01 | Aeden

14 4 0
                                        

Kelima murid dengan penampilan urak-urakan berkumpul di ruangan yang biasa di pakai untuk ketus osis memberi hukuman, seakan tuli mereka sama sekali tak mendengar ocehan Loli yang notabene nya ketus osis disini.

"Kalian denger gak sih?!" kesal Loli

Farel menguap sesaat "jadi kita di tarik kesini cuman suruh denger ocehan lo doang?" tanya Farel malas

Loli mengepalkan tangan nya, mendengar nya Loli ingin mencakar wajah Farel sekarang, tapi di urungkan "diam lo!"

Surya menghela nafas "langsung ke inti aja hey lolipop"

Loli menatap Surya tajam "ngomong apa lo?!"

Surya membalas nya dengan polos "Lolipop? Emang kenapa? itu nama lo kan"

Revan tertawa keras, dia memegang perut nya yang geli, lantas Loli menendang tulang kering Revan dengan amat kencang membuat Revan mengaduh kesakitan "galak banget sih lo" desis Revan

Aska terkekeh pelan "Nih, abang ingetin buat dek Loli, jadi cewek tuh gak boleh galak-galak, nanti perawan tua, mau?" ucap Aska lembut, seperti menceramahi anak kecil

Loli merotasikan mata, dia menghela nafas sebelum kembali ke topik awal "gue minta untuk yang pertama dan terakhir kali ke kalian, stop mencari onar" ada penekanan di kalimat akhir yang seakan tak terbantahkan

Loli menatap satu persatu dari mereka sampai berhenti ke Aeden "dengerin! jangan kayak patung lo!"

Aeden menatap nya, perlahan bibir nya mengembang membentuk sebuah senyuman miring "udah, ngomong nya?"

Loli tertegun, dia menyingkirkan rasa takut nya pada Aeden saat cowok itu berjalan mendekati Loli dengan mata yang tajam

Sekarang tak ada jarak di antara kedua nya, Aeden menunduk menatap Loli yang lebih pendek, dia menghela nafas yang sialnya dapat membuat Loli bergidik ngeri "lo kayaknya suka ya berurusan sama gue?" bisik Aeden

Loli menahan nafas nya, berbeda dengan teman Aeden yang sekarang menyoraki mereka menunggu apa yang akan terjadi

Ini gila, batin Loli

"gue bahaya, ingat itu" itu kalimat terakhir Aeden sebelum dia meninggalkan ruangan di ikuti teman nya, barulah Loli bisa bernafas lega, jantung nya sekarang berdetak cepat, Loli mengepalkan tangan nya sambil menatap pintu tempat mereka keluar "AEDEN SIALANNN!"

-c a s t-

Surya Sanjaya

Surya Sanjaya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Revan Alvaro

Askara damar

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Askara damar

Farel Afahri

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Farel Afahri

Aeden Geonardo

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Aeden Geonardo

Loliana Alfaera

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Loliana Alfaera

Loliana Alfaera

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
My enemy! Where stories live. Discover now