بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
🌸
🌸
Di pagi hari yang cerah aku sangat tergesa-gesa menuju kampus gedung G, karena 3 menit lagi jam pelajaran akan di mulai. Dalam hati aku sangat merutuki diri sendiri karena bisa bisanya aku telat sedangkan sebelumnya aku tidak pernah telat.
Gadis yang bernama Zulfa Nur Azizah itu sangat terburu buru menuju kelasnya, ketika di depan pintu kelasnya ternyata sudah ada dosen yang masuk. Dengan rasa takut akhirnya ia memberanikan diri untuk masuk.
"Assalamu'alaikum pak" setelah ia mengetuk pintu, tak lama munculah seorang dosen, "Maaf pak saya telat" sahutnya dengan menundukan kepala.
"Saya tahu kamu telat." dengan suara dinginnya, Zulfa hanya bisa menunduk tidak berani menjawabnya.
"Saya minta kamu berdiri di pojok dekat pintu sampai jam pelajaran saya habis." ucap dosen tersebut
"Tapi pak..." elak Zulfa
"Tidak ada tapi-tapian, masih untung saya tidak menghukum kamu di lapangan."
Dengan berat hati akhirnya Zulfa mengikuti perintah dosen yang menyebalkan itu menurutnya.
sebentar, itu dosen siapa ya kok aku baru lihat?Apa dia dosen baru pengganti pak Ahmad? Zulfa terus berargumen dengan dirinya sendiri.
Dosen baru kok galak, ketus, dingin banget lagi kaya batu es, Astagfirullah!! Zulfa istighfar dalam hati karena telah menjelekan orang lain walaupun dalam hati, ia berdo'a semoga Allah mengampuni kesalahannya.
Kringgg...
"Baik semuanya jam pelajaran saya sudah selesai, terimakasih, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh." ucap dosen tersebut
"Kamu silahkan duduk, dan jangan di ulangi kembali." ucapnya dingin
"Baik terimakasih pak." dengan kaki semopoyang akibat berdiri terlalu lama Zulfa menghampiri sahabatnya
"Kenapa kamu bisa telat si Fa?" ucap Rani sahabat Zulfa.
"Aku telat gara-gara nyari buku tugas fisika." keluhnya
"Astagfirullah Fa, emang ya kamu dari dulu ga berubah orangnya pelupa." Sahut Rani heran dengan kebiasaan sahabatnya.
Yang tadinya kelas begitu berisik menjadi hening seketika, karena dosen sudah memasuki kelas.
"Assalamu'alaikum semuanya." ucap dosen yang berumur kepala dua itu ketika memasuki ruangan.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh." sahut seisi kelas.
"Baik ibu minta sekarang juga kalian mengumpulkan tugas minggu kemarin yang ibu berikan."
Zulfa sangat lega, walaupun ia harus terlambat setidaknya ia bisa mengumpulkan tugas, jika tidak dia tidak tahu nasibnya Kedepan bagaimana, Ini semua karena kecerobohannya.
Kringgg...
"Sekian pelajaran dari ibu Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh."
Setelah menjawab salam dari dosen tersebut semua orang langsung menuju kantin, hanya tersisa Zulfa dan Rani. Mungkin karena sejak jam pelajaran tadi perut mereka sudah meronta ronta.
"Fa ke kantin yu, laper nih." ajak Rani pada Zulfa.
"Hmm... Gimana ya?" ia tampak berfikir karena ia sedang malas pergi ke kantin
"Ayolah Fa aku udah laper banget nih, kamu mau aku mati kelaperan?" bujuk Rani dengan muka memelas.
"Ada ada aja kamu Ra, yaudah ayo."
YOU ARE READING
pasangan halal
Teen FictionZulfa Nur Azizah wanita yang terlahir dari keluarga sederhana yang taat agama, memiliki sikap yang sopan, hati yang lembut, wajah yang cantik. ia selalu berdoa di sepertiga malam agar mendapatkan jodoh yang bisa membimbingnya ke yang lebih baik. Ada...
