Chapter 1

16 0 0
                                        



klak, klak, klak.


Suara sepatu bersahutan menumbuk lantai vinyl dibawah sang soloist muda. Tampak para stylist bolak-balik bergiliran mengecek keadaan pakaian si laki-laki berambut legam. Menurutnya, sudah cukup rapi pakaian yang ia kenakan, tapi masih saja ada tangan di sana-sini sisi tubuhnya yang entah merapikan kekurangan yang tidak tampak olehnya.

"Tolong angkat tanganmu," Salah satu stylist berkata, mengapit peniti diantara bibirnya sambil menekuk bagian baju di samping kanannya.

Seongwoo menurut dan mengangkat kedua tangannya sekaligus, tidak ingin membuat sulit pekerjaan stylist-nya. Dia menyadari agak konyol juga posenya sekarang. Dia menatap lurus ke cermin, baru sepenuhnya fokus dengan apa yang stylistnya coba kenakan padanya.

Kaos hitam polos yang agak longgar di badannya dan celana bahan kulit yang cukup menampilkan kakinya yang jenjang.


Seperti ada yang kurang, batinnya.


Sebelum matanya terjatuh pada sebuah jaket kulit hitam yang dibawa oleh salah satu stylistnya agak di dekat tembok. Sudah pasti untuknya.


Nah, ini baru benar.


Mendadak seisi ruangannya diisi bisik-bisik, cukup untuk membuat si soloist penasaran. Ia menjulurkan kepala ke belakang. Tiga stylist di sekitarnya juga ikut menghentikan pekerjaannya, menoleh ke belakang.

Rentetan staff perempuan di sebelah bilik terdengar agak berteriak dan seperti terkesima.


Ada apa?


Pertanyaannya terjawab saat itu juga ketika terdengar suara langkah kaki yang ia rasa familiar dan laki-laki berambut biru terang, yang seingatnya selalu berwarna pirang pasir memasuki ruang yang sama dengannya. Sang laki-laki membungkuk menyapa seluruh stylist dengan senyum yang tidak pernah ia lepas.


Lama tak melihatmu.


Seongwoo hanya mematung, memperhatikan dari jauh orang yang baru datang itu. Ketika manik mata mereka bertemu, Seongwoo mengalihkan pandangannya dan berbalik ke cermin. Tidak dapat membalas tatapan si pria berambut biru. Padahal, di waktu itu juga pria tersebut mengangkat tangannya menyapa.

"Ah, hyung. Kau juga disini." Pria itu tersenyum manis, melambaikan tangannya semangat.

Seongwoo berbohong bila ia tidak merasakan jantungnya berdegup lebih cepat sekarang. Bodoh.

Ia pura-pura tidak sadar dan kemudian menatap cermin di depannya dan membalas senyum manis laki-laki tersebut. Ia malu dengan posisinya yang saat itu masih mengangkat kedua tangannya.

"Daniel. Sudah lama." Rasanya ada yang mengganjal di tenggorokannya. Tapi ia tetap tersenyum.

Daniel sontak tertawa cekikikan melihat hyung-nya yang masih dalam posisi terangkat tangannya.

"Hyung, tanganmu kenapa diangkat begitu?"


Masih saja polos, menyebalkan.


"Hei kau lihat kan ini bajuku sedang dirapikan." Belanya.

Daniel masih saja cekikikan, "Tapi itu lucu."

Pipi Seongwoo terasa panas tanpa ia duga. Karena malu, ia berujung mengerucutkan bibirnya. Tidak merespon perkataan si rambut biru yang masih saja tertawa. Receh. dasar.


"Aku ada di bilik sebelah ya, Hyung. Mampir kalau mau." Katanya, setelah tawanya mereda.

"Hngg." Ia melambai sambil tersenyum.


Iya, mungkin.


Daniel pergi meninggalkan ruangan Seongwoo ke bilik sebelahnya, ruang tunggunya. Mata Seongwoo memperhatikan punggung si pria berambut biru itu. Punggung kekar yang dahulu  ia biasa lihat, sekarang terlihat lebih kurus, walaupun tetap selebar yang ia ingat.


Pandangannya kini jatuh ke rambut biru terang pria tersebut.Ia bertanya-tanya, apakah motivasinya mewarnai rambutnya biru sekarang.


Garis-garis wajahnya juga jauh terlihat lebih tegas, tidak meninggalkan satupun tanda bahwa ia masih seorang remaja yang berkembang.


Daniel..... Terlihat lebih dewasa sekarang.


Meskipun senyum yang ia berikan tetap sama,


Seberapa banyak Daniel yang dulu Seongwoo kenal telah berubah?





******

maaf kalo aneh, ini pertamakali aku bikin fanfic.. xixi

-d

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 24, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

A breakTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang