Chapter Satu | Cewek Aneh

51 8 0
                                        

Bagian Satu

Mengagumi diam diam itu indah. Karena kata “memiliki” terkesan memaksa.

***

"Keina bangun!"

Sudah lama Amara berteriak dari luar kamar anaknya namun tetap tak ada sahutan

Krek

Dia membuka pintu kamar anak semata wayangnya, yang ternyata masih bergelung dengan alam bawah sadarnya

"Astaga anak ini!" ujarnya menggerutu

"Kei bangun ini hari pertama kamu masuk sekolah sayang"

"Bentar Ma, 5 menit lagi" gumamnya

"Kamu mau bangun jam berapa ha! Sekarang udah jam 06.20"

"Cepet bangun atau Mama siram kamu?!"

"Iya Ma, ini Kei bangun" dia duduk namun matanya masih terpejam

"Cepetan mandi Mama tunggu dibawah awas aja tidur lagi kamu, Mama seret ke kamar mandi!" Amara langsung keluar dari kamar anaknya tersebut

"Iya kanjeng Mami, ini Kei mandi" Ia berjalan gontai ke kamar mandi  sambil sesekali menguap

Setelah selesai mandi dan menggunakan seragam nya kei pun segera turun ke bawah untuk berpamitan kepada orang tuanya

"Pagi Pa, pagi Ma" Ia mencium satu persatu pipi kedua orang tuanya

"Pagi juga sayang" Jawab kedua orang tuanya

"Kamu mau sarapan dulu Kei?" tanya sang Mama

"Engga deh ma, Kei makan disekolah aja udah siang ini" Jawab kei sambil melihat arlojinya

"Salah siapa susah dibangunin?" Kesal amara

"Udah ya Mamaku sayang, Kei udah mau telat ini ngomelnya nanti aja" Kei pun menyalimi dan berpamitan pada kedua orang tuanya, dan pergi keluar rumah dengan terburu-buru

"KEI JANGAN NGEBUT BAWA MOTORNYA!!" teriak Mamanya

"IYA MA KALO INGET" Jawab kei sambil memakai helmnya, dia pun menghidupkan motornya dan pergi keluar rumahnya

Keina membawa motornya dengan kecepatan diatas rata-rata, dia tidak peduli dengan pengendara lain yang sedang berteriak padanya karena membawa motor seenak nya, yang dia pikirkan ialah tidak telat ke sekolahnya

Setibanya di sekolah, gerbang nya baru saja di tutup

"Yah pak, pak buka dong pak gerbangnya" mohon Kei

"Ga bisa neng, ini udah aturan sekolah" jawab pak satpam

"Pak, kan saya telat 2 menit doang"

"Tetep ga bisa neng, neng nunggu aja disini sampe petugas piket dateng kesini, saya permisi dulu ya neng" jawab pak satpam itu lalu pergi ke pos satpam

"YAH PAK, PAK BUKA DULU PINTUNYA!" teriak Kei

Dia menggerutu, karena kesal tidak berhasil membujuk satpam, dia duduk diatas motornya sambil menekuk wajahnya

"Heh lo, kesini!" panggil orang itu

"Gue?" dia menunjuk dirinya sendiri

"Yaiyalah siapa lagi selain lo disitu" jawab orang itu

Dia berjalan malas ke orang itu, dengan menatap orang itu datar

"Lo telat?" tanya orang itu

"Menurut lo?" jawab Kei malas

K E R EWhere stories live. Discover now