Dear diary
Kutulis halaman pertama jurnal kehidupanku di sini ,kata demi kata kurangkai dengan jelas....
Hari ini sama seperti hari- hari
Sebelumnya ,membosankan penuh cacian dan makian
Aku ingin mencurahkan isi hati yg menganjal ini tentang si jenius barbie yg tertindas ,terlupakan.....
Yg awalnya dipuja puja telah mati yg kungat tentang masa kecilku kumpulan puzzel puzzel memori di otakku inilah aku.
Flashback 2009,hari yg berat
Diumurku yg ke 3 th ini aku bisa mengigat peristiwa demi peristiwa....
Contoh nya hr ini ibu dan ayah bertengkar hebat ,hah ini sudah biasa bagiku dan adikku riri..
Kami waktu itu belum tau apa apa cuma diam pertengkaran yg hebatttt sekali berbeda dengan hari 2 sebelumnya kali ini aku dan riri dusuruh mengemas baju dibentak ibu tentunnya mereka bertengkar dan terus bertengkar sampai sampai anak anak pun tak dipedulikan lagi....
Tapi aku masa bodo itu urusan orang besar yg kutau saat itu adalah tentang main masak2,mengangkut celala riri yg habis ngompol di rumah tetangga ,bermain petualang di bawah rindang nya bambu ....
Ah indah nya masa kecilku yg berlangsung sementara hingga suatu hari entah kapan itu aku tak lagi melihat ayah ...
Lalu barang barang nampak dikemas lalu malamnya aku dan riri dipakaikan pakaian baguss ibu tampak hendak berpamitan bibi dan paman dari ibu datang seperti inggin membawa kami pergi aku seperti dewasa saat itu disaat riri tak mau naik bis karna tak ada ibu...
Miris
Lalu
Aku membujuk riri "dek ayo itu ibu" disana tampak seorang wanita yg menakai kerudung seperti ibu padahal aku tau ibu di belakang tadi lalu kami pun naik dan setelah kami melakukan perjalanan panjang ini sampai di dermaga itu lalu tanpa kusadari beberapa hari ini riri tak ada!!!
Lalu saat kutanya bibiku dia menjawan riri di tempat bik noh yg rumah nyaberjarak ratusan kilometer di luar tanah gambut jauh itulah yg sulit .
Dan intinya kami terpisah alias dipisah kan rumah bibi 2 kami seperti penampungan keluarga....
Dan saat kudengar kabar berupa adikku telah diambil ibu dan dirawat ibuu!!!! Tak adil rasanya aku 2 tahun tak ketemu ibu tapi dia yg duluan diambil dan sejakk saat itu mae yg ceria nan cantik bak barbie dan murah senyum ramah berubah 180derajat
Menjadi pendiam pelamun keluarga bahagia ia trauma dgn ayahnya dan membatasi diri dgn laki2 kecuali keluarga ia introvet menuangkan diri dalam lukisannya selalu lukisan mawar ah ini awal umur 5 tahun yg kurang baik ato buruq rupa
Dan mae yg sempurna telah mati karna diagnosa rakhitis atau kaki x dia minder penakut mereka terlambat menyadari cara jalanku dan aku diam .
Miris nasib seorang anak yg tak tau apa apa mengikuti skenario hidup yg misterius...
YOU ARE READING
MY DIARY
Non-Fictionkisahku,jurnal hidup seseorang..... ini rentang kehidupan yg rumittt.. hidup itu seperti benang wol yg kusut susah mengulur benang itu lagi rumus nya adalah sabar dan tekun..... tapi kesabaran itu habis dan tercipta kebencian abadi..
