✨Prolog✨

14 2 0
                                        

Happy reading.

***

Kini, ia berada di tempat peristirahatan terakhir.
Kini, ia sendiri berada diruang sendu ditengah keramaian.
Kini, entah sudah berapa banyak air mata yang mengalir.
Kini, manusia yang paling mengertinya memang sudah benar-benar pergi.

-----

Ia duduk tersungkur diatas tanah yang merah, tatapannya kosong membayangkan betapa jahatnya dia. Sampai-sampai entah sudah berapa tetes air mata yang terjatuh di pipinya.
Rasanya baru satu bulan yang lalu mereka bercanda tawa dan senyuman manis itupun masih terukir di bibirnya, meskipun helai rambutnya sudah terbilang habis, namun hari ini ia tinggal sendiri, kini sahabat kecil yang dianggap saudarinya sudah terkapar tak bernyawa.

Sudah satu tahun bersama penyakitnya yang sangat serius itu, tak pernah ada sepatah kata keluh darinya hingga saat ini tuhan lebih tahu cara terbaiknya, dia sudah tidak sakit lagi, dia sudah tidak harus merasakan pahitnya obat lagi, dia sudah tidak lagi di tusuk oleh jarum infus. Dia sudah tenang disana.

                                     💫

Mungkin langit-pun turut sedih, awan menangis neteskan hujannya deras. Ia tetap tidak peduli, pandangannya kosong lurus menatap papan bertuliskan nama itu. Tak lama ia merasakan rintik hujan tak lagi membasahinya, mata sembabnya itu melihat kearah atas. Sebuah payung hitam kini sedang melindunginya dari hujan, mata coklanya itu sekarang bertautan oleh pemilik payung itu–yang tak lain adalah bundannya–. Lingkar tangan yang lembut itu menyelimuti tubuhnya, tangisnya pun semakin kuat.
"Rara, sudah tenang". Ucapnya seraya mengusap pelan kepala anaknya.
M

ereka berdiri menatap sendu gundukan tanah itu, ia tersenyum lalu mulai pergi meninggalkannya.


                                      💫
                                     –––

Hai peeps, ini cerita ku yg entah keberapa kian kalinya.
Buat kalian yang mau tau cerita selanjutnya, Vote bolelah heuheu.

See u next part.

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Oct 30, 2019 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

SebastianHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora