kokuhaku

90 6 1
                                        

(Always bakugou pov)

Haaaa....??? Apa yg barusan ia katakan??? Apa dia serius??. Omg dia mulai memegang tangan ku... Apa yg harus ku lakukan??, dan karna terlalu nerves aku mulai meledakan tangan nya yg sedang menggenggam ku, dan dia seketika mengaktif kan quirk nya demi melindungi tangan nya.

"Oi.. Apa yg kau lakukan bakugou?, its hurts you know" Aku hanya bisa diam dan aku baru sadar bahwa mukaku terasa panas "jadi bagaimana?" Dia mempertanyakan jawaba ku.

Omg.... Apa yg harus ku katakan?? Aku menundukan wajah ku dan dia mulai menggenggam ku lagi aku langsung tegang dan menatap nya hampir meledakan tangan ku lagi tapi  kirishima langsung menarik tangan ku "eits... No more blasting"

"Soo..." Dia mulai menuntut ku untuk menjawab pertanyaan nya

Lalu aku mulai membuka mulut ku tapi tidak ada suara yg keluar dari mulut ku jadi aku hanya kembali menunduk dan mengangguk pelan dan aku yakin muka ku sudah semerah tomat saat ini.

Aku menunggu kirishima untuk bereaksi seperti apa tapi ia hanya diam dan saat aku menatap mata nya ia hanya tersenyum pada ku, senyuman yg sangat lembut dengan mata yg berbinar seolah tidak percaya dengan jawaban ku, dan ia mulai menyentuh dagu ku dan menghapus jarak antara ia dan diriku dan mulai mebisikan sesuatu di kuping ku

"i love you..., and i want to hear that too from your lips bakugou" And start to kiss my cheek.

"I love you too kirishima" Dan ia seketika ngengecup bibirku dengan lembut, di sini di bawah langit malam yg tak begitu indah namun akan selalu ku ingat sampai kapan pun.

Dan ketika ia melepas ciuman nya aku mulai salah tingkah dan akhir nya aku berlari menuju kamar ku, aku mendengar suara teriakan kirishima yg sedang mengejar ku tapi aku tidak perduli karna aku sudah sangat malu,

Akhir nya ketika sampai pada kamar ku aku langsung menutupdan mengkonci nya untuk mencegah kirishima masuk, aku masih mengatur nafas ku sambil bersandar pada pintu dan suara kirishima kembali terdengar,

"Bakugou.... Apa kau di dalam" Dan terdengar bahwa napas nya juga tersenggal senggal karena berlari mengejar ku.

Aku hanya bisa menjawa "shut up and go away"

Aku pun mendengar tawa sebagai jawaban nya dan terdengar suara gesekan di pintu dan aku yakin ia telah duduk dan bersandar di pintu ku, "heyy.. I said go away"

"Hehehe aku sangat bahagia kau tau"
Aku hanya bisa diam dan duduk tepat di belakang nya dan sangat yakin bisa merasakan kehangatan punggung nya jika tidak terhalang oleh pintu, dan diam diam tersenyum karna merasa bahagia juga.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Mar 10, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

just for a whileWhere stories live. Discover now