Hi there!
Perkenalkan saya penulis kentang yang suka dengan hiruk-piruk perkotaan yang jelas-jelas membuat kita mengumpat dan menyerapahi mereka. Tapi bukannya lucu, ketika kita tetap saja menyumpahinya, dia akan tetap bising, sibuk, dan berkata; Aku lah aku! Kota!?
Di cerita ini, saya akan membagikan sedikit perjalanan seorang lelaki di negara tetangga yang membuat ia memaksa dirinya untuk menentukan pilihan.
Mungkin ini akan terlihat seperti curhatan lelaki pada umumnya, tapi apa salahnya ia menuliskan penanya? Bukan begitu? Hehe
Semoga nanti kita akan saling bertemu di sudut-sudut kota ya :))
Kind Regards,
VOUS LISEZ
Lanskap Dialog Mereka
NouvellesLintas perjalanan seorang laki-laki di negara tetangga. Tentang kalam-kalam keramaian di kota yang memaksa lelaki itu menentukan pilihannya. Serta dialog-dialog pendek antara mereka berdua.
