"AAAAA...BUNDAAAA" teriak LUNA AMANDA .
"kamu kenapa sayang" bunda luna mendengar teriakan luna pun panik dan langsung ke kamar luna,dia TIARA ADICAHYA .
"Aku mimpi buruk bun" luna menggigit selimut.
"Coba kamu ceritain ke bunda" tiara memeluk luna.
"Jadi tadi itu aku mimpi ada cowok sama cewek lagi berduaan,cowok sama cewek itu masih SMA dan 1 sekolah. Mereka pacaran,cewek nya kan ultah,cowoknya mau kasih hadiah ternyata hadiahnya itu si cowok ngelamar si cewek tapi ayah si cewek ga setuju,akhirnya si cowok bilang kalau si cewek udah hamil padahal enggak. Terus kedua orang tua mereka semuanya kaget,ibu si cewek juga pingsan,pas pingsan si cowok sama si cewek malah pergi. Pas di perjalanan tiba-tiba ada mobil yg nabrak motor mereka,akhirnya mereka kecelakaan terus meninggal bun,aku takut bunda,mimpi ini selalu datang ,aku gatau kenapa" luna memeluk bundanya.
"Sudah-sudah mungkin ini bunga tidur,kamu lanjutin tidur lagi ajah,jangan takut kan disini ada bunda" tiara mengelus-elus pundak luna.
"Bunda tidur sama aku ajah ya bun,aku masih takut" ucap luna.
"Iyaiya bunda tidur disini,yaudah yuk tidur" tiara menyelimuti luna dan tidur bersama luna.
***
"Lunaa..bangun nak sudah pagi nih" tiara membuka gorden kamar luna.
"Nghhh...udah jam berapa bun" luna duduk.
"Udah jam lima nih kamu mandi sanah,ibu mau masak dulu" tiara berjalan menuju dapur.
"Iya bun" lena berjalan menuju kamar mandi.
Setelah beberapa menit,luna berteriak memanggil bundanya.
"BUNDAA..BUNDA..." teriak luna,tiara yang mendengar anaknya teriak² memanggilnya pun,langsung menuju kamar luna.
"Ada apa lunaa,pagi-pagi udah teriak²" ucap tiara.
"Bun aku lupa bawa handuk hehe,tolong ambilin dong bun" ucap luna sambil cengengesan.
"Kamu ini,kebiasaan handuk ga dibawa pas mandi, ini handuk di taruh kamar mandi ajah biar ga lupa, dasar ceroboh" oceh tiara tapi tetap saja mengambilkan handuk untuk luna.
"Makasih bunda ku sayang,maaf deh lain kali ga ceroboh lagi,maaf yahhh" luna keluar dri kamar mandi.
"Iya bunda maafin,lain kali jangan di ulang lagi,udah cepetan kamu siap² bunda udah selesai masak" tiara pergi menuju meja makan.
"Ayahh mana bun" lena duduk di kursi meja makan.
"Tuh lagi ke sini" tiara menunjuk ayah luna.
"Selamat pagi semua,nungguin ayah yah" ayah luna duduk di kursi nya, dia BISMA KUSUMO .
"pagi yah,yee ayah pagi² udah geer" balas luna.
"Yee siapa yang geer,orang tadi ayah liat bunda nunjuk² ayah,pasti kalian lagi nungguin ayah yakan" goda bisma.
"Yaudah deh serah ayah,biar ayah seneng hehe" semua tertawa.
×××
Luna sekarang sudah sampai di sekolahnya yaitu Sma negri pelita. Yap itu sekolah luna,dari smp luna pengen banget sekolah disitu karena sekolah itu sekolah favorit. Seperti biasa luna menyalimi ayahnya sebelum masuk ke sekolahnya.
"Yah,luna sekolah dulu yah" luna menyalimi bisma.
"Iyaa,sanah belajar yg pinter jangan mikirin cowo yg sering kamu ceritain ke bunda" bisma mengecup kening luna dan menggodanya.
"Ishh ayah mah gitu siapa juga yg mikirin gema,gema itu cowo paling nyebelin di sekolah ini" lena membuka pintu mobil nya sambil kesal.
"Oh iya namanya gema yah,ayah lupa,udah sanah masuk belajar yg pinter,jangan marah dong" ucap bisma.
"Iyaaa yah,dahhh" luna dadah² kepada ayahnya.
Saat luna masuk,luna melewati parkiran motor dan mobil bagi mereka yg membawa kendaraan. Luna melihat ada GEMA IRHAM dan SETYO ARI. Yapp gema itu orang dibicarain ayah luna dan luna tadi, dan setyo itu sahabat gema. Gema itu musuh luna,gema selalu saja menggoda luna entah itu dimanapun. Bagi luna tiada hari tanpa gema.
"Hai luna pagi² udah makan belum nih" gema menyamai langkahnya dg luna.
"Hmm,udah" ucap luna cuek.
"Gimana nih udah suka belum sama gue" gema menghentikan langkah luna. Saat luna hendak menjawab tiba² SINTA PUSPITA datang dan langsung menggandeng luna untuk pergi ke kelasnya.
Tepat banget nih lo dateng uhh. Batin luna
Yeeyey sinta itu sahabat luna,sinta ga suka kalau luna itu deket² sama gema,sinta lebih suka kalau luna deket² sama RIO IKHSAN. Mau tau kenapa,karena rio itu ganteng. kalau kata sinta rio lebih ganteng daripada gema dan gema itu orangnya nyebelin,dan rusuh.
"Eh lagi sama gue juga lo rebut" teriak gema.
"Bodo amat ga penting" ucap sinta.
"Dasar mak lampir ganggu aja" teriak gema. Sinta yg mendengar itu pun bergegas menuju gema.
"Ngomong apa lo,ulangi coba" sinta menarik kerah baju gema.
"Eh eh ga ngomong apa² kok sumpah,lo salah denger kali" ucap gema sambil cengengesan.
"Udah lah sin,cowo payah itu mah,cowok kok takut si sama cewek" ucap luna.
"Nih ya lun gue ga takut kok sama sinta,tapi kan gue mau jaga image,masa iya cowok lawan cewek" ucap gema.
"Alahh tinggal ngomong kalau lo takut sama gue, yakan" teriak sinta.
"Ye sapa yg takut sama lo" gema berjalan meninggalkan sinta dan luna.
"Okee kalau gitu gue tantang lo buat tanding karate sama luna" ucap sinta. Gema yg mendengar itu langsung membalikkan badannnya menatap sinta dan luna yg sedang senyum sombong.
"Apa lo kata,gue suruh tanding sama luna,yg ada nanti lo kalah terus malu gimana" balas gema.
"Eh ma,lo gatau apa kalau luna itu juara karate nasional" bisik setyo.
"Ya tau lah makanya gue keringetan gini nih,jaga image lah biar dikiran cowo gentle" bisik gema.
"Yang ada nih,lo kalah sama gue,cowok payah" ucap luna.
"Udahh-udahh gue mau besok lo tanding sama luna di tempat latihan karate,ga boleh nolak,byee sampai besok" sinta dan luna pergi meninggalkan gema dan setyo.
"Gimana sih lu bro,lo mah kalah sama luna" ucap setyo.
"Ya ngga lah bro,nanti gelar most wanted gue mau dikemanain kalau gue kalah" ucap gema dengan keringat yg bercucuran.
Yap gays hari ini luna sekolah nih,luna terkenal dg gelar juara karate nya. Besok mau tanding sama gema,babak belur nih gema haha. Yups gays nantikan part 2. Kalian harus suka cerita ku ya hehe, ga maksa kok tapi harus wkwk,jan lupa vomen gengs.
Happpy reaaaaddingg gayyss:)
YOU ARE READING
Something Temporary
Teen Fiction"kita pulang aja yuk". "kita pulang kalau orang tua kita telpon kita,terus bilang setuju buat pernikahan kita". "Terus sekarang kita kemana?". " Jalan² aja dulu ". Baca kuy,kalau udah baca jangan lupa vomen,semoga kalian suka ceritanya ya. Harus...
