I See You Mr.Alonso (prolog)

95 9 0
                                        

PS: Jadi sebelum kalian baca aku mau ngasih tau kalo cerita ini tuh berdasarkan sudut pandang cewek sebagai tokoh utama,jadi author POV atau blablabla POV tuh gak ada.

Jangan lupa buat vote ya

Selamat membaca:)

*****

Biasanya tak pakai minyak wangi
Biasanya tak suka begitu
Saya cemburu
Saya curiga
Takutnya ada main di sana

Buku Bahasa Inggris tebal itu berhasil mengenai wajah Gilang.

Anna sang pelaku pun tertawa keras melihat lemparannya berhasil,tidak sia sia dia memiliki pacar kapten tim basket.

"Annabelle Sialan,gue laporin ke kevan Lo ntar" ucap Gilang langsung berjalan keluar kelas,Aku duga Dia pasti pergi kelas di seberang lapangan basket.

Aku tertawa melihat wajah Anna yang panik,begitu pula dengan Bila Dan Gisel yang duduk di meja yang sama dengan ku.

"Mampus Lo Ann,di marahin kevan" Bila masih tertawa dan memanas manasi Anna.

"Kalain bertiga bukannya belain gue,malah ikut mojokin" Anna dengan wajah kesalnya ikut duduk di depan Bila.

Gisel yang berada di samping nya langsung menepuk pundak  Anna "Ann kalo Lo di putusin,kevannya buat gue aja,lumayan gue pulang pergi sekolah naik BMW" kami bertiga tertawa dengan keras kecuali Anna.

Dia masih frustasi mengingat pacarnya itu adalah orang yang sangat posesif.

"Menurut gue sih,sekarang Gilang pasti udah cerita nih sama si kevan" Aku semakin tertawa melihat wajah frustasi Anna. "Liat aja bentar lagi Anak Galderion bakal kesini" aku semakin puas memanas manasi Anna.

"Yee kalo anak Galderion ke sini berarti my bebeb Alan juga ke sini, inget Dar otomatis Aldy juga ada" Bila menatap ku dengan Senyum merekah nya.

Astaga aku lupa dengan ketua geng yang berhasil mencuri hati ku setahun yang lalu.

Dia Aldy Dinova Alonso dengan segala hal menarik dalam dirinya,Dingin dan tak tersentuh, terkadang aku merasa bodoh karena jatuh cinta kepada manusia cuek seperti dia.

"Mulai lagi deh,bucinnya Galderion episode keberapa nih?" Gisel menatap kami bertiga dengan muak,Di antara kami berempat hanya Gisel lah yang tidak tertarik dengan pesona Anak Galderion.

Tak lama setelah nya,Anak Galderion sudah berada di pintu kelas kami,Di depannya ada Aldy,Kevan dan Gilang di Sampingnya.

Anna mendesis dan mentap Gilang sinis,cowok itu terlihat senang karena teman-teman nya lebih banyak dari pada kami.

Aku hanya terfokus kepada wajah dingin itu,wajah dingin yang tak pernah memalingkan wajahnya dari pandangan lurus,bahkan hanya sekedar untuk melirik cewek yang menyapanya dia tidak pernah.

"Dar,Lo gak mau beraksi?" Bila berbicara dengan pelan di samping ku.

"Gak ah,banyak banget anak buahnya tuh" aku mendelikkan bahu tapi tetap terfokus pada mata tajam yang tak pernah melirik ku itu.

Sudah setahun semenjak aku terang terangan mengejar sang ketua Geng,Tapi tak kunjung mendapat balasan dari Aldy.

Aku sudah bilang kan,dia itu terlalu dingin dan susah di gapai.

"Banci Lo Lang,beraninya bawa pasukan" Itu Gisel yang bersuara,jangan harap Anna akan buka mulut sekarang karena pawang nya sedang ada di sini.

"Hai Alan,temenin aku ke kantin ya?" Bila berdiri dan mendekat ke Alan yang langsung tersenyum dan merangkul gadisnya itu.

Bisakah Aku iri? Pasti sangat bahagia menjadi Bila,Alan di mataku itu adalah seorang laki-laki yang sangat peka,dan dia juga baik, apalagi sama teman-teman nya Bila.

"Dar gak mau ikut?" Bila menatap Alan lalu menatap ku,Aku bingung harus menjawab apa,dan kenapa semua anak anak Galderion menatap ke arahku.

Hey!urusan mereka kan sama Anna.

"Ntar deh Gue ke kantinnya kalo Aldy yang ngajak" tersenyum setelahnya,dan tiba tiba cie cie an datang dari anak-anak Galderion lainnya.

"Ciee Dara ngode Mulu,di pekain mah kagak" itu Vero,dia berdiri tepat di belakang Aldy,yang hanya memasang wajah malasnya.

"Peka dong Dy, Gak usah jual mahal gitu lah,kasian tuh neng Dara nya" kini Alan yang bersuara.

Aku memang cukup akrab dengan anak anak Galderion,tapi tidak semua,hanyak dengan pacar teman teman ku saja,karena kita sering ngumpul bareng dan mungkin karena sering ketemu itu juga aku bisa suka sama ketua mereka.

"Udahlah Dar,ngapain masih naro harapan sama es serut bernyawa gini,mending sama gue ayo" Alex maju dan mendekat ke arah ku berniat mengajak ke kantin " Lo mau makan apa Dar? Ntar gue yang bayar" ujar nya lagi.

"Kan tadi gue udah bilang, kekantin nya harus bareng Aldy,iya kan Al?" Aku masih terus memasang senyum termanis ku, berharap Aldy akan luluh,namun naas nya,itu tidak mungkin terjadi.

"Udah deh Drama nya bikin gue pengen muntah,ayo Dar kita cabut,nggak usah buang-buang waktu buat hal yang nggak penting" Gisell menarik tangan ku,dia memang temanku yang paling menentang perjuangan ku mengejar Aldy, bukannya tidak suka,dia hanya muak melihat Aldy selalu cuek kepadaku.

"Bentar sel" aku berhenti tepat di depan Aldy yang masih memasang ekspresi datar nya,Aku benar benar jatuh dengan cowok pelit ekspresi ini.

"Al? Beneran nggak mau bareng kekantinnya?" Aku mencoba merangkul lengannya,Aldy tidak pernah kasar ke cewek,jadi aku tidak takut akan di tampar setelah ini,karena itu tidak mungkin.

"Udah lah Dar,sama gue aja,Aldy lagi PMS Dar" Ujar Alex yang berhasil membuat anak Galderion yang lain tertawa.

"Udah ayo Dar" Gisell kembali menarik tangan ku "Al?beneran nih gak mau?" Ujar ku masih berusaha membujuk Aldy.

Bukannya membalas seorang Aldy itu hanya mendengus kasar lalu pergi dari kelas entah kemana,Dan setelahnya anak-anak Galderion yang lainnya pun ikut keluar kelas mengikuti sang ketua.

Alan dan Bila? Mereka berdua mungkin sudah pacaran di kantin.

Kau terlalu dingin dan Beku.
Sedangkan Aku? Hanyalah bara api yang segera menjadi Abu.
-AdaraFredelia-

*******

Gimana Gimana???

Prolog nya kepanjangan nggak sih??

Suka gak?????

Komen next di sini!!!!

Jangan lupa ajak temen temen kalian juga buat baca yaaaaa😂😂

Salam,

            Ibu Negara Galderion:)

Mr.Alonso Is M!NEStories to obsess over. Discover now