BELENDET
Mereka akan berkuasa
Ketika di pihak
Mekar tak selamanya hidup
Datang untuk menjauh
Jalan yang tak berarah🛤️
Tak berarah tapi ada maksud
Itulah garis, berawal dari tangan
Dia tahu tapi tak disampaikan
Dia selalu berkata.........
Jika sudah nikmat, aku tak kan berpindah😇
Usaha yang sia-sia
Susah didapat dan dimiliki
Hingga larut........
Dia hanya berkata........
Tak tau apa yang harus aku katakan🤐
Dia menginginkan tapi hanya lewat isyarat
Sudah kucoba.... Tolong pahami....
Dia ingin melupakan
Dia berkata........
Jika teringat maka aku ikhlas 😔
Waktu menjelang pagi
Dia kembali berkata........
Selama masih terkenang sulit untuk melupakan
Perasaan kecewa muncul.... Lalu....
Kata yang ia pendam ia lontarkan😐
Terkadang aku harus tidur
Agar bisa melupakan........
Dan terkadang aku harus melupakan
Agar bisa tidur........
Kacau.... Namun aku tersenyum 😄
Pagi pun datang........
Mengapa harus dikenang?....
Mengapa harus menunggu?....
Dia menjawab........
Tiga tahun lamanya itu bukan waktu yang sedikit 🙄
Dia menduga.... Aku sekedar ingin tahu....
Melupakan tak harus diceritakan
Alur akan menjawabnya
Kata pelampiasan pun dia ucapkan
Kukira semua tentang aku....🙂
Ternyata........
Tebakanku salah dan aku tak sadarkan diri
Surya datang menyinari angan
Dan harapanku kembali tidur.......
Tunggu........😀
Mungkin dia bosan denganku 🙄
Tapi, aku belajar paham....
Rasa tak keluar
Namun pedih yang terasa....
Aku ingin miliki dia tapi belum saatnya😉
Entah kapan....🤨
@Joko Priyono
YOU ARE READING
langkah kaki
PoetryBELENDET Mereka akan berkuasa Ketika di pihak Mekar tak selamanya hidup Datang untuk menjauh Jalan yang tak berarah🛤️ Tak berarah tapi ada maksud Itulah garis, berawal dari tangan Dia tahu tapi tak disampaikan Dia selalu berkata......... Jika sudah...
