1

15 4 1
                                        

*03.45
"Kebiasaan banget mata gue jam segini bangun, sekolah nya masih beberapa jam lagi astaga" ucap cinta. Cinta adalah seorang calon siswi baru di sekolahnya, tepat hari ini ia akan berangkat ke sekolah dan akan melaksanakan MPLS terlebih dahulu. Ia berada di kosnya karena rumahnya cukup jauh dari sekolahnya.

"Diem lo, gue timpuk baru tau rasa lo" putri marah kepada cinta karena putri baru saja tidur tetapi merasa terganggu oleh cinta teman sekamarnya itu.

"Yailahhh iya sabar napa" ucap cinta yang akhirnya membuat cinta melanjutkan tidurnya kembali hingga pukul 05.00. Setelah pukul 05.00 ia seperti anak kos pada umumnya, mandi dan melanjutkan kegiatan lainnya sebelum pergi ke sekolah.

*06.30
"Cinta cin, gue males berangkat lah masih ngantuk sumpah pen tidur lagi" ucap putri

"Dih ayo berangkat, tar kesiangan. Baru hari pertama woy la ayok"

"Lah yaudah ayok etdah". Di depan sekolah sudah banyak guru dan kaka kelas yang menyambut para siswa siswi baru. Karena cinta dan putri sudah terlalu siang, ada beberapa senior yang memarahi siswa siswi yang hampir terlambat.

"Cepetan, 15 menit lagi kelas akan dimulai, cepetan lari dan menuju kelas kalian masing masing" ucap salah satu senior laki laki

"Dih galak bener ni senior" ucap cinta

"Apa lo bilang ?" ucap ghufron. Ya, ghufron adalah salah satu senior yang ada di sekolah itu.

"Ngga bilang apa apa" ucap cinta dengan ketus dan langsung meninggalkan seniornya itu.

*07.00
Semua siswa siswi baru sudah masuk ke kelas nya masing masing dan para senior sudah datang ke kelas mereka untuk memandu sampai 3 hari kedepan. Cinta sudah berkenalan dengan teman teman barunya dan duduk bersama satu siswi yang bernama Fania.

"Selamat pagi semua, perkenalkan nama saya ghufron, dan ini teman saya tika. Kami disini akan memandu kalian selama 3 hari kedepan. Hari ini akan kita isi dengan pengenalan lingkungan sekolah, mulai dari visi misi dan nama guru guru yang ada disini, untuk besok hari ke 2 kita akan melakukan pemilihan ketua kelas dan dilanjut dengan santai saja, dan hari terakhir 1 hari full kita akan berada di lapangan basket untuk menyaksikan pameran ekstrakurikuler. Apa kalian faham ?"

"Siap faham kak" semua siswa siswi menjawab, tetapi tidak dengan cinta. Cinta hanya melamun dan mengantuk karena semalam dia begadang untuk menyiapkan peralatan yang dibawa saat MPLS.

"Heh kamu yang dipojok sana" ucap ghufron pada cinta

"Saya ?" celetuk cinta dengan polosnya

"Iya kamu, bisa kamu jelaskan kembali apa yang tadi saya jelaskan ?"

"Bisa kak, kaka disini akan memandu kami".

"Lo kok bisa tahu cin ?" ucap fania pada cinta

"Yampun fan gue ngantuk tapi ga budek kali" cinta mengatakannya dengan kesal.

"Jawaban kamu kurang tepat, jadi kamu akan dihukum untuk berdiri di depan kelas sampai bel istirahat berbunyi" untung saja bel istirahat akan berbunyi 15 menit lagi

"Hah ?" cinta menggerutu

"Iya cepetan kamu ke depan kelas sini, makanya lain kali hargain orang yang lagi ngomong, jangan kerjannya nglamun terus" Mau tak mau cinta harus menuruti perkataan kaka kelas songong nya itu dan seketika ia menjadi pusat perhatian di kelasnya.

"Jadi untuk hari ini, kaka akan jelaskan apa visi dan misi sekolah kita serta kaka akan menjabarkan apa saja yang menjadi keunggulan sekolah kita, gimana apa kalian sepakat dan mau menulis ?" Semua menjawab dengan serentak dengan jawaban iya pada ghufron.

Bel istirahat pun sudah berbunyi, dan cinta sudah diperbolehkan duduk.

"Kamu silahkan duduk, lain kali kalau ada orang ngomong di dengerin jangan ngelamun" ucap ghufron tetapi cinta tidak menanggapinya dan cinta hanya langsung menuju tempat duduknya 

"Cin, tuh kan lo nglamunnya budek juga makanya dihukum" ucap fania mengejek cinta

"Kesel banget gue sama dia, awas aja ih kesel banget gue sumpah demi apapun" cinta terus menggerutu karena merasa kesal

"Udah udah ih" ucap fania

Mereka melanjutkan kegiatannya hingga sore dengan menulis visi, misi, serta kegiatan lain dan juga sedikit permainan. Setelah kegiatan hari pertama selesai, banyak siswi yang meminta mengambil foto bersama ghufron, karena ghufron terkenal dengan kegantengannya.

Kini hanya tersisa fania, cinta, dan ghufron.

"fan ayok pulang lah, ngapain si disini lama lama ? gue pengen beli makan tau" cinta menarik fania untuk mengajaknya pulang

"Bentar deh, gue pengen foto sama kak ghufron, plissss fotoin yaaaa" ucap fania dengan memelas dan membuat cinta tidak tega padanya.

"Hah ? lo mau foto sama dia ? yaudah sana lo foto. Gue gamau nemenin lo, gamau ketemu dia" ucap cinta dengan kesal

"Kak, saya boleh foto ngga sama kaka ?" ucapan fania sebenarnya terdengar sedikit menggelikan pada telinga cinta, karena ia mengucapkan dengan nada sok manis.

"Boleh boleh, siapa yang motoin ?" ucap ghufron

"Tu temen saya kak" ucap fania sambil menunjuk cinta. Ghufron tak bisa melihat cinta karena wajahnya tertutup tangan sebab sedari tadi cinta sudah mengambil posisi untuk memfoto fania dan ghufron, cinta terpaksa menuruti fania karena merasa kasihan, sepanjang waktu dia terus mengerucutkan bibirnya sebagai tanda kesal. Setelah sesi foto selesai, ghufron tiba tiba menawarkan diri pada cinta apakah cinta akan foto bersamanya atau tidak.

"Lo ga foto sama gue?"

"Ga". ucap cinta dengan jurus cueknya. Setelah melihat wajah cinta, ghufron ingin tertawa karena raut wajah cinta yang jika sedang kesal sungguh lucu

"fan ayok ah pulang" cinta merengek seperti anak kecil saja.

"Bentar, 1 lagi 1 lagi" fania yang tidak ingin menyia nyiakan kesempatan akhirnya tidak menuruti cinta

"Dahla sana lo foto sendiri aja, ni hp lo, gue mau pulang"

"Iyaiya ayok pulang beli makan yokkk" fania menarik tangan cinta

"Makasih ya kak, selamat sore" Ucap fania dengan manis pada ghufron

"Sama sama". Setelah itu fania dan cinta pulang ke kos masing masing dan kemudian mencari makan bersama. kos fania terletak tidak terlalu jauh dari kos cinta, sekitar 350m dengan gang yang bersebrangan.

"Cin ayok cari makan, katanya mo makan"

"Bentarrrrr" teriak cinta dari dalam kosnya

"Yuk fan" mereka berdua mencari makanan kesukaan mereka yaitu nasi goreng. seperti biasa, setelah selesai makan di kos cinta, fania berpamitan pulang ke kosnya sendiri.

"Put tau ga si kaka kelas yang tadi marahin kita di gerbang sekolah" ucap cinta ingin menceritakan apa yang sudah terjadi hari ini.

"Iya tau, kenapa emangnya ? galak gitu tapi tetep ganteng kok"

"Dih ganteng dari mananya, tadi pas gue di kelas gue ngantuk kan terus gue ga nyimak fokus abis itu gue dihukum suruh berdiri depan kelas sampe bel istirahat dong, gila tu orang" dengan kesal cinta mengatakannya

"Sumpah ? tapi dari yang gue denger si dia orangnya emang gitu, bener bener harus tertib" kata putri

"Lo tau darimana ? lo stalker dia ?"

"Dih engga, di kelas gue rame ngomongin dia, dia kan famous banget di sekolah, katanya si dia pinter banget terus ganteng juga" Putri memberi tahu cinta karena kelas mereka berbeda, Cinta ada di kelas X-B dan putri ada di kelas X-C

"Bodoamat gue ga peduli, kesel banget sama dia sumpah, mimpi apa gue sebelum masuk sekolah kok gue bisa ketemu kaka kelas kaya dia"

"Jangan terlalu benci ntar jadi cinta loh haha" putri mengejek cinta

"Amit amit" ucap cinta dengan mengerucutkan bibirnya dan menepuk nepuk pipinya.

"Udah tidur besok lo kesiangan lagi, males berangkat lagi" tambah cinta pada putri

"Iya buset buuuuukkkkkk"

Titip Rasa~Where stories live. Discover now