sekolah

36 2 0
                                        

SMA PELITA BANGSA

    Semua murid mulai berdatangan, sekolah yang awalnya sepi kini menjadi seperti pasar. Semua murid terutama kamu hawa menjerit histeris melihat kedatang cowok yang super ganteng, siapa coba yang nggak terpikat melihat ketampanannya berhidung mancung alis tebal gigi tingkik dan berlesung pipit.
  Yups siapa lagi kalo bukan MUHAMMAD RIVAL ALMUZDHAB keturunan arab-indo membuatnya sangat di sukai kaum hawa. Terdengar jeritan demi jeritan yang sangat memekan telingan rival. Untung saja ini sudah menjadi hal yang biasa bagi rival.
  Rival berjalan dengan santai namun tidak dengan wajahnya, wajahnya menunjukkan ketidak sukaan dengan wanita yang berada di sekelilingnya.

"Astaga rival ganteng bnget mntk id linenya dong" ucap gadis dengan histeris
"Val pacaran yok"
"Ival sayang"
"Rival nikah yok"
  "

Dalam hati rival "buset dah gue kalo lama lama di sini bisa mati mendadak"

Tiba tiba datang seorang laki tampan sambil melambaikan ke rival, rivalpun melihat ke arah suara tersebut dan benar sang dewa penyelamatnya datang.

"Woy kalian pergi dari sini atau mau gue panggil pak bambang " ucap dewa lantang
"Apasih pake acara ngadu segala" ucap salah satu gadis di kerumunan itu.

  Sebelum dewa melanjutkan omongannya tiba tiba ia di kejutkan dengan kedatangan pak bambang dan menepuk dinding dengan penggaris panjangnya.

"Semua masuk" ucap pak bambang sambil menepuk dinding menggunakan penggaris

Semua murid kocar kacir untuk bergegas masuk kekelas masing masing.

"Akhirnya sepi juga ya val" ucap dewa  dengan sambil mengelus dadanya
"Untung aja ada lo wa" timpal rival
"Kalian ngapain masih disini masuk ke kelas sekarang" ucap pak bambang sambil melotot
"Iya pak" Rival dan dewa bergegas ke kelasnya.

  *****

ting  .... ting ..... ting ....
 

"Yeee pulang"teriak semua murid yang berada seantero sekolah termasuk kelas rival. Saking kuatnya teriakan tersebut membuat rivak kaget dan langsung memukul meja dengan kuat sehingga menimbulkan bunyi yang kuat membuat semua murid kaget dan langsung diam.

"wee santay bro jangan ngegas langsung tinju meja gitu"ucap dewa yang juga kaget dengan perbuatan rival
"Gue juga kaget tau ga" jawab rival sambil membenarkan earphone miliknya
"Ada apa sih teriak teriak wa" timpal rival
"Pulang cepat keknya" jawab dewa dengan semangat 45
"Serius, yaudah ayok pulang" rivalpun berdiri dan meninggalkan dewa, saat di depan pintu rival berbalik lagi dan langsung duduk d mejanya.

Dewa bingung dan langsung bertanya "Loh lo napa balik lagi,katnya mau pulang" dewa berpikir sebentar dan langsung menjawab sendiri pertanyaanya
"Oh gue tahu pasti ada tempe kan" ucap dewa ngawur
"Apa sih  ga jelas" rival langsung memasukan earphonenya kedalam saku celananya.
"Sans bro gue tau kok, lu takut di makan sama wanita kurang belaiankan" ucap dewa yang menaikan alisnya

Rival hanya melihat sebentar ke arah dewa dan langsung melihat ke arah jendela, rival tak mendengar lagi suara jeritan ia pun bergegas keluar dari kelasnya menuju parkiran.

"Val tungguin gue" ucap dewa lalu mengejar rival

*****

menuju halalStories to obsess over. Discover now