"singto, kamu tau banyak yang
menyayangimu bukan?"
"tapi aku tidak tega melihatmu begini"
"lebih baik kau mati saja..."
ethereal - singkit
28.08.20
SINGTO POV
"aku harap kamu mati saja"
air mata mengalir begitu saja tanpa disuruh
sialan, mengapa ini terasa seperti dejavu? siapa yang mengharapkan aku mati? bedebah.
aku bangun dari tempat tidur ku dan mengacak acak rambutku sejenak sambil berfikir, hari ini terasa berbeda dengan hari hari yang biasa ku lalui.
ah, mungkin karena kemarin aku kelelahan?
begitu banyak barang yang aku bawa kemarin karena rekan kerja ku sedang sakit.
.
.
.
"sial! aku terlambat bekerja"
kuambil kemeja dan dasi yang ada di kamarku dan bergegas keluar kamar untuk pergi bekerja.
"tunggu phi! kamu lupa sarapanmu!"
sial, sepertinya aku mulai berhalusinasi, aku tinggal sendirian, lalu darimana suara itu berasal?
aku menoleh dan mendapatkan lelaki muda berwajah tampan dan kulit yang cerah dengan senyum manis yang terpampang di wajahnya.
"s-siapa kau? bagaimana kau bisa masuk ke kamarku?"
"phi tidak mengingatku? ckckck"
lelaki itu menggelengkan kepalanya lalu mendekat kearah ku, aku yang kebingungan ini otomatis berjalan mundur karena takut.
dia tampak bingung lalu menatapku sambil terkekeh
"oho~ kenapa kau ketakutan begitu? apa aku hantu?"
dia mengambil tanganku lalu meletakan sandwich diatas tanganku. aku kebingungan, sebernarnya siapa lelaki ini? kenapa dia bersikap seolah dia adalah nong ku?
"ah, ambil ini. jangan lupa dimakan oke?"
dia tersenyum sambil menatapku
"aw? kenapa kau seperti kebingungan begitu sih?"
"ah, sudah waktunya kau bekerja kan? sana pergi, semangat kerjanya phi!"
dia mendorongku keluar lalu melambaikan tangannya seolah dia adalah istri yang mengantarkan suaminya bekerja.
"alaiwah? siapa dia?"
aku yang masih berdiri di depan pintu tidak percaya, apa sebenarnya dia adalah tetangga? entahlah
"ai sial aku terlambat!"
.
.
.
"ah, hari yang melelahkan"
aku berjalan menuju halte bus untuk menunggu giliran bus ku datang
aku mengeluarkan hp dan headset ku sambil mendengarkan lagu
but can i pretend to fake that part
the light in the dark when you couldn't see
i write up the star, the night you're lonely
"phi!"
aw? bedebah sialan, mengganggu laguku saja, siapa dia?
dan aku mendapatkan lelaki tadi sedang berada di mobil dan memanggilku, alaiwah? kenapa dia mengikuti ku sampai ke kantor?
"ayo pulang, kau pasti lelah"
ajak lelaki itu sambil mengisyaratkan ku untuk masuk dan duduk disampingnya
"aw? tunggu apalagi?"
sialan, aku bahkan tidak mengenalmu.
aku masuk ke mobilnya, hmm kenapa baunya tidak asing di hidungku?
"apa ini bau teh melati?"
tanya ku pada lelaki di sebelahku.
"aw? kenapa bertanya? kau kan yang membeli aroma ini untuk ditaruh di mobil"
alaiwah? sejak kapan? sepertinya aku berhalusinasi karena terlalu lelah bekerja
"kau kenapa phi? kau terlihat aneh hari ini. pagi ini kau tidak mengenaliku, apa kau salah makan kemarin?"
tanya nya seolah dia adalah orang yang mengenalku begitu jauh
"jujur padaku, kau ini siapa?"
tanya ku, rasa penasaran ini sudah tidak ter kontrol lagi dari benak ku.
dia hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala, wajahnya masih tertuju pada jalanan.
"aku roommate mu phi sing, bisa bisanya kau melupakanku, haha"
alaiwathefak?
"dan namamu-?"
"kau becanda ya? krist perawat."
ethereal , singkit
28.08.20
to be continued
YOU ARE READING
ethereal , sk
Fanfictionini hanya kisah dari seorang lelaki yang jatuh cinta dengan sosok "teman" yang setia menemaninya saat koma. akankah Tuhan akan setuju dengan hubungan mereka?
