Juang Jua

345 13 0
                                        

Muhammad Afif

Pintu lahat menyapa
Mengibas selimut tanah bau kehidupan
Martir ucapkan salam
Air mata dan rintik ganti desingan yang usai

Istirahatlah teman, tidurlah bapak
Panenmu menggunung menembus langit
Juga tercecer di palung samudera
Senapan juang pindah ke kami
Selamanya jika ruh tegak di raga

Engkau tidak perlu doa karena rahmat-Nya adalah jerihmu
Duluan merdeka dalam cahaya ilahi
Ribuan kicau khidmat menemani senja di pematang
Aku sendirian di parit bersama moncong senapan

_(Palembang, 19 Agustus 2020)_

PerjuanganTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang