Suatu hari seorang teman menegurku saat aku sedang diam bersandar di depan pintu kamarku yang sedang terbuka.
"Hei kawan apa yang kamu lamunkan?" Tanya kawanku. "Aku tidak sedang melamun melainkan merenung." Jawabku. "Apa bedanya?" Tanyanya lagi.
"Melamun hanya akan menghabiskan waktu untuk berkhayal, berandai - andai dan sejenisnya. Sedangkan merenung dapat membantu menstabilkan mental.
Terkadang menyisihkan waktu untuk merenung sangat dibutuhkan. Sekedar untuk menjernihkan pikiran.
Barangkali dengan cara ini solusi atas permasalahan yang sedang dihadapi akan lebih tepat.
Atau melaui cara inilah rasa syukur atas segala nikmat-Nya akan terasa lebih khusuk."
YOU ARE READING
CARITAKU
Short StorySemua tulisan ini hanyalah tulisan dengan kata yang singkat padat dan mungkin jelas. Dibuat hanya untuk menampung tulisan - tulisan yang terlintas di kepalaku saja. Sekedar hanya untuk mengisi waktu sembari belajar menulis.
