Happy Reading
"PARK CHANYEOL!"
Suara kecil itu melengking memenuhi hampir semua isi di dalam rumah, mengagetkan Chanyeol yang sedang duduk di ruang tamu men-scroll surat kabar elektrik di tabletnya, membuat namja tersebut terlonjak dan hampir menjatuhkan benda yang sedang dia pegang. Chanyeol menolehkan kepala ke arah pintu dan langsung menemukan sosok mungil istrinya tengah berjalan menghentak ke arahnya dengan ekspresi seperti ingin mengulitinya hidup-hidup. Mengerikan. Chanyeol menelan saliva kasar, ada apa gerangan?
"Apa yang kau katakan pada Jaehyun?" Pertanyaan Baekhyun dipenuhi oleh tuduhan, mata hazelnya menatap nyalang dengan kilat setajam pedang.
"Mengatakan apa?" Balas Chanyeol tidak mengerti. Jika ditanya apa saja yang dia bicarakan dengan Jaehyun, tentu saja jawabannya 'Banyak'. Mereka 'kan ayah dan anak, selalu bertemu dan berinteraksi setiap hari.
Baekhyun mengetatkan geraham. Dia merebut tablet suaminya dan melemparkannya ke sisi kosong sofa lalu mengulurkan tangan untuk meraih kerah baju Chanyeol. Sekarang Baekhyun terlihat seperti preman sedang memeras dan mengancam korbannya.
"Jujur saja! Apa yang sudah kau katakan padanya?" Baekhyun masih memberikan tatapan mata pembunuh pada Chanyeol yang balas memandangnya dengan mata terbuka lebar.
"Mengatakan apa? Soal apa? Aku tidak mengerti maksudmu, Baek. Aku salah apa lagi? Anak itu bikin ulah apa lagi?" Chanyeol semakin kebingungan.
"Apa kalian membicarakan hal kotor?" Baekhyun masih menuduh tanpa melepaskan tangannya dari kerah baju Chanyeol.
"Hal kotor?" Ulang namja jangkung tersebut dan teringat pada beberapa obrolannya dengan Jaehyun mengenai kemalasan anak itu merapikan kamar serta kebiasaan joroknya yang memakai satu baju selama seminggu tanpa ganti.
"Apa yang kalian bicarakan? Mengakulah!" Baekhyun mendesak.
"Cuma masalah sepele. Memang ada apa, sih?" Chanyeol mulai hilang kesabaran, lehernya terasa sedikit sesak kerena cengkeraman istrinya yang sangat keras.
"Apa kalian menyinggung soal seks?"
Kali ini mata Chanyeol melebar maksimal.
"Apa maksudmu-" namja itu tergagap, memunculkan kilat curiga di mata Baekhyun. "Kenapa kami harus membicarakan hal seperti itu!?"
"Jangan bohong atau 'ku bunuh kau," ancam Baekhyun benar-benar marah. "Jaehyun masih 17 tahun dan kalau sampai dia 'tersesat', kita bercerai."
"Ya, Byun Baekhyun, jaga mulutmu!" Chanyeol memekik tidak suka.
"Makanya jawab yang jujur apa kau membicarakan soal seks dengan Jaehyun, hah!?" Baekhyun bertambah gondok.
"Tidak pernah!" Ujar Chanyeol tegas. "Anak itu tidak pernah mau terbuka padaku soal wanita. Dia bahkan tidak mau menyinggung tentang siapa yang dia sukai di sekolah."
"Benarkah?" Tanya Baekhyun sangsi.
"Untuk apa aku bohong? Aku tidak akan dapat uang kalaupun aku bohong," dengus Chanyeol sebal dituduh berkali-kali sebagai tersangka seperti itu. Baekhyun memang selalu berpihak di kubu Jaehyun tanpa peduli anak itu benar atau salah. Baekhyun terlalu memanjakan Jaehyun hingga kadang membuat Chanyeol seperti dianaktirikan.
"Lalu apa ini?" Baekhyun menunjukkan sebuah benda terbungkus plastik tepat di depan batang hidung suaminya, membuat mata lebar itu semakin lebar seolah hampir meloncat keluar dari tempatnya.
"Ini...!?" Chanyeol memekik sambil merebut benda yang dipegang Baekhyun dan memperhatikannya lebih seksama untuk memastikan penglihatannya tidak salah.
YOU ARE READING
Dumd Jaehyun [ ChanBaek x Jaehyun ]
FanfictionBaekhyun dan Chanyeol bingung, mengapa ada alat kontrasepsi didalam kamar anaknya. Chanyeol sebagai suami Baekhyun sebagai istri Jaehyun sebagai anak * Don't like don't read * * Chanbaek Area *
![Dumd Jaehyun [ ChanBaek x Jaehyun ]](https://img.wattpad.com/cover/225613155-64-k768903.jpg)