BAB 1

78 6 0
                                        


    Sandra Arcelia itulah namaku, kerap orang-orang memanggilku Sandra atau pun Celia dan hanya satu orang yang memanggilku dengan nama yang berbeda yaitu Reyhan sahabat aku dari SD. Dia memanggilku dengan nama San dan aku pun memanggilnya dengan nama Rey itulah nama panggilan akrab dalam persahabatan kami. Dan tidak lupa juga aku masih memiliki satu sahabat namanya Yuni dia juga sahabat aku dari SD tapi Yuni tidak terlalu akrab dengan Rey. Sekarang kita bertiga berumur 18 tahun dan tepatnya kita bertiga duduk di bangku kelas 12 di mana orang-orang kerap menyebutnya dengan bangku SMA. Kita bertiga berbeda sekolah, lebih tepatnya aku bersekolah di SMAN 5 TANA TORAJA sedangkan Reyhan dan Yuni bersekolah di SMAN 4 TANA TORAJA tapi belum lama ini aku pindah sekolah dengan alasan penyakitku yang sering kambuh. Aku pindah ke SMAN 4 TANA TORAJA, sekolah di mana Yuni dan Reyhan berada.  Dan tepatnya hari ini sudah kurang lebih tiga bulan aku berada di sekolah itu.
                                      ....

    Alaram berbunyi, tandanya ini sudah pukul 05.00 tepatnya aku sudah harus bangun dan bersiap-siap agar tidak terlambat ke sekolah. Aku menyukai udara di rumahku pagi ini segarr bangat, ya walau pun sempat kedinginan saat mandi tadi tapi tak apalah yang penting sekarang aku sudah berpakaian rapi dan duduk manis di meja makan untuk sarapan.
“Tumben duluan dari kakak duduk di meja makan, biasanya jam seginikan kamu belum bangun?” ucap kakak ngeledek
Ya aku memiliki seorang kakak namanya kak Leon sekarang kak Leon sudah kuliah semester 3 dia itu pintar,ganteng, suka ngeledek aku, tapi walau pun begitu kakakku satu-satunya ini sangat menyayangi aku.
“Itu mah kemarin-kemarin kak sekarang Sandra udah berubah,” ucapku membalas ledekan kakak

“Palingan berubahnya cuma hari ini aja, besok-besok pasti kamu bakalan bangun kesiangan lagi,” ucap kak Leon ngeledek lagi

“Tidak bakalan kak, Sandra akan buktiin kalau Sandra sudah benar-benar berubah!” ucapku
Karena saking keasyikan ngeladeni ledekan kak Leon aku tak sadar kalau mama sudah ada di belakangku sekarang.

“Sudah-sudah jangan ribut meluluh! Sandra cepat makan nanti kamu kamu keburu lambat lagi kayak kemarin-kemarin, kamu tidak capek apa di hukum terus ngebersihin toilet dan menyapu halaman sekolah?” ucap mama

“Ya capeklah ma, mana ada orang yang tidak capek dihukum kayak begituan kek jadi cleaning service sekolah aja,” ucapku

“Ya makanya cepat makan supaya kamu tidak terlambat lagi!” ucap mama kembali menyuruhku cepat makan

“Iya-iya mam,” ucapku

    Sebenarnya awal kepindahanku ke SMAN 4 TANA TORAJA aku berharap bisa satu kelas dengan salah satu sahabatku Yuni di kelas XII MIA 1 atau Reyhan di kelas XII MIA 2. Tapi harapanku tidak terwujud aku di terimanya di kelas XII MIA 6 tapi meski begitu aku tetap senang karena teman-teman sekelasku baik dan cepat akrab dengan aku. Dan walaupun aku dan Yuni berbeda kelas tapi kelas kita tetap berdekatan kok jadi jam istrahat kita tetap bisa bareng-bareng ke kantin.
Pukul 07.00 aku baru sampai di sekolah. Dan aku pun segera melangkahkan kaki ke
kelas.
“Oh iya, aku lupa hari inikan giliran aku piket di kelas!” ucapku pada diri sendiri sambil berlari menuju kelas
Untung aja teman-teman piketku belum datang jadi aku masih bisa santai sedikit untuk menyapu hari ini.
07.30 bel berbunyi tanda waktu belajar telah dimulai. Namun, baru 30 menit berlalu sudah terasa sangat lama untukku dan di sinilah aku duduk manis di kursi sambil mendengarkan penjelasan ibu guru yang sedang mengajar kimia. Yah, walaupun aku mendengarkannya tapi belum tentu juga aku mengerti.

“Je’ kamu ngerti tidak apa yang ibu guru jelasin, kalau kamu ngerti nanti tolong ajari aku ya!” pintaku pada teman dudukku yang akrab kupanggil Jeje’

Persahabatanku yang  Hancur Karena CintaStories to obsess over. Discover now