Because medsos

27 8 19
                                        

Matahari mulai menampakan sinarnya ..
Jam pun telah menunjukan pukul 06.00...
Sendari tadi juga alarm terus berbunyi namun slalu di tunda

Ulah siapa??

Pastinya ulah gadis yang kini masih memeluk guling dan masih berselimut tebal
Siapa lagi kalau bukan asyifa kailanwijaya gadis yang masih bermimpi manis di pagi buta
"Tumben bunda gak ngebangunin" batin syifa ketika menyadari hari udah pagi namun tetap ngelanjutin mimpinya

Hingga ....

1 menit kemudian

1 gayung air mendarat di wajah syifa

"Banjir, banjir, banjir" teriak syifa sambil lompat-lompat diatas kasurnya

"Banjir pale lo" ucap seorang cowok yg berseragam sma tengah berdiri disamping kasur dengan gayung berwarna biru di tangannya

"Gila lo ian, ngapain siram-siram lo kira gue tanaman"protes syifa pada cowok tadi yang ternyata kakaknya ,alfian brawijaya.

"Bodo yang penting lo bangun" fian

"dih parah , mending bunda aja yang ngebangunin jangan lo" syifa

"Bunda udah nyerah , makanya nyuruh gue"

"Auah , pergi sono! gue mau lanjutin tidur" usir syifa pada fian  dan langsung membaringkan tubuhnya seraya memeluk guling seperti posisi tidur semula
Setelah melihat tingkah adiknya yg bikin naik darah
Fian langsung ikut membaringkan tubuhnya disamping syifa

" fa" panggil fian

" hm"

" lo kelas berapa sih?" tanya fian

" lo lupa  gue kelas berapa" jawab syifa dengan mata terpejam

" iya lupa" fian

"Lo mah gitu ian"

Gue kelas sembilan mau sepuluh " sambung syifa

" oh berarti lo mau sma ya?" tanya fian yg entah mengarah kemana

" iya"

" udah daftar sma?"

" udah"

"Terus mos nya kapan?"

" tanggal 13" syifa

" terus ni tanggal berapa fa?"

"13" syifa langsung membuka matanya Lebar- lebar

" oh my god, hari ini gue mos kenapa gak bilang dari tadi sih ian?" ucap syifa histeris

" tadi lo gak nanya" fian dengan senyuman kemenanganya

" hisss..awas  lo" ucap syifa sambil memukul guling ke wajah sempurnanya  fian
Baru aja fian mau membalas namun syifa keburu lari ke kamar mandi
" hluek gak kena" ejek syifa sambil mengeluarkan lidahnya
" lihat aja  nanti , gue bales lo" sahut fian
" bodo" syifa sebelum menutup pintu kamar mandi

" fa jangan lama- lama , gue tinggal mampus lo" teriak fian sebelum pergi  namun gak direspon oleh syifa

🌼🌼🌼

" pagi bun" sapa fian pada wanita paruh baya yang tengah menyiapkan makanan di meja putih besar yang dikelilingi kursi warna senada yang di disain mewah

" pagi sayang, gimana syifa udah bangun" tanya laila dayanti bunda fian dan syifa

" udah kok bun" jawab fian seraya duduk disalah satu kursi

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Sep 27, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Because medsosWhere stories live. Discover now