PROLOG

15 2 1
                                        

         dibawah langit malam dengan pancaran sinar redup rembulan, aku duduk di pinggiran sungai yang jernih airnya, hingga dapat memantulkan bayangku di atas permukaannya. keraguan dan segelintir kesedihan menggelayuti pikiran, aku disibukkan dengan sebuah pemikiran tentang....

 Merelakan, lebih rumit dibanding rumus hitungan pengedaran bumi di setiap tahunnya atau tak lebih mudah dari mengerjakan soal psikotes  dengan mata tertutup, namun hal ini yang menggalvanisasikan kesedihan ku  dalam menjalani hidup.

Kejadian retrospektif menggaung, memanggil pemutaran  memori kembali, lengkap dengan penembusan telaga terhadap sekatan netra yang membatasi,  pengorbanan pun tak lagi menjadi subsisi untuk menebus keabadian.

pola pikir makhluk sang raja yang dianugerahi akal sempurna telah membabi buta, seakan men takzimkan kekonyolan hingga kebiadaban.

namun ada yang lebih rumit dari  itu semua, yang dapat menyita pikiranku kapanpun ia mau, yang dapat membuatku merasakan perasaan yang berbeda, tak salah lagi , ia dikenal dengan sebutan 'CINTA'

perasaan yang umumnya dirasakan oleh remaja seusiaku, perasaan yang bisa saja memperbudak tuaannya, namun aku berusaha untuk tidak diperbudak olehnya..

berdebarnya jantung saat berada di dekat sosok yang di cintai telah menjadi hal yang lumrah bagi sebagian orang, tapi, ini hal yang asing bagiku, karna aku tak mengerti apa yang sedang kualami, keraguan demi keraguan terus menghampiri..

"APAKAH INI YANG NAMANYA CINTA?"

pertanyaan itu terus hadir dipikiranku tanpa adanya jawaban yang dapat menghilangkan keraguanku, hari hari ku jalani tanpa kepastian. 

namun aku takkan pernah bisa mendapatkan jawaban itu, sebelum aku meniti perjalanan yang penuh suka dan duka dan bisa menumpas keraguan yang selama ini ku pertanyakan tentang kepastiannya.

ini perjalananku, perjalanan mencari sejatinya cinta, perjalanan yang cukup berat bagiku, perjalanan yang masih dipertanyakan bagaimana akhirnya.....

namun aku berharap perjalanan ini menjadi pembuktian bahwa 'TAKDIR ITU ADALAH SKENARIO TUHAN YANG PALING INDAH' walau dibalut dengan kesedihan dan rumitnya perjalanan hidup..

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: May 02, 2020 ⏰

¡Añade esta historia a tu Biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

THE JOURNEY OF LOVEHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora