Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.

Chapter 1

20 0 0
                                        

"Ran... Buruan , semua orang sudah ke aula "

Kata seseorang dari luar bilik toilet

" iya, sebentar Amel "
Ran segera keluar dari dalam bilik toilet

"kalian masi di sini? " tanya seseorang yang baru saja masuk , lulu menghampiri Ran Dan Amel

"Tau nih si Ran, olala baby bedak ku, " Amel mengambil bedak dari dalam tas nya lalu memakainya di wajah nya,

"dasar si amel" Ran memutar bola matanya malas, melihat kebiasaan sahabatnya itu.

"kalian berdua tak ingin terlambat bukan ?"

seketika Ran dan amel terlonjak dan mempercepat gerakan mereka.

mereka bertiga mepercepat langkah kaki mereka , melewati koridor yang sudah terlihat sunyi karena semua penghuninya sudah berkumpul di aula utama, tak lupa amel yang tidak berhenti mengeluh dan mengoceh membuat telinga Ran dan gina rasanya sudah mau pecah.

"mel mel si meong yang cantik nya sejagat , diam dikit kenapa sih bawel banget "

Ran memutar bola matanya jengah

" olala baby rann... Pliess dehh berhenti panggil aku meong, ngga lucu tau "balas amel sambil memoleskan bedak yang sedari tadi di pegangnya.

"kalian berdua ini kapan dewasanya sih, kita nih udah mau lulus. Tingkah kalian seperti bocah saja "

marah gina kepada kedua sahabatnya itu , dengan kompak mereka menjawab " iya iya Gina sayang/iya iya Gina sayang "

tanpa aba aba keduanya saling bertatapan dan tertawa sejadi jadinya memecahkan keheningan yang ada di koridor. Gina yang memiliki nama lengkap Gina Alterio hanya menepuk jidat nya melihat tingkah sahabatnya itu.

.

.

.

.

1 jam sudah berlalu, terlihat semua orang sedang gelisah dan gugup menunggu pengumuman hasil kelulusan yang akan di tempel kan di mading sekolah ,

"guys aku takut nih "ucap amel sambil melihat kedua temanya , dia tidak bisa menyembunyikan rasa takutnya begitu pun Ran dan Gina

" aku yakin kita bertiga pasti lulus, pasti " sambung kirana

"olala baby rann aku yakin kamu pasti lulus, secara kamu tuh murid legend di sekolah kita " perkataan amel membuat perasaan kirana merasa tidak enak

" aku yakin mel kamu juga akan lulus , kita bertiga pasti lulus mel gin "

tak henti hentinya kirana menyemangati kedua sahabatnya itu sambil memegang kedua tangan mereka dan menatap satu persatu mata mereka berharap keyakinan yang ia miliki sekarang bisa tertular kepada sahabatnya .

"iya mel, aku setuju sama ran " tamba gina.
.

.

.

.

Begitu guru keluar dari dalam kantor dan siap siap menempel selembar demi selembar kertas yang di yakini bahwa itu hasil kelulusan murid kelas dua belas SMA xxx sekolah yang paling bergengsi di negara mereka ,

semua siswa menunggu guru mereka selesai melakukan tugasnya setelahnya tampa ba bi bu semuanya berhabur mengelilingi setiap mading yg di tempelkan kertas tersebut , sehingga membuat Ran dan sahabatnya tidak kebagian tempat

" hey! Lihat Richelle Ranlisya dari kelas XII Fisika menjadi lulusan terbaik "

seru salah satu murid yang suaranya sampai ke belakan dimana tempat Ran dan sahabatnya berada ,

the strong young momHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora