Bab 1

18 0 0
                                        

Pagi-pagi saat matahari sudah naik dan memancarkan sinarnya yang cerah, Aku mulai bersiap-siap untuk memulai hari-hari yang aku anggap biasa-biasa saja. Lebih tepatnya membosankan, karna ; aku menjalankan aktivitasku selalu sama dan benar-benar membosankan. Dan akupun. berteriak kepada ibuku, kalau aku akan segera berangkat kerja.

"Ibu ,aku pergi dulu!" dan ibu eva pun menjawab,"OKE".

''Mungkin aku akan pulang agak malam, karna hari ini pemilik toko sedang pergi, jadi hari aku yang bertanggung jawab pada toko Kaset film ini, Bye ibu".

Dan aku mulai melangkahkan kakiku keluar rumah dan akupun, mulai menurunin anak tangga kecil yang ada didepan rumahku, dan menggambil sepadaku yg aku taruh di sebelah rumahku.

Dan aku mulai menggayuh sepedaku yang sudah setiap hari kupakai ini.

AUTHOR:

Di sini Author akan menjelaskan sedikit keadaan karakter utama dan dimana dia tinggal, dan tolong jangan terlalu berkomentar negatif, karna Author sendiri masih penulis amatiran yang baru belajar menulis karna merasa bosan, dan ingin membuat sebuah cerita yang menarik.

Oke saya jelaskan . Karakter utama dalam cerita ini adalah Evalina Galina . Dia cuma anak yatim yang sudah kehilangan ayahnya saat masih kecil, karna ayah meninggal dalam kecelakaan kerja.

Dan dia hanya tinggal dengan ibunya lisa Galina. oh ya ibunya evalina ini adalah orang indonesia sedangkan Ayahnya evalina adalah orang italia. Sekarang evalina tinggal di sebuah kota di italia yang bernama kota Catania, dia hanya tinggal berdua dengan ibunya di kota itu. sedangkan semua kerabat ayahnya tinggal di Roma. Kalau semua kerabat ibunya tinggal di indonesia, disini evalina tidak terlalu punya banyak teman karna evalina sendiri termasuk anak yang kurang bergaul. Dan lebih suka menyendiri dan tenggelam dengan dunianya sendiri. Evalina sendiri sangat menyukai film-film atau cerita-cerita tentang dunia fantasi yang dimana ada kerajaan, sihir dan hewan-hewan ajaib, tapi bukan berarti evalina tidak memiliki sahabat dekat. Dia memiliki teman dekat yang bernama Katya, dia adalah satu-satunya teman dekat evalina , anak pemilik toko film, yang menjadi temanya saat evalina mulai berkerja paruh waktu di toko itu.

Author end

Setelah setengah jam mengedarai sepedanya, akhirnya dia sampai di depan toko film itu, dan meletakan sepedanya di tempat parkir sepeda. dan berjalan memasuki toko dan mengucapkan.

"Selamat pagi, apa ada datang barang hari ini".

Evalina memasuki toko dengan seyumnya yang ceria.

Dan saat itu yang menjaga tokonya adalah teman evalina yaitu: Katya

"Selamat pagi evalina" tersenyum membalas senyum evalina.

" hari ini kita ada kiriman film-film baru, yang baru saja, selesai tayang di bioskop kemarin. Dan film tersebut menjadi bestseller di sana". Mendegar itu evalina menjadi lebih bersemangat pagi itu, "apakah ayahmu akan pulang besok,? evalina bertanya kepada katya karna biasanya Katya tidak akan berada di toko sepagi ini. "ayahku akan pulang besok, setelah urusanya selesai menemani nenekku di rumah sakit". "oh begitu, jadi kau akan menemani aku menjaga toko kan sampai ayahmu kembali". Evalina menimpali perkataan Katya, "iya", Evalina tampak senang karna ada teman menggobrol, karna jika dia menjaga toko saat bersama ayahnya Katya, dia tidak akan bisa leluasa bercerita tentang film-film yang dia sukai, dan juga tidak akan merasa bosan.

Evalina mulai membongkar barang-barang yang baru saja datang , dan mulai merapikannya, dan memajangnya di toko dengan rapi sesuai gender film tersebut. Dan para customer pun mulai memasuki toko. Saat evalina merapikan baraang-barang sambil memperhatikan para pelanggannya, tiba-tiba Katya meleparnya dengan gumpalan kertar bekas, dan Evalina pun menoleh. Dan Katya pun hanya tersenyum sambil bola matanya melirik ke arah pintu toko. Evalina yang tidak mengerti pun, menggikuti arah lirikkan temannya itu. Dan saat evalina melihat kearah pandangan yang di tuju temanya sesosok pemuda berkaos hitam panjang.bercelana jeans, dan bersepatu kets berwarna putih memasuki toko, tingginya sekitar 180 cm, dengan kulit berwarna putih pucat khas seperti orang eropa pada umunya, dan wajahnya yang tampan bagai aktor-aktor film hollywood, dan rambutnya hitamnya. Dan yang paling membuat evalina dan temanya Katya terpesona adalah sepasang mata biru yang indah.

Pemuda itu mulai melihat-lihat, film-film yang di pajang di toko tersebut, Katya mulai mendekati evalina dan membisikan kata-kata, "laki-laki itu tampan sekali ya kan", evalina pun mengiyakan dengan senyum di bibirnya.

" menurutmu apa dia sudah punya pacar" kata-kata Katya bertanya pada evalina.

"mana ku tau" evalina menjawab.

"tapi kau juga penasaran kan Eva", panggilan Katya untuk evalina. "entahlah", evalina hanya tersenyum menjawab pertanyaan temannya itu. Pemuda itu telah mendapat film yang dia cari dan menuju kasir untuk membayar, dan saat itu Katya dan evalina sedang berada di belakang kasir, pemuda itu mendekat dan menggatakan "Hi" dengan senyum menawan, dan mulai bertanya berapa harganya. Evalina dan Katya pun yang sedang berada di kasir tidak bisa lepas dari wajah yang menggeluarkan senyum yang menawan hati. Setelah beberapa saat ,setelah pemuda itu membayar barang yang dia beli, dan menggucapkan terima kasih. pemuda itu mulai berjalan meninggalkan tokoh dan tidak lupa tersenyum kepada mereka berdua. Dan saat itu juga mereka berdua tampak senang kegirangan, karna jarang sekali mereka mendapat pelanggan yang sangat tampan,

" Kau seharusnya meminta nomornya", kata katya

"kau gila, mana berani aku meminta nomornya, kau kan tau. Aku sama sekali tidak bisa merayu laki-laki, apalagi pria tampan seperti dia."

"ah kau ini memang payah, kalau urusan tentang laki-laki," Katya menanggapi temannya ini.

Evalina hanya terseyum dengan kecut, Katya melihat temanya ini agak kasihan,karna dengan sifat yang di miliki temanya ini bagaimana dia akan memiliki pacar. Katya sampai geleng-geleng kepala.

"Sudahlah, kalau memang tadir mempertemukan ku dengan jodohku,pasti nanti juga ada laki-laki yang akan menjadi pacarku, hanya belum waktunya saja kan!.

Katya pun hanya mengiyakan kata-kata temanya ini, Seharian ini lumayan banyak pelanggan yang datang untuk membeli. Tapi itu tidaklah seramai saat hari libur, evalina mencari temanya Katya, dan saat itu evalina melihat temanya Katya memakai jaketnya.

"mau kemana kau Katya!, tanya evalina.

"Tiba-tiba temanku menelepon,katanya dia menyuruhku datang ke rumahnya menggabil pesanan, barang-barang yang aku minta belikan saat liburan ke Roma kemarin, tenang saja!, aku hanya keluar sebentar, apa kau ingin titip makan siang nanti, akan ku belikan saat jalan pulang toko, bagaimana?. Tanya Katya, evalina menggatakan OKE, dan Katya pun pergi.

Evalina pun duduk termenung, sambil memejabkan matanya, dia di dalam pikiranya seandainya saja jika dia terlahir di dunia dimana ada sihir dan hewan-hewan ajaib.dan kerajaan megah yang di penuhi oleh makhluk-makhluk ajaib. dan para penduduknya yang terbiasa menggunakan sihir dan benda-benda ajaib lainya. evalina berharap dia bisa berada di dunia itu dan menjadi seorang petualang yang bisa menggunakan sihir ajaib.








Evalina & Elf KingdomDonde viven las historias. Descúbrelo ahora