1.keretakan

21 4 0
                                        

Is me .... Hanan Tri Kusumo , gua udah biasa sama suara teriakan itu ....barang barang yang pecah , suara tamparan atau tangisan

Hari itu di mulai saat umur gua beranjak 17 tahun , gua sekolah di Bandung ya sekolah gua lumayan elite lah , karna keluarga  gua juga keluarga yang mampu , pagi ini gua terbangun karna suara teriakan yang keras ...gua langsung  beranjak pergi dari kasur dan langsung keluar kamar

" LINDA ANAK MAMAH ....KENAPA KAMU LOMPAT SAYANG " teriak mama

Gua tercengang melihat adek gua yang lompat dari lantai dua ke bawah gua ngak bisa ngelakuin apa apa karna kejadian itu cepet banget , hitungan detik dia menghilangkan nyawanya

Gua menuruni tangga dengan langkah kaki yang berat menatap kosong terlihat jelas di depan mata gua adek gua yang tergeletak tak berdaya dengan darah yang keluar dari kepalanya lutut gua lemes seketika gua langsung berlutut dan meluk adek gua

" LINDA......" Teriak gua dengan suara tangisan yang memenuhi seisi rumah

Skip

Itu baru awal rasa kehilangan gua ...

Sejak saat itu mamah depresi berat karna ayah gua menyalahkan sebagian besar atas kematian adek gua ke mamah ,gua ngak ngebela karna apa sering kali adek gua cerita akan sifat acuh mamah karna kesibukanya itu ......

Ini baru awal penyiksaan di mulai dalam keluarga gua .....

Keesokan harinya setelah kematian adek gua , gua terbangun lagi karna suara bising itu bukan teriakan melainkan tamparan dan tangisan , berbeda dengan sekarang gua bingung mau ngelakuin apa apa harus gua pergi keluar dan melihat semua yang terjadi setelah rasa kehilangan yang gua rasain gua memutuskan untuk diam tapi apa lu tau suara tangisan itu semakin keras dan nama gua tercantum diantara rintihan tangisan itu

Gua semakin bingung ....akhirnya gua memutuskan untuk keluar kamar bukan nya dapat menyelesaikan masalah gua  malah dapat masalah yaitu suara hati adek gua yang di tulis langsung sama adek gua

" Kamu tidak perlu membela mama mu baca saja diary adik mu itu " bentak ayah dan melemparkan sebuah buku diary kecil berwarna pink seketika gue baca surat itu yang bertuliskan ( sekarang Linda ulang tahun mah ...apakah untuk malam ini mamah tidak mengucapkan kata kata itu ...Linda hanya ingin mamah bersama Linda tapi mamah malah pergi bersama teman mamah apakah mamah tidak menyayangi ku ) tertulis jelas di halaman depan buku diary itu

" Ini ... Inihh " jawab gue dan langsung pergi dari kamar mamah dan pergi keluar rumah dengan kelajuan mobil di atas rata rata

Sesaat gua udah tenang gua kembali ke rumah dan lagi ...dan lagi gua di sambut oleh suara teriakan di sertai barang yang terlempar kesana kemari

Please gua capek sama semua ini
Tapi sayang ini baru permulaan ......!

TBC.

Broken HomeWhere stories live. Discover now