Dentuman keras menghantam gadis yang sedang menangis.Ia tidak bisa berbicara ataupun membuka mulut.Menangis,menangis,dan menangis.Hanya itu yang dapat ia lakukan.Percuma mau minta tolong.Karena seluruh anggota keluarganya pun sama dengan orang tuanya.
Aqila Faranisa.Gadis berumur 13 tahun.Selalu di siksa oleh keluarganya sendiri.Tidak ada yang menyayangi nya selain dirinya sendiri.Terdengar sadis bukan?.Bahkan kedua orang tuanya pun tidak menganggap keberadaan nya.Setiap hari hanya cacian,hinaan,siksaan,tuduhan,dan penderitaan yang dia peroleh.Dia selalu menyendiri dan berdiam diri di kamar kesayangannya itu.Tidak ada pekerjaan apapun selain mengerjakan tugas dari sekolah dan menulis cerita tentang hidupnya.
Apakah Lala akan meneruskan dan memperjuangkankan hidupnya? Atau malah sebaliknya?
Simak kisah berikut ini!
------
Yeyy!! Ini cerita aku yang kedua yah setelah True Love semoga kalian suka loh endingnya hehehe
Kalo ada salah silahkan komen di kolom komentar yaa nnti aku perbaikin.
Kebahagian kalian adalah kebahagian ku juga wokwok🤪
Jangan lupa ⭐ nya:( dan commentnya yang banyak yaa jangann sungkannn😳
Oke siap.
Salam Gekgek🐓
Nadindra
YOU ARE READING
Lala
Teen FictionRasa sakit itu mengajarimu agar bisa lebih dewasa,lebih hati-hati dan jadi lebih baik lagi.Menangislah jika ingin menangis,bukan karena lemah,tapi menangis karena sudah berusaha kuat sekian lama.
