Online Friends

10 1 0
                                        

   Saat itu, aku sedang online di e-mail. Tapi, aku hanya terdiam dan sesekali mengamati layar komputer. Ya, beberapa menit yang lalu aku memang mengirimi Leli, sahabat online ku disebuah e-mail. Sudah setahun ini aku tidak mendapat balasan darinya. Kali ini, aku bersikeras menunggu balasan darinya. Bayangkan saja! Setahun! Setahun ia tak membalas e-mail dariku.

  " Jangan mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

  " Jangan mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin. Bukankah masih banyak sahabat online lainnya? "celetuk kakakku yang dari tadi tertawa geli melihatku melamun. " Kalau komputernya sedang tidak dipakai, kakak pakai saja ya? " katanya sambil mengambil paksa komputer yang sedang aku pakai.

   "Eiiiitsss!" ucapku sambil menghalanginya dengan membentangkan kedua tanganku. "Sudah sana! Aku mau chatting" sambung ku.

   Kakakku pun akhirnya pergi ke kamarnya sambil mengambil buku diatas meja komputer.

   Leli. Aku mengenalnya bebarapa tahun yang lalu karena ketidaksengajaanku. Sebenernya waktu itu, aku berniat akan mengirimkan tugas kepada guru bahasa Indonesia ku, yang alamat emailnya mirip dengan Leli. Namun, ternyata aku salah mengirimnya, hingga keesokan harinya Leli membalas e-mail yang salah aku kirim itu.
.
.
____________________________
From     : Leli Sugita
To           : Lindawati
Subject :
____________________________

Wah! Pekerjaanmu bagus sekali. Tapi, apa maksud kamu mengirimkannya padaku?

____________________________
.
.
   Hihihi, aku malu sekali waktu itu. Ahkirnya, ku jelaskan semua kepadanya. Untung saja ia memaklumi nya. Lama kelamaan karena kami sering berkirim e-mail, kami pun bersahabat.

   Namun, sejak dari setahun yang lalu, aku tak pernah mendapatkan balasan e-mail darinya lagi. Dan aku tidak menyerah begitu saja. Setiap saat, aku selalu mengirimkan kabar kepadanya tentang kejadian-kejadian yang kualami, hal-hal menyebalkan yang membuatku marah, dan lain sebagainya. Ya, meski aku tahu bahwa ia tidak akan membalasnya. Hei! Kemana sih, Leli? gumamku dihati.

   Tiba-tiba, ada seseorang yang mengajakku chatting, tapi ia bukanlah Leli, melainkan Dewi. Dia adalah sahabat online ku yang lain. Ia sangat cerdas. Selalu mengabariku setiap ia berhasil meraih juara umum disekolahnya. Pastinya aku akan memberikan ucapan selamat kepadanya.
.
.
_____________________________
Dewi : Lin, apa kabar nih?
_____________________________
.
.
   Namun, aku mengacuhkannya. Aku sedang malas chatting hari ini. Entah kenapa, aku tidak tahu penyebabnya. Ya ampuuun! Leli, kamu kemana sih?

   Pulang sekolah, seperti biasanya, aku langsung online di komputer ku. Bergegas kubuka e-mail, dan seperti sebelumnya, tak kutemukan balasan e-mail Dati Leli! Ugh! Tapi, aku tak mempedulikannya. Aku kembali menulis e-mail untuk Leli. Kuceritakan kejadian yang kualami disekolah tadi.
.
.
_____________________________
From    : Lindawati
To         : Leli Sugita
Subject:
_____________________________

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Aug 26, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Online FriendsWhere stories live. Discover now