memang ruang kepsek berada jauh di ujung koridor sedangkan sekolahnya saja begituuu luasssssss, huftt cape² dah tuh jalan.
Keadaan koridor kini menjadi sepi, suasanapun menjadi begitu hening tak ada satupun murid yang berkeliaran.
***
Sesampainya ara didepan ruang kepsek ara langsung membuka pintu ruangan itu, namun sebelum ia berhasil membuka pintu itu sudah duluan terbuka. Dan nampak pria yang sangat teramat tampan keluar dari balik pintu itu. Ara yang begitu terpesona melihat pria itupun sampai tak kedip dan terdiam di depan pintu menghalangi jalan keluar pria tersebut.
"minggir". Perintah cowo dihadapan ara dengan suara sedikit ketus dan tatapan yang teramat datar.
Ara yang mendengar itupun langsung mengerjap lalu segera menyingkir tanpa mengalihkan pandangan sedikitpun dari wajah tampan itu.
Pria itu pun langsung pergi begitu saja melewati ara yang sedari tadi melihatnya dengan mulut terbuka menganga.
Mata arapun mengikuti arah kepergian pria itu dan...
"you will be mine"
Hay guys, gimana gimana sama ceritanya??? Suka gak hayoo????
Oh iyaa, gue mau minta kritik dan saran dari kalian yaa, komen aja di kolom komentar ya guyss.
Because, itu mempengaruhi gue buat bikin cerita lanjutannya atau gak.
Kalo kalian suka, kalian bisa share this story ke teman teman kalian juga. Biar author tambah semangat bikin lanjutan cerita ini okee,
FOLLOW INSTAGRAM ARA YAH TEMAN-TEMAN (Araflyone) !!!
Vote juga dong yaps dont forget yuu🤍
Have a nice day all, thankyou so much:)
Salam manis dari author😘
VOCÊ ESTÁ LENDO
Nyctobisius
RomanceKisah Nycthopile dan Astrophile. Menurut logika mereka sangat cocok, mungkin akan sangat terlihat dekat. Karna malam dan bintang akan muncul beriringan. Tapi kenyataanya malah sebaliknya. Pria kasar dan begitu dingin akan sulit ditaklukan, tapi ak...
