Hello Readers❤️
Happy Reading Ya!
***
☘️☘️☘️
Dengan susah payah untuk melarikan diri yang pada akhirnya pun jatuh tersungkur.
BRUKKK...
"Mau lari kemana anak manis?", Ucap Lelaki Tengil terhadap perempuan yang tadi ia kejar.
Perempuan itu bersusah payah untuk bangun namun lelaki tengil itu semakin dekat kearahnya. Lantaran ia tidak tahu harus bagaimana, saat ini ia hanya bisa berpasrah kepada Allah. Ia yakin Allah akan menolongnya.
"YaAllah tolong Unna", Lirih hatinya sambil memejamkan kedua bola matanya dalam-dalam.
"Manis banget sih bibir nya", Ucap Lelaki itu sembari mendekati bibirnya kearah bibir ranum perempuan itu. Saat hendak melayangkan kecupan manis terhadap perempuan yang sangat ia gemas kini aksinya terhenti saat ada seseorang yang menghajarnya dari arah belakang sehingga lelaki itu tersungkur.
"Brengsek lo!", Titah Seseorang yang berhasil melayangkan satu pukulan kepada lelaki itu hanya hitungan detik ia pun jatuh tersungkur tepat disamping perempuan yang gagal untuk ia rasakan sensasi nya.
"Aaaaakh...", Teriak perempuan itu.
Lelaki itupun menarik tangan perempuan yang ingin ia selamatkan.
"Diem dibelakang gue!", Jelasnya dengan mimik datar, perempuan itu mengangguk cepat sambil menahan takut yang saat ini sangat menggebu jantungnya.
"Sialan! Gosah jadi sok pahlawan kesiangan lo!", Ucap Lelaki itu bangkit dari jatuhnya dan berusaha melayangkan satu pukulan terhadap lawannya namun pukulan itu tidak tepat sasaran.
Hingga akhirnya terjadilah suatu perkelahian yang membuat perempuan itu cemas dengan ketakutan. Ia bingung apa yang harus ia lakukan, ia tidak tahu bagaimana menghentikan perkelahian itu. Ia hanya mematung menggenggam jari jemarinya dengan erat.
"Apa yang harus Unna lakuin YaAllah, Teriak gak ya", Lirih hatinya penuh kecemasan.
Bugh.. Satu pukulan melayang keras tepat sasaran diwajah lelaki yang sudah menyelamatkan Unna saat itu, yah perempuan itu bernama Unna. Sontak membuat Unna khawatir terhadap lelaki itu yang kini sudah jatuh tersungkur dengan darah segar yang mengalir disudut bibir manisnya. Unna memberanikan diri untuk berteriak meminta pertolongan.
"Tolonggg! Tolong!", Teriak Unna seakan membuat lelaki tengil itu lari terpontang panting.
Unna dengan sigap menghampiri lelaki itu, ya lelaki yang sudah bertaruh nyawa untuk menyelamatkan dirinya dari lelaki Tengil tadi.
"Ka-,kamu gapapa?", Ucapnya berusaha untuk membantu lelaki itu.
"Gue gapapa, mending lo cabut", Timpalnya dengan tatapan dingin kepada lawan bicaranya.
"Tapi itu luka kamu.. Aku..",
"Gue bilang cabut!", Tegas lelaki itu.
Unna hanya menunduk dengan tatapan iba "Makasih ya", Ucap Unna.
"Hm..", Lelaki itu bangkit dan hendak berlalu dari hadapan Unna namun langkahnya terhenti.
"Lain kali cari arah jalan yang ramai, jangan lewat tempat sepi kek gini", Timpalnya kemudian berlalu.
Unna hanya terdiam menatap lekat punggung lelaki itu hingga akhirnya melesat tak kelihatan lagi.
"Makasih YaAllah kau sudah datangkan penolong untuk menyelamatkan diri hamba", Lirihnya dan kemudian berlalu.
.
.
☘️☘️☘️
"Woi Dam!", Teriak sosok lelaki dipenghujung sana. Lelaki itu yang merasa namanya dipanggil hanya memutar kedua bola matanya malas.
"Hm.. Apa?",
"Tuh muka lo lebam kenapa?", Tanya Lelaki itu yang bernama Wira.
"Abis ngerampok", Ketusnya tanpa dosa.
"Anjir anak sultan ternyata bisa ngerampok juga", Ledek Wira yang hanya dibalas tatapan tajam oleh Adam.
Adam?
Yah benar Lelaki itu bernama Adam, lebih jelasnya Adam Zafri. Anak seorang CEO ternama di Jakarta, lelaki itu memiliki paras yang sangat tampan yang bisa dibilang siapa sih yang tidak akan menolak menjadi pasangan hidupnya sudah tampan, tajir kurang apa lagi coba? Kurang ajar aja yang kaga. Namun dibalik parasnya yang tampan itu ia memiliki karakter yang sangat sulit untuk ditebak terkadang bisa menjadi air, api, tanah, dan udara. (Udah berasa kek Avatar yak anjay wkwk oke balik lagi ke pengenalan ya gengs wkwk).
Ya begitulah sifat karakter yang Adam miliki, sulit untuk ditebak tapi lebih jelasnya ia memiliki sifat yang sangat dingin ya mungkin mengambil sifat air biar lebih adem gitu.
Adam anak Broken Home, kedua orangtuanya berpisah sejak usianya 10 tahun. Ibu Adam meninggalkan dirinya dan juga ayahnya karena ibunya lebih memilih lelaki lain dari pada ayah Adam yang jelas jelas sudah memiliki kedudukan sangat tinggi. Sejak itu Adam merasa hidupnya tidak terurus karena tidak ada yang memperhatikannya, ia hanya mendapatkan kasih sayang seorang Ayah namun tidak mendapatkan kasih sayang seorang Ibu. Hidup Adam berantakan sejak dirinya ditinggal oleh Ibunya, semenjak itu ia merasa bahwa hidupnya hanya sebatang kara karena Ayahnya terlalu sibuk dengan pekerjaannya lantaran tidak setiap saat memantau kegiatan putra semata wayangnya.
Wira mencoba untuk memastikan "Ini gue beneran tanya itu muka lo lebam kek gitu kenapa bangsat?", Ulang Wira.
Adam hanya mendengus malas "Abis nolongin orang. Puas lo!", Ketusnya sontak membuat kedua bola mata sahabat nya itu membulat.
"Hah? Demi apa lo? Yang bener aja gue ga salah denger? Seorang Adam yang kaga pernah mau perduli sama orang lain tiba-tiba nolongin orang? Kaga percaya gue", Ucap Wira remeh.
"Serah lo dah bangsat", Timpal Adam yang kemudian berlalu dari hadapan Wira.
"Woy anjir lo mau kemana, gue belom selesai ngomong bangsat!", Teriak Wira yang tak direspon sahabatnya itu.
"Mampus aja lo Dam Dam untung lo sahabat gue, kalo kaga udah gue bunuh lo", Gumam Wira.
°
°
°
Sorry kalo ceritanya absurd hehe:v
Jan lupa vote and coment dibawah👇
I Love You!❤️
YOU ARE READING
You Are Mine
RomancePerempuan aneh namun mampu membuatku terjatuh didalam dirinya yang begitu dalam. Siapa sebenarnya perempuan itu? Perempuan yang seakan membuat diri ini gila karenanya. Apakah aku mencintainya? Oh tentu tidak, itu sesuatu yang sangat mustahil didalam...
