Prolog.

1.9K 116 5
                                        

The Love Story of Brother and Sister.
Season 1 (NaruHina klimaks)

.

.

.

"Bisa kita bicara sebentar Naruto?" Ucap Shion.

Tanpa mengatakan apa pun Naruto memilih untuk mundur dan berjalan ke lain arah untuk melewati tangga yang berada di sisi lain gedung. Namun suara Shion menghentikannya...

"Jika kau menghindar aku akan mengatakan pada Hinata apa yang pernah terjadi diantara kita!"

Naruto menatap Shion dan langsung turun menghampiri wanita itu.

"Berani kau mengatakannya aku tidak akan segan untuk membuatmu menderita Shion!" Ucap Naruto mencengkram kerah seragam Shion.

"Maka dari itu aku hanya butuh waktumu sebentar saja."

Naruto melepaskan cengkeramannya. "Waktumu tidak banyak. Katakan sekarang juga atau pergi dari hadapanku segera!"

Shion menarik nafas dan bersamaan dengan itu setetes air mata jatuh di pipinya. "Aku hamil."

Naruto terdiam, Sakura yang berada di bagian atas tangga terkejut mendengarnya.

Hinata yang sejak tadi melihat sosok Sakura terdiam di tangga semakin lama semakin penasaran. Tanpa berkata dia pun menghampiri Sakura dan berhenti tepat di belakang gadis bersurai pink tersebut. Hinata mengikuti arah pandang Sakura dan mendapati kekasihnya sedang bersama Shion. Perempuan itu dalam keadaan menangis.

'Ada apa ini?' Batin Hinata memilih diam dan mengamati lebih dahulu. Disaat murid-murid yang lain lebih memilih untuk menonton kegiatan MOS di lapangan kenapa Sakura justru terdiam menatap Naruto dan Shion dengan wajah syok?

"Kau mau mati di tanganku heh!?" Ucapan Naruto terdengar di telinga Hinata. Hinata sendiri baru pertama kali mendengar Naruto berkata kasar seperti itu pada seorang perempuan. Ada apa dengan kedua orang itu?

Dan kenapa Sakura sampai diam? Bahkan gadis itu tidak menyadari keberadaan Hinata yang tepat berada di sampingnya.

"Aku... Aku serius Naruto."

"Temui aku di atap sekarang!" Ucap Naruto tegas.

Hinata segera menarik Sakura dan membawa gadis itu bersembunyi agar Naruto tidak melihat mereka. Hinata memilih bersembunyi di toilet. Karena tempat itu yang lebih dekat dengan tangga.

"Hi... Hinata?" Sakura kaget saat mengetahui Hinata menariknya.

"Aku tidak tau apa yang membuatmu terdiam di tangga dengan begitu lama, jadi aku menghampirimu dan melihat apa yang membuatmu menjadi patung. Ternyata ada tontonan yang lebih menarik dibanding kegiatan MOS itu ya?" Ucap Hinata sambil melihat Naruto dan Shion sudah menaiki lantai 3.

Hinata menatap Sakura. "Apa yang kau dengar dari pembicaraan mereka?"

Sakura menunduk. "Aku tidak bisa mengatakannya, karena itu berhubungan dengan privasi orang."

"Ya, kau benar." Ucap Hinata dan langsung menarik tangan Sakura lagi. "Kalau begitu temani aku mencari tau." Hinata membawa Sakura menuju atap.

TLSoBaS S2 - Come Back!La tua prossima ossessione. Scoprilo ora