#1 I lost everything

13 4 4
                                        

"Kita kalah telak!!"
Waktu itu sedang terjadi perang di negri Invisibilia, negri siluman, yang sama sekali tidak diketahui manusia.

"Yang mulia raja dan ratu sudah terbunuh! Cari putrinya!"

"Kami tidak bisa menemukan dia!"

Para prajurit pun banyak yang terbunuh. Yang selamat juga luka parah, sementara 2 anak dari raja hilang.

"Astaga.. anak siapa ini? Kasihan sekali.."
Seorang wanita dari dimensi lain tidak sengaja masuk ke dimensi Invisibilia dan menemukan seorang anak yang pingsan.

"Bagaimana kalau kita adopsi, ma? Kasihan dia kalau dibiarkan seperti itu"
Ujar seorang anak laki laki, tak lain adalah anak dari wanita tadi.

"Ya, bisa, baiklah, kita bawa dia saja.."
Wanita itupun menggendong gadis kecil yang pingsan tadi, lalu kembali ke dimensinya. Dimensi asing yang tidak punya nama, tapi penuh keajaiban.

Wanita itu juga memberi gadis itu sebuah kekuatan, kekuatan dari wanita itu dan suaminya.

8 tahun kemudian...

"Ma! Seragamku mana? Aku akan terlambat sekolah!"
Perkenalkan, namaku Luza Blue, hanya anak sekolah biasa, dan aku sekarang sudah berumur 16 tahun, aku mempunyai kakak, bernama Thunder Flame, dan adik bernama Black Thunder, dan ini kisahku.

Aku berangkat sekolah pagi ini, agak terlambat 5 menit, untunglah tidak dihukum.

"Kau beruntung hanya terlambat 5 menit, Blue.."
Ujar guru IPA ku sambil melemparkan tatapan tajam.

"Aa.. iya bu.. maaf, tadi aku sempat kehilangan seragam"
Aku menunduk meminta maaf, bu Lindsey memang guru killer, hahaha.

Akupun duduk di kursiku, barisan kedua disamping teman terbaikku, Noa.
Dia baik sekali, meski aku nakal padanya, dia bersedia memaafkan, yah begitulah hubungan kami.

Hari hari sekolah terasa sangat lama, dan untunglah jam pulangnya lebih cepat, guru sedang rapat.

"Asik! Pulang jam 1!"
Aku terburu buru buru membereskan tas.

Tanpa sadar, sebuah buku yang tidak kuketahui jatuh.

"Itu bukan buku ku.. lalu punya siapa?"
Aku mengambil buku itu dan membukanya.

Bersambung.

Yah, gimana ceritanya? Semoga nggak jelek, karena ini cerita pertamaku, hehe.
Jangan lupa beri bintang!

The Cold HeartHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora