#1

699 45 3
                                        


Budayakan untuk meninggalkan jejak!

And happy reading!






Terdapat seorang namja berpenampilan nerd dengan kacamata bulat yang bertengger di kedua mata indahnya. Namja tersebut terus berjalan melewati koridor sekolah, tak memperdulikan semua orang yang kini tengah memandang jijik kearahnya. Berbisik-bisik dengan kalimat-kalimat yang menusuk hatinya. Tapi namja itu tak perduli, toh dia bersekolah untuk belajar bukan?

"Hei nerd! Kenapa kau baru datang hah?! Cepat kerjakan tugas ku, sebentar lagi min ssaem akan masuk kelas."

"N-ne sunbaenim"

Itulah keseharian Jungkook jika di sekolah. Sesampainya di kelas, anak itu langsung disuruh mengerjakan tugas sunbaenya. Kim Taehyung. Namja yang berpenampilan sedikit urak-urakan, namun itu semua tidak menutupi ketampanannya. Ya Jungkook akui taehyung itu namja yang sangat tampan, bahkan dirinya sangat iri dengannya. Tersenyum miris. Bagaimana mungkin jungkook membandingkan dirinya dengan Kim Taehyung yang notabene-nya adalah namja yang sangat tampan dan populer di sekolahnya.

Jungkook pun langsung mengerjakan tugas taehyung dengan sangat teliti. Jika dilihat dari dekat, Jungkook sangat lah manis. Lihat bagaimana bibir Cherry itu terus menggerutu sebal karena selalu salah menyalin tugas sunbaenya.

Jika kalian bertanya, apakah Jungkook mempunyai teman di sekolahnya, jawabannya adalah ya. Dia mempunyai teman bambam namanya. Tetapi ia tidak masuk hari ini karena sakit.

Kriiingggg

Bel sudah berbunyi, tanda jika kelas sudah masuk jam pelajaran. Jungkook pun segera menghampiri Taehyung untuk memberikan bukunya.

"Taehyung Sunbae i-ini bukunya. Tugasmu sudah ku kerjakan" menunduk sopan lalu berjalan kembali ke tempat duduknya sebelum sebuah suara menghentikan langkahnya.

"Cih, dasar jalang. Tak usah sok sopan kepadaku. Aku tak kan luluh"

Menusuk? Tentu. Tetapi Jungkook lebih memilih abai, dan kembali ke tempat duduknya.























Jam istirahat pun tiba. Jungkook merasakan kepalanya sangat pusing. Dia pun memutuskan untuk tidak makan, dan berjalan menuju UKS untuk beristirahat.

"Aish kenapa kepalaku pusing sekali? Ingin pecah rasanya"

"Hei jalang"

Jungkook menatap seseorang yang memanggilnya tersebut dan oh tidak bisakah Jungkook istirahat sebentar? Tetapi apakah sunbaenya itu akan mengerti? Tentu saja...

"Kau mau kemana? Cepat pesankan aku makanan!"

"S-sunbae maaf tetapi kepalaku sangat pusing. Aku ingin beristirahat di uks apakah boleh—akhhh s-sunbae sakit" Jungkook merasakan sakit yang luar biasa di kepalanya, saat Taehyung menarik rambutnya paksa.

"Alasan! Kau ingin menghindari ku iya kan?! Dasar jalang! Aku tak mau tau kau harus pesankan aku makanan."

"Jalang"

"Rasakan, siapa suruh melawan Kim Taehyung"

"Lebih baik mati saja kau dasar nerd tidak tau malu"

Jungkook total abai dengan bisikan-bisikan di sekitarnya. Karena sungguh saat ini kepalanya sangatlah sakit. Karena dia tidak ingin membuat Taehyung marah, dan berakhir menyakitinya lagi. Maka dengan jalan tertatih iya menuju kantin dan memesankan makanan untuk Taehyung.

"Sunbae ini pesananmu, apakah aku boleh pergi sekarang?"

Menengok sekilas ke arah Jungkook. Taehyung menelisik wajah Jungkook dan... Sedikit pucat? Tetapi apa pedulinya?

"Ya, sana pergi jika kau disini nafsu makanku akan hilang"

Jungkook pun berjalan ke arah rooftop tidak lagi ke UKS, karena menurutnya rooftop sekolah adalah tempat paling nyaman untuk menenangkan batinnya sekarang.

"Hhhh kenapa hidupku seperti ini?"

Sambil menatap langit yang mendung tanda akan turunnya hujan, seolah langit tersebut tengah merasakan apa yang Jungkook rasakan sekarang. Tanpa ia sadari sebulir cairan bening jatuh dari kelopak mata indahnya. Jungkook menuangkan segala keluh kesahnya disana.

"Eomma, kenapa eomma pergi meninggalkan kookie h-hiks"

"Kookie lelah eomma, kookie ingin hidup seperti orang-orang yang selalu bahagia hiks" dan perlahan mata itu tertutup seiring hembusan angin yang menerpa wajah cantiknya.


















"Aish aku ketiduran, jam berapa in- astaga! Aku membolos pelajaran? Yak pabbo jungkookie"

Jungkook segera bergegas pergi ke kelas, sebelumnya iya ingin ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya yang sangatlah kacau akibat menangis tadi.

Jungkook melihat dirinya di pantulian kaca. "Hah apa yang kau harapkan Jungkook, mana ada orang yang ingin berteman dengan penampilamu yang seperti ini?"

Ia memutuskan untuk memasuki salah satu bilik toilet, dan saat ia ingin keluar- byurrrr

Basah.

Ya, ada seseorang yang sengaja menyiramnya dari atas.

"Hahahahah rasakan itu dasar jalang! Siapa suruh kau dekat-dekat dengan taehyung ku hah?!" Rambut Jungkook ditarik sangat kencang, rasanya sakit sekali.

"Irene Sunbae m-maaf, tetapi aku tidak mendekati T-taehyung Sunbae"

"Tutup mulutmu itu! Lalu kau mengira Taehyung yang mendekatimu begitu?! Cih jangan bermimpi!" Panas. Ya pipi Jungkook baru saja di tampar oleh Irene.

"Aku ingatkan sekali lagi. Jangan.dekati.taehyung! Atau aku tidak akan segan untuk membunuhmu" kepala Jungkook dihempaskan paksa hingga kepalanya membentur dinding cukup keras. Mengakibatkan kepalanya yang sedikit mengeluarkan darah. Dan detik itu juga, Jungkook tak sadarkan diri
















"Jungkook? Sudah bangun?"

"A-ah Yoonssaem, aku... Dimana?"

"Ah kau berada di UKS kook, penjaga sekolah yang menemukanmu terbaring di lantai dengan luka di kepalamu. Kau- apa ada yang melukaimu kook?" Tatapan Yoonssaem sangat lembut, hingga Jungkook luluh. Dia sangat merindukan eommanya. Tatapannya sama persis dengan eommanya.

Tanpa Jungkook sadari air matanya jatuh mengenai tangannya.

"Oh astaga Jungkook, kenapa menangis? Kau baik-baik saja?"

"A-ah ne ssaem saya baik-baik saja. Tadi saat di toilet, kookie tidak memperhatikan jalan, jadinya kookie menabrak dinding dan berakhir seperti ini hehe" tersenyum sambil menunjukan gigi kelincinya- ah manis sekali.

"Ahh begitu lain kali hati-hati kook, jangan seperti ini lagi. Aku khawatir"

"Ne ssaem, kookie izin pulang dulu ya. Sudah sore, terimakasih sudah merawat kookie"

"Hati-hati kook"



"Seberusaha apapun kau menyembunyikannya, kau tak kan bisa kook-ah. Aku tau semuanya yang sedang menerpamu sekarang."













TBC

























NERD | VKOOKMga kuwentong kahuhumalingan mo. Tumuklas ngayon