1

108 27 2
                                        





↬seungmin menggerakkan tungkainya serampangan ke arah bangunan ber cat abu abu dengan jendela dominan hitam. dua bola matanya memicing ke arah pagar yang sempat tertutup, sebelum ia tarik sekuat tenaga hingga suara deritnya menyapa telinga.

bocah itu terkekeh, meraup oksigen sebanyak mungkin untuk kembali langkahkan kaki. kepalanya pening bukan main, tetapi masih cukup punya sadar untuk tidak berteriak keras keras guna panggil si teman yang memang sedari tadi berniat ia kunjungi.

satu tangan memegang pelipis, dengan sebelah yang lain mengelus perut yang serasa tanggung berbagai benda bergerak yang membuatnya mual. demi apapun, kim seungmin yakin jika hari sebelumnya ia tidak pernah mabuk sampai separah ini.

suaranya tertahan di kerongkongan, ketika sampai di depan pintu rumah ia terkulai lemas. tertawa kecil saat hendak bangkit namun kembali jatuh, usahanya gagal.

"hyunjin!!"

ia setengah meracau, kesadaran nyaris sepenuhnya diambil alih oleh alkohol ketika suara langkah yang dibuat terburu terdengar dari dalam rumah.

seungmin mendongak, menatap pintu yang kini terbuka. tunjuk seraut wajah familiar yang menatap tajam ke arahnya.

"seung—"

"hyun~ i miss ya!!"

seungmin terkikik, susah payah meluruskan kaki dengan wajah memerah.

hwang hyunjin, lelaki yang surai hitamnya mulai panjang itu mendesah jengah. meski demikian, tangannya tetap bergerak melingkar di pinggang ramping si tamu tak di undang. menyangga bobotnya, membantu ia berdiri.

"lo mabuk lagi?"

sebenarnya tanpa dijawab pun, ia sudah paham betul bahwa kim seungmin memang baru saja tenggak banyak botol alkohol. di rasai dari bau bajunya yang menyengat -bau neraka- kalau felix bilang. juga sikapnya yang seratus persen tampak macam orang linglung.

"i'm drunk? hehehe."

si marga hwang membiarkan seungmin mengeratkan peluk pada lehernya sewaktu mereka dekati tangga. namun ketika lelaki yang lebih muda hampir saja terjatuh sebab menyandung kaki sendiri, hyunjin memutar bola mata. tidak punya pilihan lain selain mengangkat tubuh kim seungmin di belakang pundaknya.

"naik!"

"ih, gue berat!!"

seungmin terus memberikan kalimat kalimat penolakan kendati badannya tetap saja menubruk hyunjin, kemudian mengalungkan kakinya di pinggang lelaki itu sewaktu yang lebih tua sudah menempatkan yang mabuk dalam gendongannya.

hyunjin akui bobot seungmin memang tidak seberapa berat, sebab ia masih mampu menggendongnya naiki tangga menuju lantai dua. tetapi sapuan hangat napas beradu dengan bau alkohol di sepanjang tengkuknya adalah hal hal lain yang membuat si hwang merutuk pada yang lebih muda. ia gelar konser serapah di dalam kepala ketika dengan tiba-tiba yang marga kim kembali merengek, mengeratkan pelukannya pada leher si tuan rumah hingga hyunjin kesusahan bernapas.

"hyunjin~"

alih alih mengamuk dan banting tubuh seungmin ketika ia injak lantai kamar, hyunjin justru terpaku rasakan setetes hangat air mata yang basahi tengkuknya.

"seungmin?"

suara isak lolos ketika bobot seungmin sepenuhnya berpindah diatas ranjang. membuat lelaki yang satu kebingungan ketika tangannya kembali di cengkram.

"don't.."

"seung—"

"just... just don't leave me. can you?"

...

kim seungmin

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

kim seungmin

"kalau di masa depan nanti kita bakal ketemu lagi, gue harap semuanya udah jauh lebih baik dari masa yang sekarang hwang."

hwang hyunjin

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

hwang hyunjin

"gapapa, perasaan lo gak harus dibalas buat merasa baik baik aja. kadang, liat dia bahagia sama orang lain... that's more than enough buat ikutan ketawa."

lee minho

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

lee minho

"gue lebih suka ciptain bahagia sendiri daripada nunggu orang lain buat bikin gue senang. sampai sini, gue harap kalian paham."











-hi

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

-hi

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Aug 03, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

where it hurtsStories to obsess over. Discover now