Untitled part

3 1 0
                                        


angin menyeruling kan sebab bahagiaku

menyampaikan pada semua telinga

ditempat yang ku tau

ada mata yang memejam sambil tersenyum

menikmati siul angin yang satu dua kali

menyebut namanya

mengingat senyumnya yang tak sengaja terukir 

sudah membuatku tak lagi minder pada kupu-kupu dan burung

sebab tanpa sayap, akupun bisa terbang

bahkan lebih tinggi

resah nelangsaku hilang 

berganti dengan rindu yang bertandang

matur nuwhunku pada Tuhan

telah menggariskan besarkan dia, hatinya , senyumnya

untuk yang telah beberapa masa terbengkalai

oleh rasa yang datang dan tak bisa dihapus hilang

puisi renichoiWaar verhalen tot leven komen. Ontdek het nu