Seorang perempuan berlari menaiki tangga perkantoran terbaik di Jakarta. Tampaknya Ia sedang terburu-buru. Terpampang nama yang tercantum di name tag nya, Nada Iliana Salim. Senyumnya mengembang. Ia puas dengan tepat waktu dapat sampai di lantai tempat Ia bekerja.
Sesorang memanggil Nada, “Kau hampir telat Nad!, ini hari pertamamu bekerja”. Nada tersenyum “Maaf, Bu Sita, saya tidak akan mengulanginya lagi.”
Nada berkmumpul dengan para karyawan lainnya. Sebagai karyawan yang baru masuk dari program khusus prekrutan karyawan termasuk dirinya yang unggul, akan lansung ditempati sebagai Assistant Manager. Namun, diharuskan untuk mengikuti masa percobaan selama 1 tahun.
“Halo, aku Jason, senang berkenalan denganmu!” Selamat datang, semoga betah ya!
“ Halo kak, aku Nada, mohon bantuannya kak” senyum Nada terbit. Ia kembali ke mejanya, kembali menekuri pekerjaan barunya di bidang hukum.
“Apa kau dengar Mit, katanya Pak Ethan sudah punya kekasih” ucap salah seorang wanita berlipstick merah
“Wahhh, tidak kusangka, laki-laki dingin sepertinya punya seseorang yang tahan disampingnya” ujar salah satu wanita lainnya.
“Tapi Pak Ethan, Ganteng tau, huftt. Tapi sayang, terlalu jauh untuk kita capai” para wanita itupun tertawa. Nada yang berada didalam salah satu kamar mandi hanya mendengar saja. Atasannya bukan? Atasan yang paling atas maksudnya. Jauh euyyy! Untuk bertemu saja susah, apalagi bisa bersamanya. Dasar mulut perempuan! Eh dia sesama jenis dengan itu ya! Astaga Nad, Nad. Nada tertawa didalam hati.
VOCÊ ESTÁ LENDO
Nada
RomanceNada adalah bunyi yang beraturan. Hidupnya pernah merasa seperti bunyi beraturan. Tapi, kenapa Nada merasa hidupnya bukanlah seperti bunyi yang beraturan. Melainkan seperti bunyi tidak beraturan. Ia ditinggalkan, semenjak itu, hidupnya bagaikan buny...
