"BAS!!! Lo bisa diem gak sih? Ganggu gue mulu tiap hari! Gak bosen?!"
Baskara Arjaya adalah cowok satu-satunya yang paling ngeselin segajad raya, paling ngga bisa diem, pokoknya tiap ketemu pasti bikin darah tinggi naik. Namun yang sering diganggu oleh Baskara hanya gadis yang sekarang mukanya sedang berapi-api bernama Aleta. Aleta sangat berharap Baskara cepat dikeluarkan dari sekolah karna ulah nakalnya yang tiap hari bikin guru pusing tujuh keliling, namun waktu yang ditunggu tak kunjung datang. Kelakuan jail Baskara hari ini adalah mengambil contekan yang dikerjakan oleh Aleta sengan susah payah. "Nggak dong beb, ini demi kebaikan lo juga. Lagian udah tau ulangan, ya belajar dong! Atau lo butuh guru private? Sini biar gue yang ngajarin."
Sial. Anjir kenapa sih dia harus sekolah?! Udah bagus bolos tiap hari. Duh, cowok sialan. Gerutu Aleta dalam hati. "Gak usah. Dasar sok pinter. Sekolah aja lo jarang. Gimana mau ngajarin gue?!" Nada suara Aleta semakin meninggi yang akibatnya satu kelas tiba-tiba hening. Tumben Aleta sekesal ini kalo dibercandaiin Baskara. "Lo dateng tamu ya? Galak banget kayak ibu kosan minta utang. Nih! Gue kasih contekan lo. Tapi besok-besok jangan harap gini lagi. Gue laporin guru lo baru nyahok."
Aleta mengambil kertas itu dengan keras sehingga menjadi robek. Mau buat ulang, ngga sempet karna bel masuk baru aja bunyi dan matematika adalah jam pertamanya hari ini. "Le, nih gue ada contekan. Buat lo aja." tawar si Dika tiba-tiba. Lalu Aleta menolaknya dan ia pasrah saja dengan hasilnya nanti. Ulangan matematika dengan tidak belajar sama sekali bukanlah apa-apa. Setidaknya Aleta hari ini harus siap ulangan.
Setelah itu, pak guru masuk dengan bertenteng map berwarna kuningnya yang tiap hari ia bawa. "Anak-anak Absen ganjil di dalam ya. Cepat yang lain keluar!!" serunya dengan tegas. Dan Aleta menarik nafas dengan kuat. Okay, gue pasti bisa.
Ulangan berjalan dengan hening. Ada yang menjawab dengan serius, mengorak orek berulang kali. Ada yang melamun melihat soal, siapa tau kejawab sendiri. Ada yang berdoa, semoga hasil ulangannya tetep baik walaupun jawabannya ngawur. Sedangkan Baskara, yang bernomer absen ganjil juga, melihat Aleta menjawab soal dengan serius dan Baskara tentunya akan mengumpul kertas kosong karna ia sama sekali tidak mengerti maksud soalnya apa. Eh tapi kali ini rasanya seru jika menjailkan guru mata duitan ini. Di kertas Baskara tertulis.
Maaf pak. Ini yang bisa jawab soal kayaknya yang cuma les di bimbel bapak aja deh. Latihan soal sama model ulangannya beda bgt. Pusing saya pak.
Lalu kertas itu langsung dikumpul dengan perasaan enteng dan membuat orang-orang yang di kelas melongo. "Woy Bas!! Pake dukun mana lo?! bisa jawab soal UN rasa ulangan?! Hebattt! Send Kj dong Bas." Teriak Bayu yang mengakibatkan yang lain berseru juga.
"Bagi dong Bas! Ini otak gue udah mau pecah buat ngerti soalnya doang sialan."
"Bass, tuker otak kuy?!"
Dan yang lainnya sampai membuat sang guru marah. "Anak-anak diam! Kamu! Baskara, keluar dari kelas sekarang juga!" Baskara yang disuruh keluar, dengan senang hati melangkahkan kaki menuju Kantin. Pas banget perutnya dari kemarin belum makan.
: Mooners
Sekarang sudah waktunya istirahat setelah melewati pelajaran matematika dan bahasa indonesia. Aleta sedang makan bakso favoritenya bersama geng acikiwirnya. "Asli sih tadi pas ulangan, gue jawab pake angka suka-suka gue aja. Males banget seriusin ulangan dia." Ucap Aqilla dengan nada beneran pasrah. Padahal aslinya, sepasrah-pasrahnya Aqilla tetep aja nilai matik dapetnya 8.
"Peh jangan merendah gitu Qil. Capek banget gue kalo ternyata nilai lo tetep aja tinggi daripada gue." Ucap Elvina sambil mengaduk-aduk kuah baksonya yang tinggal sedikit. Elvina atau lebih akrab dipanggil Pina ini emang dasarnya kurang banget di akademik. Sedangkan, non akademik, Pina tetep juaranya.
YOU ARE READING
MOONERS
Teen Fiction"Introvert adalah orang yang menikmati dan menyukai kesendirian, tertutup, dan pendiam. Jarang berbicara dan bisa menjadi pendengar yang baik. Lebih suka menyendiri di rumah daripada berkumpul dengan orang lain. Walaupun ngga semua orang Introvert k...
