1.Dismissal

31 6 0
                                        

Have you ever felt that God is unfair to you?

Have you ever thought about ending this injustice?

after what I experienced, it was not that easy to end all this injustice

thank you for giving me this injustice

As 08.05

      Sinar matahari menusuk kedalam kelopak mata wanita di atas tempat tidur sehingga membuatnya terbangun dari alam mimpinya.

"Oh tuhan aku telat"

      Wanita tersebut berlari ke dalam kamar mandi yang ada di dalam kamarnya tersebut setelah menyambar handuk yang ada di samping depan pintu kamar mandi

     Setelah memakan waktu 15 menit untuk membersihkan diri, wanita tersebut secepat mungkin memakai pakaian untuk bekerja. Setelah selesai wanita tersebut berangkat menuju ke tempat dia bekerja sambil berlari agar cepat sampai di halte depan.

"Apakah bus yang biasa sudah lewat? Shit!"

     Setelah menunggu sekitar 10 menit tidak ada satupun bus yang lewat. Terpaksa wanita tersebut harus menggunakan taxi untuk menuju ke tempat bekerja.

Cafe ,09.15

     Wanita tersebut memasuki cafe dari pintu belakang yang hanya digunakan oleh para pegawai. Dan pada hari ini Dewi fortuna tidak berpihak kepada wanita tersebut karena atasannya sedang melakukan pengamatan pegawai yang dilakukan setiap satu bulan. Wanita tersebut berjalan dengan menunudukkan kepalanya.

"Emelly!"

Deg

     Wanita yang ternyata bernama emelly itu dengan pasti mendongakkan kepalanya dan menatap atasannya yang bertubuh gempal dan kepalanya yang plontos. Dengan keringat panas dingin yang keluar dari tubuhnya, sekuat tenaga agar dia tidak memaki atasannya tersebut.

"Yes, sir"

"Jam berapa ini! Setiap hari telat, apakah anda ingin saya pecat!"

     Mendengar kata pecat tubuh wanita tersebut bergetar. Bagaimana dia bisa di pecat, bagaimana dia membiayai kehidupannya ini. Apakah hari ini adalah ketidak adilan yang akan dia terima lagi. Ya, mungkin ini adalah hari yang di Benci oleh wanita tersebut.

" No sir, saya berjanji tidak akan telat lagi"

    Dengan sekuat tenaga, emelly menahan untuk tidak menendang tulang kering atasannya tersebut, bagaimana tidak? Dengan gayanya pak tua tersebut berdiri di depan emelly dengan kedua tangannya yang ada di pinggang. Sungguh membuat emelly geram akan gaya atasannya itu.

"Berjanji berjanji dan terus berjanji. Sudah berapa kali saya mendengar anda terus berbicara tentang Berjanji lama kelamaan saya bosan dengan omong kosong anda ms.jordan"

"Kumohon, jangan pecat saya. Beri saya kesempatan satu kali ini saja. Apakah anda tidak kasihan"

"Kasihan kasihan. Ya sudah saya beri anda satu kali kesempatan. Ingat! Gunakan kesempatan ini dengan baik ms.jordan"

"Yes sir,akan saya gunakan kesempatan ini sebaik mungkin."

"Yasudah sana bekerja!"

"Baik sir"

    Setelah atasannya pergi, emelly mulai bekerja mengantar pesanan ke meja yang tersedia di cafe tersebut. Hingga tak terasa hari mulai petang dan menunjukkan pukul 22.00 dan berarti waktu pulang melly dan pegawai lainnya. Emelly pulang bersama temannya yaitu Caterin dan Jessica.

    Emelly sampai di rumah pada pukul 22.30 setelah membersihkan diri, dia menyiapkan makan malam.Dan lekas beristirahat agar keesokan harinya dia tidak kesiangan, dan berakhir di pecat oleh pak tua berkepala plontos tersebut.

Next part?

JANGAN LUPA VOTE & KOMEN

INJUSTICETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang