-♥

46 1 0
                                        

Aku ingin menceritakan kisahku tentang seseorang yang kuanggap istimewa. Yang mewarnai masa putih abuku.

Ini adalah saatnya setelah sekian lama aku pendam, kini akan ku ceritakan. Fathurrochman,
aku biasa memanggilnya Fathur.

Maaf jika nanti apa yang ku tulis agak rancu, atau alurnya tak tentu, karena ada beberapa hal yang tak ku ingat dengan jelas.

Aku menulis sebab kau dan luka, seperti pesan yang tidak cukup berani namun harus tersampaikan demi mengutuhkan hati. Sampai ketika kau membaca tulisanku nanti. Kau akan tau aku
sudah baik baik saja.

Senin itu menjadi hari pertemuan sekaligus perkenalan antara aku dan kamu.

Mengenalmu secara tidak
sengaja dan menyukaimu dengan begitu tiba tiba.
Tanpa aku siap semua terjadi begitu saja. Selama kurang
lebih 2 tahun kamu adalah orang yang selalu aku banggakan.

Senin,22 Agustus 2018
Saat aku dan temanku sedang mengantri di toilet.
Karena bosan menunggu lama aku berbisik memulai
obrolan "Wall, anak Pramuka mah marancung nya wkwk" tanpa aku sadari tepat saat itu ada dua orang laki-laki yang berjalan kearah kami.

Mereka adalah teman Awalya dan juga anak Pramuka, pikir Awalya. Mungkin aku sedang membicarakan mereka nyatanya aku sama sekali tak tau kalau memang benar-benar
ada mereka saat itu.

Tanpa ada rasa malu Awalya berteriak memanggil salah satu nama mereka "Fathur!", salah seorang menoleh lalu awalya berkata "yeuh salam cenah" hahaha seketika mukaku memerah menahan malu yang
detik itu terjadi begitu saja, setelah kejadian itu aku , masih merasa biasa saja karena ya memang saat itu
aku dan Awalya hanya sedang bercanda.

Itu adalah hari pertama aku mengenal seseorang yang menjadi alasanku menulis. Kamu.

Ya selanjutnya, Aku baru sadar bahwa jadwal pelajaran kelasku dan kelasmu selalu berdekatan antara Lab simdig & Lab PM.

Karena hal itu Aku jadi penasaran, kucari tau semua tentangmu. Kebetulan teman
SMPku, Yanti dia satu kelas denganmu dan bisa dibilang juga teman dekatmu bukan?

Sejak saat itu Aku
cerita banyak hal tentangmu dan jujur bahwa Aku kagum pada teman sekelasnya, iya dia adalah Fathur, laki laki dingin pada masanya.

Semenjak saat itu aku jadi tau banyak hal tentangmu, sampai tau siapa saja yang pernah dekat denganmu.

Ya aku tau, salah satu wanita paling beruntung yang pernah kamu perjuangkan. Tapi dari cerita yang kutau
wanita itu tak membalas perasaanmu. Entahlah, mungkin aku berjuang untuk kamu dan kamu masih memperjuangkan wanita itu.

RAHASIA RASAWhere stories live. Discover now