PART 1

8 1 0
                                        

"Aca bangunnn". Gedoran pintu terdengar

"Iyaa maa bentar lagii 5 menit lagi yaa" Aca menarik selimut dan memejamkan matanya kembali.

"Aca cepet ini udah jam 7, kamu mau sekolah gak?" Ucap Santi-ibunya Aca

"Hah?" Aca terperanjat, ia bangun dan berlari dengan terburu-buru menuju kamar mandi dengan sekali bilas ia menyelesaikan ritual mandinya.

Setelah selesai mandi Aca menggunakan pakaian asal-asalan karena sudah terlambat. Rambutnya pun tak sempat ia sisir. Dengan terburu-buru Aca menuruni tangga

"Pagi ma" Sapa Aca pada ibunya.
 
"Pagi sayang-" ucapannya tertahan, Santi terperangah melihat penampilan putrinya yang acak-acakan, "Aca kamu pake baju yang bener, itu rambut ga disisir lagi ya tuhan"

"Yaampun, Ade gue kayak orang gila depan komplek" Rendi, kakaknya Aca ikut berkomentar. Aca melotot sambil mengepalkan tangannya pada Rendi.

"Heheh Aca buru-buru ma" balas Aca pada Santi sambil nyengir memperlihatkan deretan gigi putihnya.

"Mimpi apa mama punya anak kayak kamu ca", Santi menggelengkan kepalanya. "Sarapan dulu ca" terusnya.

"Mama jahat banget" Mukanya berubah cemberut,
"Aca ga akan sarapan mah, gaakan keburu, Aca sarapan di sekolah aja" sambil menalikan tali sepatunya

"Aca berangkat dulu" Aca menyalami tangan ibunya.

"Lo ga salam sama gue ca?", Rendi protes melihat adiknya hanya menyalami ibunya, sementara Aca tak peduli dan hanya memeletkan lidahnya sambil memutar bola matanya.

"Hati-hati sayang" teriak Santi karena putrinya itu langsung berlari terburu-buru setelah menyalami tangannya.

                              ***

"Aduh angkot lama banget sih, gapada narik apa, atau abangnya udah pada jadi sultan ya, yaudah gue pesen gojek aja deh", gumam Aca frustasi sambil mengotak-ngatik ponselnya memesan gojek

Tak lama kemudian datanglah gojek pesanan Aca.

"Neng Aca?, Ini helmnya neng" , ucap Abang gojek sambil memberikan helm kepada Aca.

"Iya pak, ayo pak saya udah telat banget pak", Aca menerima helm yang diberikan Abang gojek dan langsung menaiki motor tersebut tanpa basa basi.

"Neng ga dijemput pacarnya?", Ucap Abang gojek sambil nyengir.

"Saya baru putus bang", Aca merenggut, kembali teringat kalau ia baru putus dengan pacarnya.

"Owalah sama saya aja neng kalau gitu, kasian nengnya cantik tapi jomblo", ucapnya sambil terkekeh. Aca hanya membalas dengan senyuman.

Suasana hatinya pagi ini sangat buruk karena ia terlambat dan kembali teringat mantan pacarnya.

"Makasih bang", Aca menyodorkan uang satu lembar 20 ribuan.

"Sama-neng, jangan galau Mulu yaa", lagi-lagi Abang gojek menggodanya.

Aca memutar bola matanya, malas.

Aca melongo melihat gerbang sekolahnya sudah terkunci rapat.

"Bang, saya boleh masuk dong", Aca memelas pada satpam yang biasa dipanggil Abang itu.

"Gabisa ca, kamu udah telat 20 menit", Satpam itu-Dani namanya menggelengkan kepalanya

"Bang, Aca udah punya niat baik ke sekolah buat belajar mencari ilmu masa dilarang sih bang", Aca merajuk menampilkan wajah puppy eyesnya.

"Yaudah iya, tapi kamu harus minta surat ke piket biar bisa masuk kelas" jelas Dani.

"Okay siap makasi bang",Aca memberikan hormat pada Dani

                               *****

Setelah meminta surat izin dari piket akhirnya Aca bisa mengikuti pelajaran walaupun harus mendengar ceramah dari pak  Surya-guru matematika di sekolah Aca yang merangkap menjadi urusan kesiswaan.

Kringg

Bel istirahat berbunyi

"Bel, kantin yok!" Ajak Aca pada teman sebangkunya, yang kini menjadi sahabatnya. Yang diajak hanya menatap Aca sekilas lalu kembali tenggelam dalam novelnya. Aca kesal hanya dianggap angin lewat.

"Bel buruan ih gue laper, abis kena omel pak Sur gue jadi berasa belom makan dari SD", Aca mengguncang-guncang tubuh Bela.

"Ih diem ca, ini lagi seru anjir!" Bela melotot tak terima kegiatan membacanya diganggu oleh Aca.

"Bel, gue laper", Aca memelas sambil memperlihatkan wajah puppy eyesnya.

"Ga ngaruh, pergi sendiri aja sono", Ucap Bela tanpa mengalihkan pandangannya dari novel yang sedang ia baca.

"Ah Lo mah ga asik, gue pecat lo jadi temen", Aca berdiri dan berjalan menuju kantin sambil  menghentak-hentakan kakinya.
Bela hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Aca.

                                  *****

"MU, bakso satu gapake mangkok", Aca memesan bakso pada mang Ujang yang biasa dipanggil MU.

"Lah gimana mau makannya neng? Langsung dari kompor?"

"Lah iya ya, Aca lupa, maksudnya gapake sayur hehe" Aca nyengir, Mang Ujang hanya menggelengkan kepalanya karena sudah biasa dengan sikap ajaib Aca.

"Nih neng, bayar sekarang jangan ngutang"

"Yaelah, Aca gapernah ngutang ya, yang ada mang Ujang tuh suka lupa sama uang kembalian Aca" balas Aca jutek. Mang Ujang hanya terkekeh, pasalnya ia memang suka lupa memberi uang kembalian pada Aca.

"Jek" Aca melambaikan tangan pada Jek, penjual es jeruk dan es kelapa.

"Eh neng Aca, kelapa jeruk bos?", Itu ciri khas Jek ketika menawarkan dagangannya pada pembeli, maksudnya mau beli es kelapa atau es jeruk.

"Es jeruk, gapake jeruk, Jek" balas Aca.

"Sa ae tutup panci", Aca hanya nyengir.

"Nih neng es jeruknya"

"Jek, Aca bakal ditraktir sama Bela, nanti Bela ke kantin ko, nanti Jek langsung minta bayarnya ke Bela aja ya", Aca mengerjai Bela karena telah membuatnya kesal.

"Mampus Lo bel gue kerjain hahaha" ucap Aca dalam hati.

                                 *****

Aca memasuki kelas dengan hati riang gembira karena perutnya terisi penuh.

"Bel, Lo ga kantin? Jangan bilang Lo diet anjir!" Aca menepuk pundak bela lumayan keras.

"Sakit bego!", Bela melotot, "Gue mau kantin, laper, kalo disini gue bisa-bisa gue makan Lo, tapi gue ga niat, soalnya daging Lo pait, kebanyakan dosa!", Bela bersungut-sungut.

"Iya juga ya gue banyak dosa" Aca melamun beberapa detik memikirkan dosanya, "Tapi gapapa lah, semoga gue cepet dapet hidayah ya, bel"

"Aamiin paling serius buat Lo ca", Bela mengangkat tangannya seolah serius mengamini ucapan Aca.

"Udah ah gue mau kantin, bye"

"Selamat makan Bela", Aca menyeringai berharap rencananya berhasil mengerjai Bela.

                              *****





Maap guys, baru pertama kali nulis di wp, maklumin aja ya hehehe.

Jangan lupa vote dan komen😁

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 19, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

ACAWhere stories live. Discover now