PART SATU

47 16 18
                                        


Hai hai👋👋
Semoga kalian sukaa sama cerita caca yang ini yaaa

Oh iya, jangan lupa vote dan vomennya yak😁
Babayyy🖤🖤

************
sepuluh gadis itu kini menuruni anak tangga dengan terburu buru, Hingga mengeluarkan bunyi Yang amat gemuruh.

Mereka adalah, Zahra alsafa, Aeera nandha wijaya, Gladys anatasya, Azkiya auryn, Bilqis claretta, Alesha almaira, Cika permata,agistia Nayla, sarah septia putri dan Sisy anaya.

Mereka pun pergi keruang makan untuk mengisi perut masing masing agar tidak lapar saat belajar nanti, saat memasuki ruang makan, mereka melihat seorang paruh bayah tengah duduk dengan tangan dilipat di dada dan menatap nyalang 10 gadis itu.

Sedangkan mereka hanya menunjukan deretan giginya dengan menggaruk tengkuknya Yang tak gatal.

"Sekarang, apa alesannya?" tanya wanita paruh bayah itu Yang bernama Jelita.

"Maaf bun, tadi kita lupa pasang alarm" lirih 10 gadis itu dengan memundukan kepalanya.

Sebenarnya Jelita ingin sekali memarahi mereka, namun apalah daya cantika jika mereka telah mengeluarkan jurus jitunya, ia tak bisa berkutik sama sekali.

"Hmmm, yaudah kalian sarapan Yang banyak, bunda mau siapin bekal kalian" kata cantika sembari melenggang pergi kedapur.

"Siap komandan" seru mereka dengan tangan hormat.

Jelita pun hanya terkekeh melihat tingkah mereka Yang, yaaaaa Begitulah....

"Huft, untung bun bun gak marah."   ucap Cici sembari bernapas lega.

" Lu sih raa gak pasang alarm." sahut Zahra sembari mengabil nasi beserta lauk pauknya.

"Gue lupa njir." ujar Aeera sembari menepuk jidatnya sendiri.

" Lagian lu pada juga kenapa gak pasang alarm?" tanya Alesha kepada teman temannya. "kalo gue sih udah jelas lupa,hehehe."

"gue juga lupa," jawab Agis.

" Udah udah gak usah berteman!, Yang jelas semuanya lupa!" ujar Sarah dengan tegas.

"Sarah memang Good," sahut Cika dengan mulut Yang masih mengunyah.

**********

Setelah mengisi perut masing masing mereka pun dengan segera menghampiri bunda Jelita Yang sedang mengemasi bekal bekal mereka.

"Bundaaaa, Kita berangkat dulu yaaa," ucap mereka secara bersamaan sembari menyalimi Jelita.

"Iya, hati hati,"

"Iyaaa bun," jawab mereka kompak.

Mereka pun duduk di sebuah halte untuk menunggu angkot lewat. tak lama kemudian Yang Ditunggu tunggu pun akhirnya datang.

Tak ada satu pun yang menaiki angkot tersebut, bukan karna tak ada penumpang, melainkan karna angkot itu sudah mereka sewa.

" Duh maaf ya neng lama," ucap Tukang angkot Yang bernama pak Nanang.

" Ngak kok pak, Kita juga baru nyampe," jawab sarah.

" Syukur atuhh, hayuk atuh geura naik," Perintah pak Nanang kepada merekaa.

Mereka pun dengan segera menaiki angkot tersebut,namun tidak dengan Sisy. yahhh Sisy tidak suka menaiki berbagai jenis mobil, termasuk angkot sekali pun.

"Ayok Cii cepetan naik" perintah Gladis sembari menuntun Sisy agar segera menaiki angkot

"Aku mau deket pintu" ucap Sisy dengan tangan menutupi hidungnya.

Mereka pun bergeser tempar duduk, mereka mengerti apa Yang dirasakan oleh sabahabatnya sisy, Sisy sudah dari kecil begitu. jadi, jika urusan angkot mereka harus mengalah untuk cici Yang imut, tapi kalo urusan Yang lain. Tidak bisa wkwkwk.

Setelah mereka menaiki angkot. Pak Nanang pun melajukan angkot itu dengan kecepatan sedang.

Angkot pak Nanang pun berhenti tepat di depan gerbang sekolah, Sisy langsung buru buru keluar.begitulah Sisy, naik terakhir keluar duluan, EH sumpah jan di ketawain yaa.

"Ini pak Cici bayar duluan" ucap Sisy sembari memberikan uang berwarna merah.

" Duh neng gak ada kembaliannya" tutur Pak Nanang kepada Sisy.

" Gak usah Pak," sahut Sisy kepada pak Nanang.

"Ini pak saya juga bayar,"ujar Bilqis,Sarah, Aeera, Zahra, Agis, Alesha, Cika, Kiya, dan Gladys secara bersaman sembari memberikan uang Yang sama seperti Cici, lalu mereka turun dari angkot Pak Nanang.

"Kita duluan ya Pak," ucap mereka sembari berlari kedalam sekolahan.

"Iya Neng, makasih banyak ya"  sahut Pak Nanang dengan melambai lambaikan tangannya.

"Iya pak sama sama" jawab mereka dengan tetap berlari kedalam sekolahan.

******

SMA Rajawali adalah salah satu SMA Yang cukup terkenal didaerahnya, mulai dari gedungnyaa Yang megah, pasilitasnya Yang komplit dan jugaa bayarannya Yang cukup membuat orang orang pusing tujuh keliling, jadi rata rata Yang sekolah di SMA Rajawali hanya anak anak kelas atas.

Lalu bagaimana dengan Cika And the geng, apakah mereka sama seperti Yang lain?masuk dengan menggunakan biaya? Atau beasiswa? Atau mungkin ada Yang lain??

wah ginama? temen temen ada yang tau gak??
Masih penasaran??
Yukk ikutin terus kisah mereka, jangan sampai ketinggalan yaaa👋👋

Salam sayang dari Cika And the geng, ups🤭
Dari caca maksudnyaaa😂😂
Dadahhhh👋👋🖤❤

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 01, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Manusia perpus Where stories live. Discover now