Botol infus itu masih tergantung, terlihat seseorang yg memakai pakaian serba putih di sebalik pintu yg memanggil nama pasien yg akan di rawatnya.
" canda putriama"!
Terlihat air mata jatuh dri pipi gadis yg terbaring pucat. Kemudian satu persatu suster datang dan mendorong tampat tidurnya dan membawanya ke ruang instalasi gawat darurat.
Nampak dua orang yang tak lain adalah orang tua dri canda, mencoba menerobos pintu gawat darurat tersebut sambil meneriakkan,"dok itu anak saya, suster..!anak kami tidak apa"kan?
Dokter tersebut mencoba menenangkan kedua orang tua canda,dan meyakinkan agar mereka tidak terlalu khawatir.
Sudah dua jam canda berada di dalam ruangan itu,tapi belum juga ada salah satu dokter atau suster yg keluar dri ruangan tersebut.
Jam telah menunjukkan pukul 05:00 pagi, terlihat sesosok dokter keluarga dri ruangan gawat darurat itu.
Kedua orang tua canda pun sontak berdiri dan menemukan dokter tersebut.
"Dok gimna kabar anak kami dok? Apakah canda baik baik saja? Tolong jawab kami dok! Sahut ayah canda.
"Begini pak,bu, anak bapak mengidap penyakit yg amat jarang kasus nya terjadi,yaitu kanker jantung. Kasus ini memang jarang,tapi amat beresiko.
Ibu nya canda nampak terduduk lemas mendengar perkataan dokter tersebut.
"Lantas apa yg harus kami lakukan dokter?
"Sekarang canda mengalami kanker jantung stadium dua, dia masih bisa beraktivitas seperti biasanya,dan setiap minggunya ia harus memeriksakan keadaannya,Sekarang bapak dan ibu bisa menemui canda.
"Baik dokter terimakasih.
Ibu dan ayah itu pun masuk ke dalam ruangan tersebut.
"Sayang..kamu tidak apa apa?
"Canda gak apa apa bu,kapan canda bisa pulang yah? Canda gak suka rumah sakit.
"Iya sayang..kamu besok sudah bisa pulang.
Terlihat ayah dan ibunya saling menatap.
DU LIEST GERADE
The Heart Of Candra
JugendliteraturCandra adalah sesesok pria yg amat setia karna tulus cintanya terhadap canda,sehingga pengorbanan besar pun terjadi,canda yg sebelumnya meragukan ketulusan candra, akhirnya mengerti bahwa semua terjadi karnanya,candra memakai alat bantu berjalan itu...
