.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Trus, sekarang apa yang Kakak lakukan?"
"Nggak ada. Kakak cuma bisa mengagumi."
"Salah, Kak."
Gadis itu mengerutkan dahinya tak paham.
"Seharusnya Kakak perbaiki diri Kakak. Tunjukkan bahwa Kakak itu cewek baik. Tapi bukan pencitraan. Harus real. Kalau dia cowok baik-baik, dia pasti datang dengan sendirinya. Yakin deh sama Allah."
.
.
.
.
YOU ARE READING
Just a Diary
RandomKumpulan tulisan random yang ditulis ketika gabut. Karena itu disebut 'just a diary'. Berisi beberapa persen pengalaman pribadi, perasaan pribadi, dan beberapa persen serbuk ajaib dari ibu peri. Lebih banyak bubuk ajaibnya tapi. ⚠⚠⚠⚠⚠ -Cerita cepat ...
