Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.

The Day We Met

21 0 0
                                        

??? POV

*sigh*... Hari pertama di mulai...

"Minghao-hyung!"
Aku mendengar seseorang memanggilku, ternyata itu Dino.

"Yah! Sudah berapa kali kubilang untuk memanggilku "The8-hyung". Kau terus saja memanggil dengan nama asliku..." ucapku.

"Hehehe... mianhe..." ucap Dino.

Ya, perkenalkan namaku Xu Minghao, panggil saja aku The8...
Dari mana aku dapat nama panggilan itu? Percayalah... aku pun tak tahu...
Aku pergi ke-Seoul dengan dua belas temanku untuk suatu urusan manager kami dengan "Pledis Entertaiment". Harusnya kami sedang mengadakan World Tour sekarang.yah... tapi setidaknya kami diberi waktu untuk jalan-jalan...

BRUKK

Ada seorang gadis berambut panjang berwarna coklat tidak sengaja menabrakku. Semua brosur yang dia bawa terjatuh berserakan.

"Ah! Mianhe..." ucapnya sambil membungkuk padaku lalu mengambil dan merapikan brosur-brosurnya.

"Yah! The8-hyung, gwenchana?" Tiba-tiba Vernon menghampiriku.

"Yah! Yoora-ssi, ada apa?" Lalu ada seorang gadis berambut pendek berwarna biru dengan strip hitam yang dikepang menghampiri gadis yang telah menabrakku tadi.

"Ah! Taehee-unnie... tadi aku menabrak orang..." ucap gadis yang bernama Yoora itu.

"Ah, jinjja?! Jeongmal mianhe..." ucap gadis yang bernama Taehee itu dan langsung membungkuk padaku.

"G-gwenchana..." hanya kata itu yang bisa ku keluarkan.

"Cha! Coba tadi kita tidak di tugaskan untuk menjemput kepala sekolah... Dia sedang asyik mengobrol dengan temannya, kita yang malah harus membawa semua brosur ini ke mobil..." ucap Taehee sambil berjalan pergi dengan Yoora.

Aku dan Vernon terdiam sejenak. Lalu aku melihat brosur yang tertinggal oleh gadis yang bernama yoora itu. Aku memungutnya.

"Ingin mencoba?" Tanyaku pada Vernon

Ops! Esta imagem não segue nossas diretrizes de conteúdo. Para continuar a publicação, tente removê-la ou carregar outra.

"Ingin mencoba?" Tanyaku pada Vernon.

"Nanti kita bicarakan pada yang lain" ucap Vernon sambil mengajakku kembali dengan yang lain.

YOORA POV

"Hahh... Sumpah tadi malu banget. Bisanya sih aku nggak liat ada orang" keluhku.

"Sudah, lupakan saja. Semua itu sudah berlalu..." ucap Taehee-unnie.

Taehee-unnie benar... Hal-hal seperti itu sudah berlalu, lupakan saja hal seperti itu...

"Unnie, siapa orang yang akan menemani guest pertama?" Tanyaku pada Taehee-unnie.

"Uhmm... kalo nggak salah aku dan kamu" jawab Taehee-unnie sambil menaruh brosur-brosur ke dalam mobil.

"Jadi anak OSIS itu ternyata ribet yah..." keluhku.

(SVT story) When We Met~~♡Histórias para pegar e não largar. Descubra agora