prolog

14 1 0
                                        

"Bagimana ini?apa yang harus kita lakukan?! Dia, dia akan datang!" -reva

"Shuttt!!!!" -rena

tak tak tak

Suara langkah kaki itu semakin mendekat, menandakan 'dia' yang menjadi perhatian mereka akan segera datang

"Dimana kalian? Ayo keluar aku tidak akan langsung membunuh kalian kok, mungkin mutilasi cukup menarik? Ahhh nanti kupikirkan, sepertinya kalian cukup keras kepala ya" - (...)

(sambil berbisik) "Dasar psiko gila, orang bodoh mana yang akan keluar disaat seperti ini" -rena

"Sudahlah, lebih baik kau diam jika tak ingin dihabisi olehnya!" -reva

"Ughh baiklah, aku juga tak ingin menjadi orang bodoh itu" -rena

Disaat yang bersamaan 'dia' segera berpaling dari mereka dan mencari di tempat lain

"Baiklah saatnya kita pergi, ayo!"-rena

"Bagaimana jika dia kembali?"-reva

"daripada kehilangan kesempatan bukan?"-rena

"humm"-reva

Guk guk guk -(suara anjing)

"apa kau mendengar sesuatu?"-reva
"ada apa?"-rena
"tidak mungkin hanya perasaanku"-reva

Tiba-tiba seekor anak anjing datang dihadapan mereka

"are you jook me? Hey psiko gila itu bahkan memelihara anjing" -rena

"itu bahkan tidak penting, cepatlah tidak ada waktu sebelum 'jam itu' berbunyi kembali"-reva

"lihat anak anjing itu terus mengikuti kita"-rena
"kau bawa saja, anjing itu akan terus menggonggong nanti"-reva

"hey rev, apakah kita akan selamat?"-rena
"kita tidak akan tau sebelum mencoba"-reva
"bagaimana jika tidak?"-rena

"ya atau tidak haruskah kita peduli? Mencoba adalah hal yang hanya manusia bisa lakukan, peihal ya atau tidaknya hanya tuhan yang tau"-reva

"woahhh, kau bahkan terlihat lebih bijak daripada saat aku pertama kali bertemu denganmu"-rena

-saat reva dan rena pertama kali bertemu-

"hiks, hiks... Saa kitt"-rena
"ada apa?"-reva

"aku terjatuh dan ini sungguh menyakitkan"-rena

"tidak kah kau berlebihan? Ibumu saja tidak pernah mengeluh kesakitan saat melahirkanmu"-reva

"bagaimana bisa aku tahu, aku saja baru lahir ketika itu dasar seperti tante-tante saja"-rena

"Hey!"
"ambil plaster ini, aku menyimpan banyak"-reva

-selesai-

"dan kau bahkan sangat kekanak-kanakan padahal umurmu sudak 7 tahun saat itu"-reva
"cih, dasar tante"-rena

guok guk guk

"hah? Ada apa dengan anjing itu?"-reva
"dia sedang memuntahkan sesuatu Itu, itu... darah"-rena
"bukan itu saja! Itu tangan manusia?! Lihat ada kukunya"-reva

"tubuhnya terbelah, apa yang sedang terjadi?-rena

Prok prok prok (tepukan tangan)

"Wahh wahh kalian bahkan sudah menemukan chabi ya?"-(...)

"dia datang!"-rena
"cha, chabi?"-reva

"ya anjing kesayanganku"-(...)
"Dan sekarang aku yang menemukan kalian"
Jadi, (menyeringai)

Ting ting ting

"jamnya berbunyi"-rena

"Let's play game"

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 26, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

R-RWhere stories live. Discover now