🌠Keluarga (Namakamu)🌠

34 2 0
                                        

✨✨✨

P

agi ini di kediaman keluarga (Namakamu) dibilangan komplek Andara, cukup ramai banyak keluarga yang semalam menginap disini termasuk Nenek dari Papah dan Mamahnya.

(Namakamu) adalah anak ke 2 dari 3 bersaudara, anak perempuan satu-satunya dari pasangan Farhan Ardhani dan Faradilla Azni. Papahnya merupakan CEO di perusahaan Ardhani Corps yang bergerak di bidang property dan Mamahnya adalah seorang guru biologi SMA di Sekolah (Namakamu) .

(Namakamu) punya Kakak laki-laki yang biasa dia panggil Bang Al, mereka berdua selisih 3 tahun saja dan (Namakamu) juga punya seorang Adik laki-laki yang manja bernama Arsen Akbar Ardhani biasa  (Namakamu) panggil Acen.  (Namakamu) dan adik nya selisih yang lumayan jauh yaitu 10 tahun.

(Namakamu) sekarang sudah kelas 3 SMA yang sebentar lagi akan meninggalkan masa putih abu-abunya hanya tinggal menunggu surat pengumuman kelulusan saja, dan sekarang sedang menikmati liburan dirumah saja karena keluarga mereka yang akan datang kerumahnya.

Dan sekarang para perempuan sedang duduk santaibdiruang keluarga. Dan para lelaki sedang duduk diteras halaman belakang rumah

"jadi kamu mau lanjut kuliah dimana Teh?" tanya Nenek dari Mamah yang biasa dipanggil eyang putri.

"hmm... Ga tau aku masih bingung mau daftar diuniversitas mana aja" jawabnya dengan bingung

"ko bingung sih emang kampus mana yang kamu pengenin atau diimpikan" tanya Mamah

"ya kalo universitas yang aku pengenin sih banyak hehehee"

"ya kamu seleksi dulu lah, mana-mana univ yang bagus terus pilih jurusan sesuai minat, kemampuan dan pasion kamu dimana? " kata Mamah

"iya mah nanti aku seleksi lagi univ mana aja yang aku pilih"

"iya sayang kita semua mah cuman bisa do'ain kamu, semoga bisa dapet univ impian kamu dan jurusan yang sesuai minat dan bakat kamu"ucap Nenek dari Papahnya yang biasa di panggil Oma.

Mengamin kan ucapan sang Oma "iya Aminn...Oma semoga nanti aku bisa dapet univ dan jurusan yang aku pengenin" dangan senyuman yang manis.

***

Menikmati suasana di pagi hari dengan duduk di kursi pinggir kolam berenang di halaman belakang rumah dengan ke dua anak lelakinya.

"gimana Bang kuliah di Harvad nya?" tanya Papah

Ya Bang Alvin adalah salah satu mahasiswa yang mendapatkan beasiswa S1 untuk kuliah di Harvad Univercity dan sekarang memasuki semester 4.

"ya gitu lah Pah mulai banyak nya tugas yang dikasih, ya aku sih santai aja lah kalo makin dipikiran malah nanti pusing stres juga selow lah" jawabnya dengan santai

"ya santai sih boleh tapi jangan kebablasan aja sih nanti makin numpuk terus ga kekejar dateline nya"

Meminum teh "terus kamu balik ke Amerika mau kapan?" tanya Papahnya lagi

"ya dua atau tiga mingguan lagi lah baru balik, terus Acen gimana sekolahnya? Pinter ga? " tanya Alvin ke Adik laki-lakinya yang sedang asik memainkan mobil remotnya.

Mengalihkan pandangannya ke Abang dan Papahnya yang sedang duduk "pinter lah" jawabnya dengan pede

"masa sihh.. " kata Alvin bermaksud meledek adik bungsunya, "yaudah ah aku mau masuk, mau ajak (Namakamu) jalan" lanjut Alvin

"yaudah sana tapi pulangnya jangan malem-malem" kata Papah.

"yaelah Pah ini aja masih pagi loh, lagian juga mau perginya entar sorean" ucap Alvin

"ya kirain mau pergi sekarang"

"Acen ikut dong bosen dirumah terus" kata Arsen setelah mendengar Abang dan Kakaknya akan pergi.

"ga ah ngapain ngajak kamu males" Kata Alvin, kemudian dia langsung masuk kedalam rumah dan langsung pergi ke ruang keluarga dimana para perempuan sedang bersantai disana dan sudah pasti adik perempuan nya juga ada di sana.

***
Disana (Namakamu) sedang duduk di single sofa sendirian Mamah, Eyang dan Oma nya sedang di dapur memasak makanan untuk makan siang mereka.

Duduk di bawah yang beralaskan karper bulu "Dek jalan yu kemana gitu" uxap Alvin

Mengalihkan pandangannya ke arah Abang nya "mau apaan sih? Kalo ke mall terus diteraktir apa aja sih aku mau, mau banget malah" ucapnya dengan senyum

"yee itu mah untung di kamu rugi di Abang"

"yaudah sana jalan aja sendirian ga usah ngajak-ngajak" dan langsung mengalihkan perhatiannya lagi ke hp nya

Menghela nafasnya sebelum mengiyakan keinginan sang adik "iya deh nanti Abang teraktir apa yang kamu mau" dan langsung disambut wajah sang Adik dengan senang, "tapi... ga boleh lebih dari 1 juta deal.. " mengulurkan tangannya untuk memberi kesepakatan.

Dengan wajah yang menimbangkan persyaratan tadi "hmmm... Oke deh deal" dan langsung menjabat tangan Abang nya menyetujui syarat yang Abang nya berikan.

"yaudah kalo gitu aku siap-siap dulu deh" dan akan pergi ke kamarnya. Tetapi langsung di cegah sang Abang "pergi nya ga sekarang juga kali" ucap Alvin

"ish... Bilang dong" dengan wajah yang kesal

"kan tadi udah bilang, lagian giliran ditraktir semangat banget"

"iyalah semangat orang aku ga akan ngeluarin uang aku"

Setelah itu mereka berdua sibuk dengan handphone mereka masing-masing.

***

Setelah makan siang tadi dan di lanjut shalat dzuhur berjamaah di mushollah yang ada dirumah ini, mereka langsung bergegas ke kamar masing-masing tapi para ibu masih saja di ruang keluarga sedang menyaksikan sinetron di layat tv, memang diruang keluarga ini sengaja di taruh televisi. Kalau Papah mereka sedang di ruang kerja maklum orang sibuk hari minggu masih aja tetep kerja walaupun dirumah.

***

Sore ini sesuai janji Bang Alvin sekarang (Namakamu) tengah bersiap-siap buat pergi dengan Abangnya itu dan sambil memikirkan apa saja yang akan dia minta nanti mumpung dibayarin ya walaupun ada syaratnya.

"Abang mana Mah? " tanya (Namakamu) ketika sudah sampai di lantai bawah dan tidak menemukan Abangnya yang ada hanya Mamah nya yang sedangvbaca majalah fasion.

Mengalihkan pandangannya ke anak perempuannya "ga tau Mamah belum liat Abang turun"

"ish... Gimana sih ngajakin jalan tapi belum turun"

"yaudah sana dari pada ngomel ga jelas mending kamu susulin Abang di kamarnya" suruh Mamah

Kemudian (Namakamu) langsung menaiki tangga lagi untuk ke kamar Abangnya yang berada di samping kamarnya juga.

Tok... Tok... Tok...
Dengan ketukan pintu yang lumayan keras "ABANG...KATANYA MAU PERGI, JADI GA SIH JANGAN PHP IN AKU YA.. " ucap (Namakamu) dengan teriak.

Clek..
"bisa ga, ga pake teriak gitu emang kamu kira Abang budeg apa" ucap Abangnya dengan kesal

"ya lagian orang aku udah turun ke bawah, Abangnya ga ada terus aku disuruh Mamah ke kamar Abang kan aku jadi bulak balik"

"siapa juga yang nyuruh kamu ke kamar Abang, kenapa juga ga nelfon" kemudian Alvin langsung berjalan menuruni anak tangga

"eh..eh..mau kemana Bang ko aku ditinggalin sih nyebelin banget" kemudian segera menyusul Abangnya.

***

"Mah Abang pamit dulu ya mau pergi nanti ya kita pulang nya paling lama jam 9 nan lah" pamit Alvin ke Mamahnya yang masih diruang keluarga.

"iya hati-hati jangan ngebut bawa mobilnya dan jagain juga adik kamu"

"iya Mah pasti yaudah Assalamualaikum" kemudian mencium tangan Mamah diikuti (Namakamu).

Kemudian mereka segera berjalan ke depan rumah dan segera menaiki mobil yang tadi sudah di panaskan mesinnya.

M E N C I N T A I - M U ❤Stories to obsess over. Discover now