Di pagi hari terlihat matahari yang menyusup dari celah jendela kamar seorang gadis cantik yang berusia 16 tahun.Kehidupannya sangat mewah,tapi dia tidak pernah memperlihatkan kemewahannya saat di sekolah maupun di luar rumah.Dia adalah Orlisya Uyaikhyra Porlin biasa di panggil Orlis putri dari Gashya Devar Porlin dan Reysya Trymara Porlin.
kring kring kring
jam weker telah berbunyi Orlis pun langsung menuju kamar mandi untuk bersiap-siap sekolah.Hari ini hari senin dan akan ada upacara jadi Orlis pun akan berangkat lebih pagi.
Orlis pun sudah siap dengan seragam khas anak SMA yang melekat di tubuhnya.Rambutnya di biarkan tergerai.
Setiap pagi Orlis tidak mendapatkan uang jajan dari bunda atau ayahnya jadi dia harus membawa kotak makan dan air minum sendiri.Dia juga tidak pernah di sapa atau sekedar say hai dari orang tuanya.
"Bunda Orlis berangkat sekolah dulu ya"
Setiap pagi Orlis pasti mengatakan kalimat itu tapi sama sekali tidak ada jawaban dari bundanya itu.
Orlis juga tidak tau kenapa kedua orang tuanya seperti itu dari iya masih kecil.
Orlis pun berangkat menuju sekolah dengan berjalan kaki karna sekolahnya tidak jauh dari rumahnya.
Orlis pun sampai di sekolah dan langsung masuk ke dalam kelasnya.Di sekolah ia hanya mempunyai dua teman yaitu Derlin dan Fanya,mereka yang selalu ada saat Orlis sedih maupun senang.
Orlis duduk di mejanya.Ia langsung membuka tasnya dan mengeluarkan buku novel yang ia bawa dari rumah.Orlis memang suka membaca apalagi membaca novel.
"Lis tugas lo udah belom?" tanya Fanya
"tugas apa?" tanya Orlis balik
"tugas fisika yang itu loh"
"ouh yang itu,udah kok. Kenapa? Fanya mau liat?"
"iya gua liat bentar ya"
Orlis pun memberikan buku tugas fisikanya kepada Fanya.
•••
Bel istirahat pun berbunyi. Semua siswa SMA Arjuna pun berbondong-bondong menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah meminta jatah makanan.
"Lis lo gak kekantin?" tanya Derlis
"enggak Lin. Aku bawa makanan dari rumah tadi, " jawab Orlis
"kamu kalo mau kekantin silahkan, aku mau di kelas aja" lanjutnya
"okh kita kekantin dulu ya. Lo jaga diri baik-baik"ucap Fanya
Setelah temannya pergi Orlis langsung mengambil kotak makanan yang ia bawa dari rumah tadi.Ia hanya membawa 1 buah apel dan 1 kotak susu.Ia memakannya sampai habis dan langsung memasukan kotak tersebut kedalam tasnya.
Orlis memang seperti itu. Ia akan mamakan makanan yang dibawanya dari rumah saat jam istirahat pertama dan untuk jam istirahat kedua ia akan meminum air yang ia bawa dari rumah.
•••
Bel pulang pun berbunyi.
Semua siswa SMA Arjuna berbondong-bondong keluar dari sekolahnya dan pulang kerumah masing-masing termasuk Orlis dan kedua temannya.
"Lis, lo mau langsung pulang atau mampir di warung biasa? " tanya Fanya.
"emm aku gak pulang dulu. Aku masih ada urusan sebentar" jawab Orlis.
"urusan apa? Biar gue anter" ucap Derlin.
"gak usah Lin. Aku cuma sebentar doang kok lagian masih di deket sini kok"
"lo udah gak kerja di warung? " tanya Fanya.
"masih kok. Tapi aku kesananya nanti setelah urusan ini selesai, "
"yaudah aku duluan ya"lanjutnya.
Orlis pun meninggalkan kedua temannya yang masih diam di tempat.
"Fanya, gue kok kek ada firasat buruk ya sama Orlis" ucap Derlin.
"udah gak usah di pikirin. Yaudah balik yok! "
Setelah sampai di suatu tempat yang sepi.Orlis pun duduk di kursi yang tersedia di tempat itu.
Orlis memang sering ketempat itu saat merasa kurang baik atau sedang ada masalah.Orlis memang sengaja tidak memberitahu temannya.Orlis ingin sendiri saat ini.
Tempat ini sangat jauh dari keramaian.Suasananya sepi,tenang,dan agak sedikit seram.
Di tempat ini banyak terdapat foto-foto bunda dan ayah Orlis yang Orlis ambil diam-diam tanpa sepengetahuan mereka berdua.
Orlis hanya diam di tempat ini tidak berkutik sama sekali.Pandangannya lurus dan kosong,entah apa yang Orlis pikirkan sehingga lupa bahwa jam sudah menunjukkan pukul 05.00 WIB.Ia lupa harus bekerja di warung bu Yeti.
Orlis memang bekerja saat pulang sekolah untuk memenuhi keperluan hidupnya.Walaupun orang tuanya kaya,tetapi orang tuanya tidak memberikan uang sedikit pun.Mereka hanya membayar sekolah Orlis saja.Keperluan yang lain Orlis yang tanggung sendiri.
Orlis sampai di warung bu Yeti tempatnya bekerja.Orlis hanya di tugaskan untuk mencuci piring atau mengantarkan pesanan.
"maaf bu,Orlis terlambat" ucap Orlis saat menemui bu Yeti
"iya gak apa-apa,"
"yasudah sekarang kamu kebelakang terus cuci piring setelah itu kamu antar pesanan ya" lanjutnya
"saya permisi kebelakang dulu ya bu"
"iya"
Orlis pun menuju kebelakang untuk mencuci piring dan setelah itu ia akan pergi untuk mengantar pesanan.
Biasanya saat mengantar pesanan Orlis akan meminjam sepeda kepada bu Yeti.Jika Orlis tidak meminjam sepeda kepada bu Yeti Orlis pasti akan pulang larut malam.
Setelah selesai mencuci piring Orlis kedepan untuk mengambil pesanan dan langsung mengantarnya.
" Bu Yeti mana pesanan yang harus saya antar?" tanya Orlis saat mendapati Bu Yeti yang sedang duduk.
"eh Orlis,itu ada di atas meja.Tolong kamu antar ke Bu Susi ya" ucap Bu Yeti
"ouh iya Bu"
"eh tunggu Lis"
"kenapa ya bu?Ada yang ketinggalan ya"
"Enggak kok,ini uang kamu minggu ini.ouh iya kok tumben masih pake seragam Lis?"
"ouh iya Bu makasih banyak.Eh ini tadi pagi aku lupa bawa baju ganti,"
"yaudah Bu,Orlis berangkat dulu".
Hai gusy
Jangan lupa vote and komen ya guys.
pantengin juga ini cerita kalo kalian suka;')
Sampai ketemu lain waktu guys:*
papay♥️
YOU ARE READING
Last Smile(SlowUpdate)
Teen FictionDibenci dan diperlakukan tidak manusiawi,padahal aku saja tidak tau apa kesalahanku-Orlisya Dibenci dan diperlakukan tidak adil karena hal yang aku pun tidak menginginkan itu terjadi-Alzafran Just Enjoy Guys:*
