Aku menyukainya.................……
Lelaki itu dipandang pertama, bahasa kininya first sight dan aku percaya itu disebut takdir.
Getaran dihatiku yang mengatakan bahwa ini bukan hal biasa namun sangat istimewa setiap memandang wajah tampan itu. Aku menyukai setiap gejolak yang berputar-putar diperutku, dentuman keras jantungku, aku menyukai irama itu yang kemudian orang bilang 'jatuh cinta'.
"Taeyong..., Taeyong! Taeyong!!".
"Oh..., Huh? Kenapa? Apa?".
"Masih menatap pangeran sekolah huh?".
"Ti-tidak! Aku melamun kok, jangan mengada-ada ya!".
"Sudah~ matamu yang bulat dan penuh nafsu itu tidak bisa berbohong Taeyong-ssi".
"Jangan bicara omong kosong Lee Dongmin!!".
Astaga!! Sahabat sialan! Mengganggu waktuku memandang asupan vitaminku! Aishh!! Sial!.
"Hei! Jangan tinggalkan kami bodoh!! Astaga anak itu! Taeyong~".
Berjalan dengan tergesa ku lakukan agar terhindar dari pembullyan massal sahabat kurang ajarku.
🍃🍃🍃
Ceklek!
Pintu perpustakan terdengar nyaring menyapa telinga karena senyap yang mengalir. Aku berjalan masuk untuk sekadar melihat buku yang menarik kemudian duduk disudut sembari mendengar lagu, aku pemalu iya!, Aku pendiam sangat!, Tapi aku tetap terkenal karena prestasi tentunya. Tapi tetap saja digoda karena kecolongan menatap pujaan hati adalah hal paling memalukan. Harga diriku mau ditaruh dimana?!.
Huftt~
Aku menenggelamkan wajah pada tangan berlipat dimeja, buku tadi hanya menjadi perlindungan agar aku tidak dilihat orang lain, padahal perpustakan sedang sepi atau memang selalu sepi karena tidak banyak yang menyukai keheningan dan bau kertas ini, padahal ini sangat menyenangkan menurutku.
Hahh~
Aku menghela nafas lagi, karena hal memalukan yang sebenarnya sudah biasa mereka lakukan, membully ku habis-habisan karena mencintai pangeran sekolah kami, siketua MPK (Majelis Permusyawaratan Kelas) yang sialnya sudah kusukai sejak masa orientasi siswa.
Dia seseorang yang tampan, sangat tampan dan istimewa bagiku, senyumnya semanis madu, suaranya melantun lembut dan berisi, tutur katanya sopan bahkan Ji Eun Saem salah satu guru matematika kami mematenkan dia sebagai calon suami anaknya! Sialan!! Apa beliau pikir manusia tidak memiliki takdirnya sendiri? Termasuk sitampan itu yang selalu membuatku berbunga dan semangat setiap kesekolah.
Hahhh~
"Jangan menghela nafas terus, nanti tersedak debu".
Aku mengangkat kepala dan memandang kepemilik suara madu itu, gotcha!! Dia Kim Seok Woo alias pangeran sekolah. Astaga!!!!.
"Huh?....."
"Hahahaha~, hei aku Kim Seok Woo~ kau?". Bahkan ketika dia tertawa, dia tetap seperti malaikat yang indah. Oh My!!.
"Hah?.....".
Loading ku yang lama seolah aku menghadapi ujian matematika.
"Aku Taeyong, Lee Taeyong".
"Salam kenal Taeyong~ aku dikelas XII IPA-3". Biarkan aku mendengar suaranya selalu!! Please!! Jeritku dalam hati.
"Aku berada dua kelas setelah kelasmu Seok Woo~". Hentikan hawa panas dipipi kurang ajarku ini! Pasti dia sudah memerah hanya karena ditatap Seok Woo tampan ini, astaga!!.
"Oke, salam kenal Taeyong semoga kita bisa berteman baik ya~".
Tuhan!! Dia bahkan menatapku dengan binar malaikatnya! Siapapun tolong aku, jantungku berdetak keras dan kencang sekali!! Astaga~. Ambulance!! Tolong! Aku memiliki penyakit jantung!!.
Ini tidak akan pernah terlupakan dalam hidupku! Pertemuan termanis dan memalukan sebenarnya karena tingkah konyolku, tapi dia memang sebaik itu dan entah mengapa aku semakin mencintai nya, apa yang harus kulakukan~.
Ini sudah memasuki kelas tiga dan kami akan menghadapi 'suneung' yang berarti tidak ada kesempatan lagi bagiku untuk menyatakan isi hatiku. Tapi tak apa, asalkan selalu melihat nya setiap hari aku sudah bahagia karena pangeran tampanku bagaikan asupan vitamin.
Aku mencintai mu tanpa berharap balasan yang sama.
Aku mencintai mu dengan segenap ketulusan dihati ku.
Aku lelaki kau pun sama, tapi tidak ada masalah dengan itu.
Satu yang kutahu, hatiku sudah terkunci sejak pertama memandang mu.
Sepertinya tidak akan ada yang bisa menggoyahkan posisimu dihatiku.
Selamat sudah membuat ku jatuh sedalam ini hingga tidak bisa menemukan jalan keluar untuk berhenti mencintai mu
"Huffttt~, air mata sialan!! Kenapa memendam rasa pada mu sangat menyakitkan Kim!".
"Hahahahahhh~
Hiks...hahaa...hiks...., Bodoh!!, Menyukai seseorang yang sudah pasti tidak sakit seperti mu! Kau bodoh Lee!! Hiks...".
Tbc
Hai guys~🤗🤗
Ini cerita dengan kumpulan one shoot, two shoot yaa~
Dengan Pairing suka suka yang penting uke aku Taeyong 😚
Vote and comment juhseyo~😙😙
KAMU SEDANG MEMBACA
🍁 Pancarona🍂
Fiksi PenggemarKapalnya; ❤️ Rowon-taeyong ❤️ Min Gyu- Taeyong ❤️ All seme x Taeyong intinya😚😚 Selamat membaca!!🤗🤗
