We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Subuh #1

1 0 0
                                        

Tiap melangkah keluar rumah menuju musholla kuanggap inilah perjalanan isra'ku menuju satu tujuan awal yang suci. Berkumpul bersama orang2 yang mensucikan diri, bersama menghadap Maha Suci.

Dalam Bouraq yang bersiap, kami bertakbir bersama, menyerukan keagungan Allah, betapa anugerah hidup begitu besar hingga kuberjanji bahwa sholat ini, hidup ini, dan kematian ini hanya ditujukan untuk menganggungkan Allah. Saat itulah aku mulai naik ke langit, menembus batas raga memasuki atmosfir, ruang angkasa, melewati planet, bulan dan matahari, menembus gugusan bintang, galaxi dan sampailah di Pintu-Mu. Kumenunduk hormat dengan segala hormat. Kubersujud hikmat, meletakkan segala kemuliaan dunia di bawah keagungan-Nya, bahwa yang layak disembah adalah Allah, tiada kebesaran lain yang setara untuk diperjuangkan selain dari pada-Nya. Kuingat dalam dudukku, saat mungkin aku berkuasa akan kerajaan di dunia, lalu ku jatuhkan diri lagi dalam pernyataan keagungan-Nya. Terakhir, pintu terbuka dan kuucap salam, betapa dekat Engkau menyambutku. Semoga keselamatan padaku, kata-Mu sebagaimana rahmat-Ku untuk kekasih-Ku Muhammad dan Ibrahim, dua pengabar berita gembira bagi manusia. Kuakhiri dengan salam, menatap saudara2ku seiman yang akan kujumpa lagi nanti di bumi, mereka yang mungkin akan bertemu lagi dalam usaha. Namun tetap dalam jalinan kasih mesra-Mu. Kami turun perlahan dan mulai lagi bersebaran di muka bumi mencari keridlaan-Mu.

Xpancur, 271219

Quote of the morning Stories to obsess over. Discover now