Bismillah
Gadis itu kini tengah duduk santai di kursi taman ditemani hembusan angin yang kerap kali menyentuh lembut wajah manisnya, seolah-olah ingin mengajaknya bercengkrama bersama menumpahkan semua pikiran dan perasaan yang selama ini tersimpan amat dalam tak terjamah.
Hingga, beberapa peristiwa hinggap di pikirannya. Peristiwa yang samar, namun masih membekas jelas di lubuk hati, serta, masih terekam di ingatan. Lagi-lagi, ingatannya kembali mengajaknya merasakan lagi peristiwa itu. Ya, peristiwa yang membuat beberapa cairan bening tumpah dari bola mata indahnya.
Peristiwa itu, sangat menyakitkan bagi Aini. Aini?, Ya, Aini. Lebih panjangnya, Aini Nur Lathifah, yang merupakan nama lengkap gadis manis itu.
Assalamu'alaikum, teman teman. Maaf, kalo ceritanya kurang menarik. Makasih yang udah baca. Jangan lupa komen, dan vote, ya. Eh, satu lagi. Follow aku juga, ya. Terima kasih.
Wassalamu'alaikum.
BẠN ĐANG ĐỌC
Mimpi
Ngẫu nhiêncerita dari si gadis pemalu. Yang pernah di-bully, sewaktu ia masih kecil.
