"Entah kenapa seolah-olah takdir mempermainkannya"
-Zulfa Clarissa-
🌼🌼
Kita pasti tau, semua manusia pasti akan mendapatkan ujian dalam kehidupan,
Entah itu ujian keluarga, rumah tangga, persahabatan, dan bisa ujian dari semesta
Dan, kita tidak bisa mengelaknya, karena
Ujian itu diselesaikan
Bukan dihiraukan.
Tinggal kita sendiri, bagaimana menyelesaikan ujian tersebut.
Sampai dimana terdapat seorang gadis yang duduk didalam kamarnya, memandang lurus kedepan dengan tatapan kosong, selalu menguatkan hatinya untuk berusaha bisa tetap bangkit dari keterpurukannya, ia hanya bisa diam.
Dan hanya air mata lah yang berbicara, seakan-akan ia tak punya tenaga lagi untuk bersuara guna menyalahkan takdir atas apa yang terjadi padanya.
Sebut saja namanya Zulfa, tepatnya Zulfa Clarissa
Gadis yang dulunya ceria, ramah, berubah berbanding terbalik dengan sekarang,
Yang kita tahu keadaanlah yang membuat Zulfa seperti ini,
Sampai dimana terdengar suara ketukan pintu, tetapi Zulfa tetap menghiraukan ketukan tersebut,
Saat dimana pintu itu terbuka, munculah sosok pria yang selalu setia menemaninya.
Pria yang senantiasa menjadi tempat berkeluh kesah
Pria yang menjelma menjadi sosok orangtua
Pria yang selalu memberikan cinta dan kasih sayangnya.
Pria itu bernama Zaki Pangestu
Lebih tepatnya Zaki adalah kakaknya
Zaki kini sedang berjongkok di sisi ranjang Zulfa guna untuk menjajarkan tingginya dengan sang adik.
Zaki masih memandang lurus sang adik.
Sambil mengelus rambut hitam gelam milik Zulfa dan sesekali mengecupnya dengan singkat, seolah-olah menggambarkan betapa sayangnya Zaki dengan adik nya.
"Dek, abang udah masak buat makan malam kita, kita makan yuk, adek kan dari kemarin belum makan, abang gak mau entar adek sakit, adek makan ya". Ajak Zaki dengan suara lembut.
Tidak ada sahutan yang keluar dari bibir mungil tersebut.
Zulfa masih setia dengan keterdiamannya
Tatapan Zaki ke Zulfa mulai meredup
"Maafin abang, maafin abang yang gak bisa jaga adek, maafin abang yang gak becus ngurus adek,". lirih Zaki sambil memandang ke arah Zulfa
"Abang udah gagal dalam ngejalanin tanggung jawab yang Ayah sama Bunda perintahkan abang minta maaf". perau Zaki sambil meneteskan air mata,
Betapa sakitnya Zaki melihat keadaan adiknya seperti,
"Maaf, abang minta maaf, jangan hukum abang dengan cara kayak gini, abang gak kuat, jangan.. Jangan buat abang makin merasa gak becus buat jagain adek". lirih Zaki sambil memandang Zulfa
"Maaf".
"Maaf".
"Abang minta maaf". Ucap sekali lagi dengan sangat lirih
Zulfa menoleh ke arah Zaki sambil menangis,
"Abang gak salah, disini Zulfa yang salah,.." ucap Zulfa dengan segukan
"Kalau aja..., kalau aja Zulfa waktu itu nurut sama abang, keadaan pasti gak kayak gini, Zulfa gak akan hancur kayak sekarang". tangis Zulfa semakin menjadi
Tepat setelah Zulfa menyelesaikan ucapannya Zaki menarik Zulfa dalam dekapannya.
Memeluh erat-erat sang adik
Kedua-duanya menangis bersama, menyalurkan luka yang ada pada Zulfa.
Flashback on
"Bang, Zulfa mau keluar bentar ya ke tempat Fani dulu, mau ngambil barang yang ketinggalan kemarin". Ucap Zulfa
"Emang gak bisa besok aja dek ngambilnya, udah malam gini". Ucap Zaki sambil menunjuk jam tangannya yang tertera pukul 21.10
"Ya gak bisa bang harus sekarang, itu barangnya penting banget, Zulfa janji kalau udah ngambil barangnya, Zulfa langsung pulang".Ucap Zulfa dengan tatapan memohon
Zaki menghela nafas dengan kasar
"Yaudah abang izinin, tapi beneran ya langsung pulang, awas kalau mampir keluyuran,".Ucap Zaki nada ancaman
"Tapi maaf ya dek, abang gak bisa nganternya, soalnya ada ada kerjaan kantor banyak banget,.Ucap Zaki
"Iya iya, gak papa bang, ntar Zulfa naik taksi aja, dan Zulfa janji nanti langsung pulang dan gak keluyuran".Ucap Zulfa sambil mengangkat jari kelingkingnya
"Yaudah Zulfa pamit yaa, dadah abang". Pamit Zulfa
Zulfa berangkat dengan menaiki taksi, tiba-tiba dijalanan yang sepi, taksi yang ia tumpangi berhenti, Zulfa berdecak, pasalnya hari sudah semakin larut
"Maaf ya mbak, ban nya bocor, saya mau cari bengkel dulu ya mbak, mudah-mudahkan ada bengkel yang masih buka". Ujar sang sopir taksi
"Ya udah mas, gak papa, jangan lama-lama ya mas". Ucap Zulfa
Setelah 15 menit, sopir taksi tersebut belum datang juga, Zulfa mulai gelisah, dan panik
Saat dimana ada seseorang yang mengetuk kencang kaca pengemudi,
Zulfa tambah panik, pasalnya ia seorang diri disini, ditambah lagi, jalanan yang sangat sunyi
Tanpa disangka-sangka, orang tersebut membuka pintu pengemudi dan langsung menarik paksa Zulfa keluar
"Tolongg!!". teriak Zulfa histeris
"Lepasin gue, lo mau ngapain gue, lepasin". teriak Zulfa lagi
"Tolong". Teriak Zulfa lebih kencang
"Yang pastinya mau seneng-seneng dulu dong sama kamu dong cantik".Ucap orang tersebut dengan senyum smirk sambil mencolek dagu Zulfa.
Zulfa lagi-lagi ingin memberontak, tetapi tenaga Zulfa tidak cukup kuat untuk melepaskan cekalan tangan dari orang tersebut.
Aroma alkohol mulai menyeruak masuk ke hidung Zulfa. Setelah itu
Zulfa hanya bisa menangis dan pasrah
Sesuatu yang selama ini ia jaga,
Mahkota yang selama ini ia jaga
Rusak seketika dengan cara yang menjijikkan.
Flashback of
Zaki sangat prihatin dengan keadaan adiknya sekarang.
Andai saja Zaki sedikit lebih tegas untuk tidak mengizinkan keluar malam itu.
Andai saja Zaki yang mengantarkan Zulfa sampai tujuan,
Andai saja Zaki tidak egois atas berkas-berkas kantornya
Kalimat berandai-andai mengiang di fikiran Zaki
Tapi ini sudah terjadi
Nasi sudah menjadi bubur
Sekarang
Tugas Zaki sekarang hanya menyelamatkan Zulfa agar terus bangkit dari keterpurukan ini
Memberikan cinta dan kasih sayangnya sebagai seorang kakak.
Memberikan semngat untuk Zulfa agar bisa bangkit.
Ya hanya itu yang bisa Zaki lakukan untuk Zulfa
Aku mau cerita bentar yaa
Kan kamaren aku ngeriset hp aku kan, otomatis semua apk nya hilang, termasuk apk wattpad juga, sebelum aku ngeriset hp aku itu, aku udah bikin cerita Zulfa ini, eh pas udah masuk akun aku dulu lagi tiba2 cerita Zulfa hilang di akun ini, padahal ini akun lama,...hiks..
Jadinya aku nulis lagi,
Maaf bila ada typo yang bertebaran...
Jangan lupa vote dan komen yaa
Sampai jumpa lagii
Palembang, 25022020
YOU ARE READING
Zulfa
Teen FictionSpiritual🌸🌸🌸 Menceritakan tentang kehidupan Zulfa yang selalu mendapatkan ujian dengan bertubi-tubi Zulfa hanyalah gadis yang rapuh Sangat rapuh Berusaha membangun tameng untuk terlihat kuat Zulfa tidak mau terlihat lemah dihadapan orang-orang ya...
